
- Keinginan Indonesia Miliki Kapal Induk
JAKARTA- Keinginan Indonesia memiliki kapal induk diragukan karena “kenyataan pahit” seperti kurangnya biaya dan urgensi. Abdul Rahman Yaacob, pengamat militer dari Lowy Institute mengatakan, gagasan untuk mendapatkan kapal induk, terlebih untuk operasi non-tempur menurutnya “tidak masuk akal secara strategis dan operasional.”
Dikatakan Abdul Rahman, jika Indonesia memiliki kapal induk dan menggunakannya untuk memperluas kekuatan di seluruh maritim RI, hal itu tentu akan membuat was-was Tiongkok. “Ini mungkin menimbulkan kekhawatiran bagi Tiongkok, dan juga negara-negara Asia Tenggara lainnya,” katanya, seperti dikutip South China Morning Post (SCMP).
Angkatan Laut Tiongkok selama ini membayangi wilayah perairan di sekitar Indonesia. Tiongkok memiliki dua kapal induk aktif di kawasan, yakni Liaoning dan Shandong, serta kapal induk ketiga yang saat ini sedang menjalani uji coba.
Kapal-kapal induk ini bisa dengan mudah “menyapu” kapal induk RI apabila pecah konflik. Tiongkok diketahui memiliki strategi anti-akses atau strategi penolakan area yang menggunakan taktik militer canggih guna mencegah musuh memasuki atau beroperasi di wilayah tertentu.
“Bahkan Angkatan Laut AS, yang jauh lebih berpengalaman dalam mengoperasikan kapal induk, khawatir bahwa armada kapal induknya bisa berada di bawah ancaman Tiongkok,” kata Abdul Rahmad.
Dari segi biaya, Abdul juga menilai bahwa Indonesia tak cukup mampu membayar tingginya biaya kapal induk. “Ini adalah platform yang mahal,” kata Abdul Rahman kepada This Week in Asia. Sebagai ilustrasi, kapal induk modern seperti kelas Gerald R. Ford milik Angkatan Laut Amerika Serikat menelan biaya 13 miliar US dollar atau sekitar Rp 212 triliun.
Sementara anggaran pertahanan Indonesia saat ini hanya berjumlah Rp 20 triliun atau sekitar 1,22 miliar US dollar untuk Angkatan Laut pada 2025. Ini artinya kurang dari 15 persen dari keseluruhan anggaran pertahanan.
Abdul Rahman menekankan memperoleh kapal induk tak hanya tentang kapal induk itu saja.
“Mereka tidak beroperasi sendiri. Mereka umumnya disertai oleh armada kapal perang dan kapal pasokan lain, termasuk kapal selam,” ucapnya.
Ini juga belum termasuk biaya pesawat baru, pelatihan khusus, serta peningkatan infrastruktur yang bisa melonjakkan harga kapal induk. Ambisi Indonesia memiliki kapal induk pun mengingatkan kembali soal kapal induk Thailand, HTMS Chakri Naruebet.
Akuisisi
Pada 1990-an, Negeri Gajah Putih mengakuisisi kapal induk tersebut hingga menjadikan negara itu satu-satunya di Asia Tenggara yang memiliki kapal induk. Namun demikian, nasib kapal itu tak baik karena kendala anggaran. Kapal induk milik Thailand sebagian besar menghabiskan waktunya bersandar di pelabuhan.
“Saya tidak melihat Indonesia memiliki dana untuk mengakuisisi sebuah kapal induk,” ucap Abdul Rahman. Analis pertahanan di firma Kiroyan Partners yang fokus di bidang keamanan, pertahanan, dan geopolitik, Karl Gading Sayudha, juga menyuarakan pandangan serupa.
Sayudha menilai memiliki kapal induk tampaknya bukan kepentingan nasional Indonesia kecuali jika Prabowo memang berniat menggeser kebijakan luar negerinya ke arah “yang lebih agresif, yang berpotensi berisiko konfrontasi langsung dengan kekuatan besar dunia.”
Sebelumnya, Indonesia tengah mengkaji kebutuhan kapal induk guna memperkuat postur Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut. Hal itu diungkapkan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali di sela-sela Rapim TNI Angkatan Laut di Cilangkap, Jakarta, beberapa waktu lalu. “Kapal induk masih dalam pengkajian, tapi kelihatannya kita memerlukan kapal induk untuk kepentingan OMSP terutama ya,” kata Ali. Ambisi ini kemudian diragukan oleh sejumlah pengamat asing. (cnnind,tb)
Prabowo Perintahkan Kemenhan-TNI Perketat Anggaran dan Tingkatkan Akuntabilitas
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan efisiensi dan meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pertahanan....
Prabowo Kumpulkan Elite TNI di Istana, Bahas Strategi Pertahanan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto memanggil Panglima dan Wakil Panglima TNI bersama seluruh Kepala Staf dari tiga matra ke Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/1/2026)....
TNI Kerahkan Helikopter untuk Percepat Distribusi Logistik ke Wilayah Bencana
NEWSREAL.ID, MEDAN- Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan mengerahkan helikopter untuk mempercepat penyaluran kebutuhan pokok ke wilayah...
Komisi Reformasi Desak Kapolri Kaji Ulang Penindakan Ribuan Demonstran
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Komisi Percepatan Reformasi Polri mendesak Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo untuk mengkaji ulang proses penindakan terhadap 1.038 demonstran yang ditangkap dalam rangkaian...
TNI AU Siapkan 3.650 Personel untuk Perkuat Misi Perdamaian di Gaza
NEWSREAL.ID, JAKARTA- TNI Angkatan Udara memastikan keterlibatan besar dalam misi pemelihara perdamaian Indonesia di Gaza. Sebanyak 3.650 personel disiapkan untuk bergabung bersama pasukan lintas matra...
TNI: Tiga Matra Siap Berangkat ke di Gaza
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Markas Besar TNI memastikan seluruh personel dari tiga matra, TNI AD, AL, dan AU telah berada pada tahap kesiapan tinggi untuk diberangkatkan dalam...
KSAL Tinjau Kecanggihan Alutsista Laut Jerman
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali meninjau kecanggihan alat utama sistem senjata (alutsista) laut milik perusahaan pertahanan Jerman saat...
Kemhan: Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza Tunggu Lampu Hijau Presiden
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rencana Indonesia mengirim prajurit TNI sebagai pasukan perdamaian ke Gaza masih menunggu keputusan akhir dari Presiden Prabowo Subianto. Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyatakan bahwa...
Densus: 110 Anak Teridentifikasi Rencanakan Aksi Teror Sepanjang 2025
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap temuan mengejutkan terkait meningkatnya keterlibatan anak dalam perencanaan aksi teror. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 110 anak...
TNI Siapkan RS Lapangan dan Ambulans untuk Misi Kemanusiaan di Gaza
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dukungan Indonesia terhadap upaya kemanusiaan di Gaza kembali diperkuat. TNI memastikan berbagai fasilitas kesehatan dan peralatan khusus telah disiapkan untuk dibawa bersama pasukan...
Soal Polisi Aktif Harus Mundur, Kompolnas: Putusan MK Wajib Dipatuhi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) memastikan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait larangan anggota Polri aktif menduduki jabatan sipil tanpa mengundurkan diri harus dipatuhi sepenuhnya...
Prabowo Minta Ada Keterwakilan Perempuan di Komisi Reformasi Polri
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) bentukan Presiden Prabowo Subianto bakal segera punya anggota baru, seorang perempuan. Tambahan ini dilakukan untuk memastikan ada keterwakilan...

