
- Serap 425 Ribu Pekerja Migran Indonesia
JAKARTA- Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding mengatakan Indonesia memililiki potensi menempatkan 425.000 warga negaranya bekerja di luar negeri secara legal sepanjang tahun 2025.
Menurutnya, diperlukan kerja sama dengan pemangku kepentingan terkait untuk mengejar target dalam upaya mensejahterakan masyarakat tersebut. “Kami ingin bisa mengirimkan 425.000 pekerja migran sebagai target ke depannya,” kata Menteri Karding saat memenuhi undangan sebagai pembicara di acara Kadin Monthly Economic Diplomatic Breakfast yang diselenggarakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Aryaduta Hotel, Jakarta, Jumat (11/4).
Karding mengatakan, Kadin juga dapat berpartisipasi dengan membuka peluang pasar kerja di luar negeri untuk para pekerja migran Indonesia yang tentunya mengurangi pengangguran dalam negeri.
“Di sini lah, kita harap dapat menjalin kerja sama juga dengan Kadin untuk jaringan-jaringan dan pasar kerja yang bisa diperoleh dan tentunya dapat kita penuhi,” ujar Karding.
Lebih lanjut dia menambahkan, pasar kerja untuk masyarakat Indonesia pada prinsipnya seperti yang telah disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat kabinet.
Namun yang pasti, upaya menarik minat negara lain menyerap tenaga kerja Indonesia, lanjut dia, harus sejalan dengan jaminan pelindungan pekerja migran. Pada sejumlah kesempatan, Presiden dikatakannya terus mendorong agar seluruh anggaran diarahkan ke penciptaan lapangan pekerjaan, termasuk saat rapat kabinet.
Untuk memperkuat pelindungan yang pertama harus dipastikan bahwa PMI yang berangkat sesuai prosedural. “Memenuhi berdasarkan undang-undang seperti ijin keluarga, rekomendasi kepala desa, hasil MCU, memiliki BPJS, sertifikasi, kontrak kerja, dan visa kerja” tuturnya.
Peluang Kerja
Dalam acara ini, Menteri Karding usai menjadi pembicara berdiskusi ringan membahas rencana penempatan pekerja dan peluang kerja ke berbagai negara. Promosi dan pemanfaatan peluang kerja, serta employment business meeting turut dibahas dalam hal rencana menjalin kerja sama antara KemenP2MI dan Kadin.
Seperti diketahui, komposisi pekerja migran Indonesia pada tahun 2024 tercatat 80 persen domestic worker, seperti asisten rumah tangga, caregiver, pembersih, hingga driver.
Dengan perubahan tata kelola pekerja migran Indonesia dari badan menjadi kementerian pada tahun 2025 ini, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) berupaya untuk mengikis tingginya low skilled migrant workers tahun 2024 dengan meningkatkan komposisinya kepada arah professional worker atau pekerja profesional. (tb)
Airlangga Ingatkan Dampak Perang AS-Iran: Harga BBM Bisa Ikut Terkerek
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran tak hanya berdampak pada geopolitik global, tetapi juga berpotensi memengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia. Menteri...
Soal Moratorium Ritel Modern, Menkop: Itu Kewenangan Pemda, Bukan Pemerintah Pusat
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan kebijakan moratorium atau penghentian sementara izin pembangunan ritel modern sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah (pemda), bukan ranah Kementerian...
Kemenaker Pastikan Bonus Hari Raya Ojol Tetap Ada, Maksimal H-7 Lebaran
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadan sudah berjalan sepekan, dan pertanyaan klasik menjelang Lebaran kembali muncul: kapan THR cair? Bagi pengemudi ojek online (ojol), kabar baiknya Bonus Hari...
APKLI Desak Penataan Ulang Ritel Modern
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Keberadaan warung kelontong kian terdesak. Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) mencatat jumlah warung kelontong di Indonesia terus menyusut dalam hampir dua dekade...
103 Ribu Kursi Kereta Mudik Lebaran 2026 Masih Tersedia
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Buat kamu yang belum pegang tiket mudik Lebaran 2026, tenang dulu. Masih ada sekitar 103 ribu kursi kereta untuk periode pra-Lebaran 11-20 Maret...
Danantara Hidupkan Lagi Tambang Ombilin, Target Serap 1.000 Pekerja
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mendorong percepatan reaktivasi tambang batu bara Ombilin di Sawahlunto, Sumatera Barat. Jika kembali beroperasi, tambang legendaris ini diproyeksikan...
Ombudsman Buka Posko THR 2026, Soroti Ratusan Aduan yang Belum Tuntas
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ombudsman Republik Indonesia (ORI) berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia serta sejumlah pemerintah daerah menyelenggarakan Posko THR Keagamaan 2026 menjelang pencairan tunjangan hari...
Satga Saber Pangan: Harga Bahan Pokok Masih Aman
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Memasuki Ramadan 2026, harga bahan pokok di Kota Semarang terpantau relatif stabil. Kepastian itu disampaikan Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga,...
MA AS Coret Tarif Trump, Prabowo: Kita Hormati Politik Mereka
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Presiden Prabowo Subianto merespons putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan kebijakan tarif global Presiden Donald Trump dengan nada tenang. Indonesia, kata dia,...
DPR Tegaskan THR Wajib Cair Dua Pekan Sebelum Lebaran
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago menegaskan tunjangan hari raya (THR) wajib dibayarkan paling lambat dua minggu sebelum hari raya keagamaan....
CORE: Putusan MA AS Jadi Peluang Indonesia Renegosiasi Tarif dengan Trump
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan kebijakan tarif resiprokal Presiden...
Gaikindo: Industri Otomotif Nasional Siap Penuhi Kebutuhan Kendaraan Komersial
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memastikan industri otomotif dalam negeri memiliki kapasitas memadai untuk memenuhi kebutuhan kendaraan komersial nasional, menyusul rencana pemerintah...

