Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Regional

Gus Yahya-Rais Aam Sepakat, Kisruh PBNU Masuk Babak Damai

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 26 Desember 2025 23:39 WIB
Gus Yahya-Rais Aam Sepakat, Kisruh PBNU Masuk Babak Damai
NEWSREAL.ID - FOTO BERSAMA: Para sesepuh NU dan pengurus PBNU foto bersama usai rapat konsultasi syuriyah bersama para mustasyar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis (25/12/2025). Tampak sejumlah kiai sepuh, seperti KH Anwar Masnyur (Lirboyo), KH Nurul Huda Jazuli (Ploso), KH Ma’ruf Amin, KH Kafabihi Mahrus dan lainnya. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyepakati kesepakatan baru usai konflik internal yang sempat mengemuka dalam beberapa pekan terakhir.

Kesepakatan tersebut dicapai setelah keduanya menghadiri Rapat Konsultasi Syuriyah bersama para Mustasyar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis (25/12/2025). Konflik internal PBNU sebelumnya mencuat setelah Rais Aam merekomendasikan Gus Yahya untuk mundur dari jabatan Ketua Umum.

Baca juga: Ketua Umum dan Rais Aam PBNU Sepakati Muktamar NU Digelar 2026

Rekomendasi itu merupakan hasil rapat harian Syuriyah PBNU yang digelar di Jakarta pada 20 November 2025. Situasi kemudian berlanjut dengan rapat pleno Syuriyah PBNU pada 9 Desember 2025 yang memutuskan menunjuk Zulfa Mustofa sebagai Pelaksana Tugas (Pj) Ketua Umum PBNU hingga Muktamar 2026.

Namun, dalam pertemuan di Lirboyo, kedua tokoh NU tersebut menyepakati dua poin penting sebagai jalan keluar dari konflik.

Maaf Diterima

Katib Aam PBNU Prof. Moh Nuh menyampaikan bahwa Rais Aam dan Wakil Rais Aam telah menerima permohonan maaf Gus Yahya terkait polemik undangan terhadap Peter Berkowitz dalam kegiatan Akademi Kepemimpinan Nasional NU (AKN NU).

Undangan tersebut sebelumnya menuai kritik karena Peter Berkowitz dianggap memiliki keterkaitan dengan jaringan zionisme internasional, sehingga dinilai bertentangan dengan nilai Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah serta Muqaddimah Qanun Asasi NU.

Menurut Nuh, Gus Yahya mengakui adanya kekurangcermatan dalam pengambilan keputusan tersebut dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

“Sikap ini dipandang sebagai bagian dari tradisi NU yang menjunjung akhlak, tabayun, serta penyelesaian persoalan secara arif,” ujar Nuh. Ia menegaskan bahwa semangat utama yang dibangun dalam kesepakatan ini adalah menjaga kebersamaan dan keutuhan organisasi.

Selain soal permintaan maaf, Gus Yahya dan Rais Aam juga sepakat untuk segera menggelar Muktamar PBNU. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui NU Online, disebutkan bahwa muktamar akan dilaksanakan sesegera mungkin dengan prinsip kebersamaan dan legitimasi organisasi.

Baca juga: Musyawarah Kubro di Lirboyo Desak PBNU Islah, Ultimatum 3×24 Jam

“Ketua Umum dan Rais Aam dengan bimbingan para masyayikh sepuh NU dan para mustasyar sepakat mengadakan muktamar bersama yang legitimate sesegera mungkin,” tulis pernyataan tersebut.

Keduanya juga sepakat membentuk panitia bersama dalam waktu dekat. Panitia tersebut akan membahas dan memutuskan waktu, tempat, serta teknis pelaksanaan muktamar.

Kesepakatan ini diharapkan menjadi titik balik untuk meredakan konflik internal PBNU sekaligus mengembalikan fokus organisasi pada peran strategis NU di tengah masyarakat. (tb)

Berita Terbaru

Soal Dana Hibah, PB XIV Purbaya: Kami Ikuti Arahan Pemerintah

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Pakoeboewono (PB) XIV Purbaya merespons pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang mengungkap dana hibah pemerintah untuk Keraton Surakarta selama ini masuk ke rekening...

Ratusan Siswa di Grobogan Diduga Keracunan MBG

NEWSREAL.ID, GROBOGAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan, Jateng, tengah menangani dugaan kejadian luar biasa keracunan makanan yang diduga berasal dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG),...

Kanwil Kemenkum Jateng Fokus Perkuat Posbankum Desa Jelang 2026

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Jawa Tengah menargetkan penguatan peran Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di desa dan kelurahan di seluruh Jawa Tengah,...

Wagub Aceh Soal Insiden Bendera Bulan Bintang: Tolong Fokus Korban Banjir

NEWSREAL.ID, BANDA ACEH- Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah alias Dek Fadh angkat suara usai insiden ricuh pengibaran bendera bulan bintang di Aceh Utara. Ia menyayangkan kericuhan...

UMP Jateng 2026 Naik 7,28 Persen, Jadi Rp2,32 Juta per Bulan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2026 naik sebesar 7,28 persen menjadi Rp2.327.386,07 per bulan. Kenaikan...

Laka Maut di Exit Tol Krapyak, DPR Desak Kemenhub Lakukan Evaluasi Menyeluruh

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Anggota Komisi V DPR RI Daniel Mutaqien Syafiuddin mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama pengelola jalan tol dan kepolisian untuk melakukan evaluasi total terhadap...

Banjir Bandang Terjang Kawasan Wisata Guci

NEWSREAL.ID, TEGAL– Kawasan Objek Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jateng diterjang banjir bandang akibat hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu Sungai Gung, Sabtu (20/12/2025)...

Wamensos Ajak Publik “Patungan” Empati untuk Korban Bencana Sumatera

NEWSREAL.ID, MUNGKID- Banjir dan longsor yang menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih menyisakan luka mendalam. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono pun...

Dua Kubu Raja Keraton Solo Bertemu di Balai Kota, Bahas Peresmian Museum dan Songgobuwono

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Dua kubu yang mengklaim sebagai pemegang hak takhta Keraton Solo menggelar pertemuan tatap muka di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (15/12) siang....

Terdampak Banjir, Pemprov Jateng Dorong Solusi Terpadu Penanganan Jalur KA di Grobogan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menilai penanganan dampak banjir pada jalur kereta api di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, membutuhkan solusi jangka panjang dan lintas...

Kubu Pakoe Boewana XIV Purbaya Klarifikasi Penggantian Gembok Museum Keraton

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Pihak Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwana XIV Purbaya membantah tudingan pengusiran terhadap pegawai Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Jawa...

Permohonan Ganti Nama Gusti Purbaya Ditolak PN Surakarta

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Pengadilan Negeri (PN) Surakarta menolak permohonan Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Purbaya yang mengajukan perubahan nama menjadi Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan...