MoU-Difo-PT-BCL
KERJA SAMA : Ketua DiFo Harry BM bersama perwakilan PT BCL Tommy Susanto berfoto usai menandatangani MoU budidaya cacing Lumbricus Rubellus Rubellus di Sekretariat DiFo Gilingan,Banjarsari, Solo, Kamis (2/11/2021)

SOLO,newsreal.idBudidaya Cacing  Lumbricus Rubellus yang dikembangkan Diah Warih Foundation (DiFo) kian ditingkatkan kapasitasnya.

Belakangan ini program budidaya cacing yang dibantu CSR Pegadaian menyasar masyarakat di sekitar sekretariat DiFo.  Namun pasca-penandatanganan kerja sama dengan PT Budidaya Cacing Lumbricus, kuantitasnya dilipatgandakan.

Penandatanganan kerjasama antara DiFo dan PT BCL dilaksanakan pada, Kamis (2/11/2021) di sekretariat DiFo Jalan Tentara Pelajar 108,Gilingan, Banjarsari, Solo.

Ketua DiFo Harry BM dalam siaran pers yang diterima newsreal.id, Jumat (3/11/2021) mengatakan, penandatanganan kerja sama antara DiFo dengan pihak PT BCL baru  terealisasi pekan ini,  setelah melalui proses diskusi yang panjang.

“Iya kerja sama budidaya cacing dengan PT BCL baru saja ditandatangani di sekretariat (DiFo-red). Programnya memakai nama Persada Biru, kepanjangannya Pengembangan Ruang Usaha Budidaya Lumbricus Rubellus,” terang Harry.

Baca : PT AMA, produsen Pro EM-1 Luncurkan Produk Air Healthy Microbiome

Baca : Reshuffle Kabinet Diisukan 8 Desember 2021, Wajah Baru Calon Menteri Bermunculan

Dengan Program Persada Biru ini lanjut Harry, ke depan mampu meningkatkan ruang dan kapasitas Budidaya Cacing Lumbricus Rubellus yang sebelumnya sudah pernah diselenggarakan oleh DiFo untuk masyarakat di sekitar Posko.

“Dan mampu menyasar ke segala lapisan masyarakat dimana melalui program ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,” katanya.

Perwakilan PT BCL Tommy Susanto mengemukakan, dengan adanya kerjasama Persada Biru diharapkan mampu meningkatkan jumlah Budidaya guna memenuhi kebutuhan pasar.

“Melalui Program Persada Biru, DiFo dan BCL berperan sebagai pembuat skema Budidaya, penyedia Bibit juga berperan sebagai Standby Buyer untuk hasil panen. Sehingga masyarakat pelaku Budidaya tidak perlu khawatir untuk pemasaran hasil panen,” kata Tommy.

Baca : Potensi Menggiurkan Sumba Barat Daya, DiFo Ajak Pemkab Setempat Berkolaborasi

Seperti diketahui, PT Pegadaian Kantor Wilayah XI Jawa Tengah memberikan bantuan berupa peralatan budidaya cacing lumbricus rubellus kepada Diwa Foundation (Di-Fo) yang dinilai sukses memberdayakan warga sekitar dengan kegiatan produktif.

Kegiatan yang masuk dalam bidang pengembangan sosial dan kemasyarakatan melalui pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) digelar di Sekretariat Diwa Center, Jalan Tentara Pelajar No 108 Gilingan, Banjarsari, Solo, Selasa (14/9/2021).(Red)

3 KOMENTAR

Tinggalkan Pesan