
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Penyidikan kasus dugaan korupsi dana corporate social responsibility (CSR) Bank Indonesia memasuki babak penting. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan penetapan tersangka akan segera diumumkan dalam waktu dekat, menandai kemajuan signifikan dalam pengusutan skandal yang melibatkan dana sosial lembaga keuangan negara tersebut.
“Dalam waktu dekat akan kami tetapkan tersangkanya,” ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, di Jakarta, Minggu (6/7). Ia meminta publik bersabar dan menunggu pengumuman resmi dari lembaga antirasuah.
KPK telah meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan sejak akhir 2024. Sejumlah penggeledahan dilakukan di lokasi-lokasi strategis, termasuk Gedung Bank Indonesia di Jalan MH Thamrin, Jakarta, pada 16 Desember 2024 dan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 19 Desember 2024.
Dari dua penggeledahan itu, penyidik menyita dokumen penting dan barang elektronik yang diduga kuat berkaitan dengan skema penyelewengan dana CSR.
Tidak hanya itu, rumah anggota DPR RI Heri Gunawan turut digeledah, serta koleganya, anggota DPR RI Satori, telah diperiksa oleh tim penyidik sebagai saksi. Pemeriksaan terhadap politisi ini membuka indikasi keterlibatan pihak legislatif dalam aliran dana CSR yang semestinya digunakan untuk kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Inklusi Keuangan
Dugaan korupsi ini menjadi sorotan karena dana CSR Bank Indonesia sejatinya bertujuan untuk mendukung program inklusi keuangan, literasi, serta pengembangan UMKM. Jika benar terjadi penyimpangan, maka dampaknya bukan hanya kerugian negara, tetapi juga menghambat program-program sosial yang menyasar kelompok masyarakat bawah.
Berdasarkan data dari situs resmi Bank Indonesia, alokasi dana CSR pada 2024 mencapai lebih dari Rp100 miliar dengan cakupan program nasional dan daerah. Beberapa bentuk CSR yang biasa dijalankan antara lain bantuan pendidikan, pelatihan UMKM, dan pengembangan ekonomi desa.
KPK belum membeberkan jumlah kerugian negara maupun skema detail penyelewengannya. Namun, sumber internal menyebut kasus ini melibatkan perantara swasta yang diduga menjadi pintu masuk aliran dana ke pihak yang tak berhak.
Publik kini menantikan gebrakan lanjutan KPK dalam menuntaskan kasus ini. Penetapan tersangka dalam waktu dekat akan menjadi tonggak penting sekaligus ujian bagi komitmen lembaga penegak hukum dalam menindak pelaku korupsi, termasuk dalam lingkup program sosial yang rentan disalahgunakan. (tb)
Dalam Sejarah Dugaan Penyadapan Terungkap, Ketum G-Nesia: Jangan Korbankan Kepercayaan Publik Terhadap Polri
JAKARTA,NEWSREAL.ID – Ketua Umum Gen Emas Indonesia (G-Nesia), Diah Warih Anjari atau yang akrab disapa Diwa, menilai pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah...
Diusulkan, TGPF soal penggeledahan Ponpes Sukoharjo
JAKARTA,NEWSREAL.ID– Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk mencari titik terang terkait penggeledahan di Pondok Pesantren (Ponpes)...
Komnas HAM Desak Pemulihan Psikologis Santriwati Pesantren Sukoharjo
JAKARTA,NEWSREAL.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga mengalami trauma akibat penggeledahan aparat di...
243 Orang dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla, Ini Penjelasan Kapolri
JAKARTA,NEWSREAL.ID– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan sebanyak 243 orang dan 13 korporasi menjadi tersangka dalam kasus kebakaran hutan...
Heboh Temuan Ombusmand RI di Lapas Cibinong, Diah Warih: Keadilan Tak Boleh Mengenal Kasta di Balik Jeruji
JAKARTA,NEWSREAL.ID — Keadilan tidak boleh mengenal kasta, termasuk di balik jeruji besi. Prinsip itulah yang ditegaskan Founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari dalam menyoroti hasil...
Temuan Ombudsman dan Kementerian Imipas di Lapas Cibinong Berbeda, Komisi XIII : Harus Diusut Tuntas
JAKARTA,NEWSREAL.ID — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso meminta perbedaan hasil pemeriksaan Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Lapas Kelas...
Terkait Proyek Dinas PUTR, KPK Gelar OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara
JAKARTA,NEWSREAL.ID– Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena menjadi bupati yang ditarget Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkini. Sirajudin terkait dugaan korupsi...
Tersangka Kasus Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan Ditetapkan, Diwa: Isu Anggota GRIB Terlibat Hoaks
JAKARTA,NEWSREAL.ID — Misteri kasus meninggalnya pedagang cermin di kawasan Pejompongan memasuki babak baru. Kepolisian telah menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Perkembangan ini sekaligus menjadi penegasan...
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Tewasnya Pedagang Cermin di Pejompongan
JAKARTA,NEWSREAL.ID — Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan (59) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat....
Polri Ungkap 72 Tersangka Karhutla, Ditangani Sembilan Polda
JAKARTA,NEWSREAL.ID — Jajaran Polri telah menerbitkan 89 laporan polisi terkait dugaan tindak pidana karhutla di sembilan Polda, yakni Polda Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi,...
Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan
TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...
DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyekapan oleh Oknum Polisi di Jateng
JAKARTA, NEWSREAL.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI soroti kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial M (30), warga Cirebon, Jawa Barat (Jabar)....