Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Trump Melunak, Beri Sinyal Kendurkan Serangan ke Tiongkok

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 24 April 2025 01:29 WIB
Trump Melunak, Beri Sinyal Kendurkan Serangan ke Tiongkok
NEWSREAL.ID - PERTEMUAN G20: Presiden AS Donald Trump menghadiri pertemuan bilateral dengan pemimpin Tiongkok Xi Jinping selama pertemuan puncak para pemimpin G20 di Osaka, Juni 2019 lalu. (Foto: Reuters)

WASHINGTON- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan sinyal penurunan tarif impor 145 persen pada barang-barang asal Tiongkok yang akan masuk ke negaranya. Namun, Trump mengatakan tidak akan menghapus total tarif pada barang Tiongkok.

“(Tarif) 145 persen itu sangat tinggi, dan tidak akan setinggi itu,” kata Trump saat konferensi pers di Gedung Putih, Selasa (22/4), seperti dikutip CNN. “Itu tidak akan mendekati angka itu. Akan turun secara signifikan. Tapi tidak akan menjadi nol,” sambungnya.

Pernyataan itu disampaikan Trump ketika ditanya mengenai pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent yang sebelumnya mengatakan bahwa tarif tinggi antara AS dan Tiongkok secara efektif telah memblokir perdagangan antar kedua negara.

Bessent dalam sebuah konferensi investasi privat yang diselenggarakan oleh JP Morgan Chase, mengatakan bahwa perang dagang dengan Tiongkok tidak akan berkelanjutan dan ia memperkirakan ketegangan akan mereda dalam waktu dekat.

Sementara itu, Trump bersikeras bahwa ia memiliki hubungan yang sangat baik dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping meskipun situasi antara kedua negara semakin memanas. Ia pun masih menunggu Jinping menghubunginya.

Bersikap Baik

Ketika ditanya apakah AS akan bersikap keras terhadap Tiongkok untuk mencapai kesepakatan, Trump menjawab tidak. “Tidak, tidak, kami akan bersikap sangat baik. Mereka juga akan bersikap sangat baik, dan kita lihat saja nanti,” kata Trump.

“Namun pada akhirnya, mereka harus membuat kesepakatan, karena jika tidak, mereka tidak akan bisa berdagang di Amerika Serikat, dan kami ingin mereka terlibat. Saya pikir kita akan hidup berdampingan dengan sangat bahagia dan idealnya bisa bekerja sama, jadi saya rasa semuanya akan berjalan dengan baik,” sambungnya.

Sementara itu, seseorang yang mengetahui pemikiran pemerintah Tiongkok mengatakan kepada CNN minggu lalu bahwa Tiongkok terbuka terhadap negosiasi dagang dengan AS, tetapi setiap pembicaraan harus didasarkan pada rasa hormat, serta adanya konsistensi dan timbal balik yang lebih besar dari pemerintahan Trump.

Hampir seluruh negara dikenakan tarif dasar impor 10 persen oleh Trump. Sementara, Tiongkok dikenakan tarif dasar hingga 145 persen dan tarif resiprokal hingga totalnya mencapai 245 persen. Beijing kemudian membalasnya dengan menaikkan tarif hingga 125 persen untuk barang-barang impor dari AS. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

AS Matangkan Opsi Serangan ke Iran, Pentagon-Gedung Putih Susun “Rencana Besar”

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Pentagon bersama Gedung Putih dilaporkan telah menyiapkan sejumlah skenario, termasuk opsi serangan militer skala besar, jika...

Tiongkok Santai Tanggapi Trump soal Kedekatan Inggris-Beijing

NEWSREAL.ID, BEIJING– Pemerintah Tiongkok menanggapi dingin kritik Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap hubungan Beijing dan London. Alih-alih terpancing, Tiongkok menegaskan tetap membuka pintu kerja...

Trump Buka Peluang Dialog dengan Iran, Opsi Militer Tetap Disiapkan

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan berencana melanjutkan pembicaraan dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan Trump...

Timur Tengah Memanas, Milisi Irak, Yaman, dan Lebanon Siap Bantu Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat menyusul kehadiran armada perang Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut. Sejumlah kelompok milisi sekutu Iran di Irak,...

MbS Tegaskan Wilayah Udara Arab Saudi Tak Boleh Digunakan untuk Serangan ke Iran

NEWSREAL.ID, RIYADH- Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS) menegaskan negaranya tidak akan mengizinkan wilayah udara maupun teritorial Arab Saudi digunakan...

Parlemen Eropa Tahan Laju Kesepakatan Dagang UE-AS

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Hubungan dagang lintas Atlantik kembali diuji. Di tengah dinamika politik dan ketegangan diplomatik, Parlemen Eropa memilih bersikap hati-hati dengan menahan sementara langkah lanjutan...

Seskab Ungkap Pembicaraan Prabowo-Macron

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian lawatan diplomatiknya ke Eropa. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara...

Militer Iran Tegaskan Soliditas Hadapi Ancaman AS

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah, jajaran militer Iran menyuarakan sikap tegas. Para komandan senior menekankan pentingnya persatuan angkatan bersenjata sebagai benteng...

Jejak Intelektual Indonesia Menggema di Pameran Buku Kairo

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia kembali menancapkan pengaruhnya dalam peta pemikiran Islam dunia. Setelah puluhan tahun absen, kehadiran Indonesia di panggung literasi internasional Cairo International Book Fair...

Iran Buka Suara soal Indonesia Gabung Board of Peace Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Iran merespons langkah Indonesia yang resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace), forum internasional gagasan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Teheran...

Trump Sindir Eropa di Davos: Tanpa AS, Kalian Sudah Bicara Bahasa Jerman

NEWSREAL.ID, DAVOS- Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial. Kali ini, Eropa jadi sasaran sindirannya setelah sejumlah negara menentang ambisinya untuk menguasai Greenland....

3.117 Orang Tewas dalam Demo Berdarah di Iran

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Setelah lama sunyi dan penuh spekulasi, Iran akhirnya buka suara. Data resmi korban tewas demo berdarah yang mengguncang negeri itu dirilis dan angkanya...

Leave a comment