Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Regional

BSKDN Genjot Pembangunan SPPG di Jateng

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 27 Agustus 2025 13:23 WIB
BSKDN Genjot Pembangunan SPPG di Jateng
NEWSREAL.ID - MONEV SPPG: Sekretaris BSKDN, Noudy RP Tendean (tengah) bersama Sekda Provinsi Jateng, Sumarno dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan SPPG Jateng di Gradhika Bakti Praja, Semarang, Selasa (26/8). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dikebut. Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri mendorong percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Tengah agar pelaksanaannya sesuai target.

Sekretaris BSKDN, Noudy RP Tendean menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan SPPG Jawa Tengah di Gradhika Bakti Praja, Semarang, Selasa (26/8).

“Pertemuan ini menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam mempercepat implementasi program prioritas Presiden, khususnya makan bergizi gratis,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (27/8).

Menurut Noudy, program MBG memiliki arti strategis dalam menyiapkan Generasi Emas 2045. “Anak-anak yang hari ini duduk di bangku sekolah dasar hingga menengah adalah calon pemimpin bangsa. Kecukupan gizi menjadi fondasi lahirnya generasi sehat, cerdas, dan mampu bersaing secara global,” tambahnya.

Ia mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang mengusulkan 134 titik pembangunan SPPG, jauh melampaui target minimal tiga titik per kabupaten/kota. Beberapa daerah bahkan menyiapkan lebih dari empat lokasi.  

Verifikasi Lapangan

“Ini menunjukkan komitmen kuat Jawa Tengah. Namun, tetap diperlukan verifikasi lapangan agar lokasi yang diajukan sesuai kriteria teknis,” tegasnya.

Untuk memastikan kesiapan, Kemendagri menurunkan dua tim monitoring. Tim pertama dari BSKDN mencakup 18 kabupaten/kota, sedangkan tim kedua dari Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan mencakup 17 kabupaten/kota.

Pemeriksaan difokuskan pada kesiapan lahan, status sertifikat, akses jalan, tata ruang, ketersediaan air bersih dan listrik, hingga kelayakan lingkungan. Noudy menegaskan, pemerintah pusat sudah menyiapkan anggaran pembangunan SPPG melalui Kementerian PUPR serta dukungan operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Percepatan penyediaan lahan menjadi faktor penentu agar pembangunan dapat segera dimulai. “Jika semua berjalan lancar, pembangunan akan dimulai pada September setelah proses tender, dan diperkirakan Desember sudah bisa operasional,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sinergi antar-pemangku kepentingan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota sangat dibutuhkan. “Kami mengajak semua pihak untuk terus bekerja sama melakukan percepatan pembangunan SPPG,” kata Noudy.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan mengakselerasi pendirian dapur umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk progam Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Sejauh ini sudah 877 SPPG yang beroperasi di Jateng.

Sekda Jateng Sumarno mengatakan, hingga saat ini SPPG yang sudah beroperasional di Jateng tercatat 877 SPPG dari target 3.228 SPPG. Dari jumlah tersebut, 22 unit dikelola TNI, Pondok Pesantren (5), mitra (848) serta Polri 2 unit.

Sumarno mengatakan, dari target 9,6 juta sasaran penerima program MBG di Jateng, akselerasinya sudah mencapai 2,7 juta penerima manfaat. “Ini baru 28,14 persen. Di antaranya untuk 2,48 juta siswa, ibu hamil sebanyak 32.466 orang, ibu menyusui itu 35.965 orang dan untuk balita 52.217 orang,” ucap dia. (tb)

Berita Terbaru

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BMKG Minta Daerah Rawan Kekeringan Siaga

NEWSREAL.ID, CILACAP– BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah rawan kekeringan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi...

Lapas Purwodadi Gelar Buka Puasa Bersama Keluarga Warga Binaan

NEWSREAL.ID, PURWODADI- Suasana haru dan hangat menyelimuti Aula Ajisaka Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi, Kamis (12/3). Puluhan warga binaan mendapat kesempatan berbuka puasa bersama...

Baru Sebulan Beroperasi, Toko Miras di Genuk Disegel Warga

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Keresahan warga di Kecamatan Genuk akhirnya memuncak. Sebuah toko penjual minuman keras yang baru beroperasi sekitar satu bulan di Jalan Raya Woltermongunsidi, Kelurahan...

Sahur di Pura: Agustina dan Sinta Nuriyah Rawat Toleransi Kota Semarang

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemkot Semarang kembali menegaskan komitmennya menjaga toleransi lewat sahur bersama lintas iman, Selasa (24/2/2026). Digelar di rumah ibadah umat Hindu, momentum ini bukan...

Sembilan Daerah Siap Jadi Mesin Baru Ekonomi Jateng

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memastikan kawasan industri masih menjadi tumpuan utama untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah. Saat ini, ada sembilan kabupaten/kota di Jateng...

Soal Dana Hibah, PB XIV Purbaya: Kami Ikuti Arahan Pemerintah

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Pakoeboewono (PB) XIV Purbaya merespons pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang mengungkap dana hibah pemerintah untuk Keraton Surakarta selama ini masuk ke rekening...

Ratusan Siswa di Grobogan Diduga Keracunan MBG

NEWSREAL.ID, GROBOGAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan, Jateng, tengah menangani dugaan kejadian luar biasa keracunan makanan yang diduga berasal dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG),...

Kanwil Kemenkum Jateng Fokus Perkuat Posbankum Desa Jelang 2026

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Jawa Tengah menargetkan penguatan peran Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di desa dan kelurahan di seluruh Jawa Tengah,...

Wagub Aceh Soal Insiden Bendera Bulan Bintang: Tolong Fokus Korban Banjir

NEWSREAL.ID, BANDA ACEH- Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah alias Dek Fadh angkat suara usai insiden ricuh pengibaran bendera bulan bintang di Aceh Utara. Ia menyayangkan kericuhan...

Gus Yahya-Rais Aam Sepakat, Kisruh PBNU Masuk Babak Damai

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyepakati kesepakatan baru usai konflik internal...

UMP Jateng 2026 Naik 7,28 Persen, Jadi Rp2,32 Juta per Bulan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2026 naik sebesar 7,28 persen menjadi Rp2.327.386,07 per bulan. Kenaikan...

Laka Maut di Exit Tol Krapyak, DPR Desak Kemenhub Lakukan Evaluasi Menyeluruh

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Anggota Komisi V DPR RI Daniel Mutaqien Syafiuddin mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama pengelola jalan tol dan kepolisian untuk melakukan evaluasi total terhadap...

Leave a comment