Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Regional

Bupati Pati Sudewo Menolak Mundur: Saya Dipilih Secara Sah!

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 13 Agustus 2025 16:55 WIB
Bupati Pati Sudewo Menolak Mundur: Saya Dipilih Secara Sah!
NEWSREAL.ID - BERI KETERANGAN: Bupati Pati Sudewo memberikan keterangan kepada media di Kantor Bupati Pati, Rabu (13/8). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, PATI- Di tengah gelombang unjuk rasa besar-besaran dan desakan pemakzulan dari DPRD, Bupati Pati Sudewo menyatakan secara tegas tidak akan mundur dari jabatannya.

Pernyataan itu disampaikannya pada Rabu (13/8) di Kantor Bupati Pati, saat ribuan massa memadati pusat kota untuk menuntut dirinya lengser dari kursi kepala daerah. Sudewo menegaskan bahwa ia terpilih secara konstitusional melalui mekanisme demokrasi, sehingga tidak serta-merta bisa dicopot hanya karena tekanan massa.

“Saya dipilih rakyat secara konstitusional dan demokratis. Jadi tidak bisa saya berhenti hanya karena tuntutan itu, semua ada mekanismenya,” kata Sudewo.

Aksi unjuk rasa yang memanas tersebut dipicu oleh kebijakan kontroversial Sudewo yang sempat menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen. Meskipun kebijakan itu sudah dibatalkan dan Sudewo telah meminta maaf kepada masyarakat, gelombang protes terus mengalir.

Bahkan, dalam pernyataannya sebelumnya, Sudewo sempat menantang warga untuk melakukan demo jika tidak setuju dengan kebijakan tersebut yang kemudian benar-benar terjadi. Demonstrasi yang berlangsung pada Rabu ini tak hanya diwarnai kericuhan, tetapi juga berhasil menekan DPRD Kabupaten Pati untuk turut bersuara.

Pansus Pemakzulan

Beberapa fraksi di DPRD seperti PKS, Gerindra, Demokrat, dan PKB secara terbuka menyatakan dukungan terhadap upaya pemakzulan. Mereka sepakat membentuk panitia khusus (pansus) untuk mengkaji pemecatan Sudewo secara konstitusional.

Menanggapi langkah politik tersebut, Sudewo menyatakan bahwa dirinya menghormati hak yang dimiliki oleh DPRD. “Itu hak angket yang dimiliki DPRD, jadi saya menghormati proses tersebut,” ujarnya menanggapi pembentukan pansus.

Meski demikian, Sudewo menyebut aksi ini sebagai pembelajaran penting bagi dirinya dan seluruh warga Pati. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi.

“Ini pembelajaran bagi seluruh masyarakat Pati untuk menjaga soliditas dan kekompakan. Jangan sampai terprovokasi siapa pun. Kabupaten Pati ini milik kita semua,” tambahnya.

Situasi politik di Kabupaten Pati kini kian memanas, dan masa depan kepemimpinan Sudewo dipertaruhkan di tengah tekanan publik dan parlemen lokal. Sementara proses politik di DPRD berjalan, masyarakat menunggu apakah perlawanan Sudewo akan berujung pada pertahanan jabatan atau pemakzulan yang tertulis dalam sejarah kepemimpinannya. (tb)

Berita Terbaru

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BMKG Minta Daerah Rawan Kekeringan Siaga

NEWSREAL.ID, CILACAP– BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah rawan kekeringan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi...

Lapas Purwodadi Gelar Buka Puasa Bersama Keluarga Warga Binaan

NEWSREAL.ID, PURWODADI- Suasana haru dan hangat menyelimuti Aula Ajisaka Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi, Kamis (12/3). Puluhan warga binaan mendapat kesempatan berbuka puasa bersama...

Baru Sebulan Beroperasi, Toko Miras di Genuk Disegel Warga

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Keresahan warga di Kecamatan Genuk akhirnya memuncak. Sebuah toko penjual minuman keras yang baru beroperasi sekitar satu bulan di Jalan Raya Woltermongunsidi, Kelurahan...

Sahur di Pura: Agustina dan Sinta Nuriyah Rawat Toleransi Kota Semarang

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemkot Semarang kembali menegaskan komitmennya menjaga toleransi lewat sahur bersama lintas iman, Selasa (24/2/2026). Digelar di rumah ibadah umat Hindu, momentum ini bukan...

Sembilan Daerah Siap Jadi Mesin Baru Ekonomi Jateng

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memastikan kawasan industri masih menjadi tumpuan utama untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah. Saat ini, ada sembilan kabupaten/kota di Jateng...

Soal Dana Hibah, PB XIV Purbaya: Kami Ikuti Arahan Pemerintah

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Pakoeboewono (PB) XIV Purbaya merespons pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang mengungkap dana hibah pemerintah untuk Keraton Surakarta selama ini masuk ke rekening...

Ratusan Siswa di Grobogan Diduga Keracunan MBG

NEWSREAL.ID, GROBOGAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan, Jateng, tengah menangani dugaan kejadian luar biasa keracunan makanan yang diduga berasal dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG),...

Kanwil Kemenkum Jateng Fokus Perkuat Posbankum Desa Jelang 2026

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Jawa Tengah menargetkan penguatan peran Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di desa dan kelurahan di seluruh Jawa Tengah,...

Wagub Aceh Soal Insiden Bendera Bulan Bintang: Tolong Fokus Korban Banjir

NEWSREAL.ID, BANDA ACEH- Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah alias Dek Fadh angkat suara usai insiden ricuh pengibaran bendera bulan bintang di Aceh Utara. Ia menyayangkan kericuhan...

Gus Yahya-Rais Aam Sepakat, Kisruh PBNU Masuk Babak Damai

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyepakati kesepakatan baru usai konflik internal...

UMP Jateng 2026 Naik 7,28 Persen, Jadi Rp2,32 Juta per Bulan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2026 naik sebesar 7,28 persen menjadi Rp2.327.386,07 per bulan. Kenaikan...

Laka Maut di Exit Tol Krapyak, DPR Desak Kemenhub Lakukan Evaluasi Menyeluruh

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Anggota Komisi V DPR RI Daniel Mutaqien Syafiuddin mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama pengelola jalan tol dan kepolisian untuk melakukan evaluasi total terhadap...

Leave a comment