Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Parlementaria

Sekolah Rakyat Harus Prioritaskan Daerah Terpencil dan 3T

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 19 Mei 2025 22:23 WIB
Sekolah Rakyat Harus Prioritaskan Daerah Terpencil dan 3T
NEWSREAL.ID - DENGAR PENDAPAT: Anggota Komisi VII DPR RI Mercy Chriesty Barends saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR di ruang rapat Komisi VII DPR RI, Senayan, Jakarta. (Foto: HO-DPR)

JAKARTA- Anggota Komisi X DPR RI Mercy Chriesty Barends mengatakan bahwa lokasi sekolah rakyat sebaiknya fokus pada daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), termasuk pulau-pulau kecil dan wilayah marginal yang selama ini kesulitan mendapatkan akses layanan pendidikan.

“Kalau sekolah rakyat ini ditempatkan di pusat kabupaten, anak-anak dari pulau-pulau terluar akan tetap kesulitan menjangkaunya,” kata Mercy dalam Rapat Dengar Pendapat Panja Pendidikan Daerah 3T soal Rencana Program Sekolah Rakyat di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (19/5).

Sebaiknya, kata dia, dorong keluar, ke pinggiran-pinggiran, agar aksesibilitas masyarakat lebih cepat dan mudah Mercy lantas mencontohkan kondisi di Provinsi Maluku, yang biaya transportasi dari pulau-pulau ke pusat kabupaten bisa mencapai jutaan rupiah, sehingga menyulitkan keluarga untuk mengakses pendidikan yang layak. Selain lokasi, Mercy juga menyoroti persoalan ketersediaan dan kualitas guru.

Pada kesempatan itu, dia mempertanyakan apakah guru-guru di sekolah rakyat akan direkrut dari tenaga lokal atau melalui mekanisme baru. Mengingat keterbatasan jumlah guru di daerah 3T, dia mengusulkan agar pada tahap awal perekrutan lokal tanpa mengganggu guru di sekolah yang sudah ada.

Untuk tahap awal, dipercepat mungkin bisa diambil dari perekrutan lokal. Akan tetapi, lanjut dia, berikutnya bisa dibuka jalur khusus. Dikatakan pula bahwa rekrutmen tetap dari tenaga lokal, tetapi dengan penambahan kuota untuk guru. “Jadi, eksisting yang ada jangan diganggu, tetapi ditambahkan dengan guru-guru yang memang berkualitas,” tegasnya.

Kearifan Lokal

Masalah kurikulum dan relevansi pendidikan juga menjadi perhatian. Mercy mendorong agar sekolah rakyat memiliki kurikulum yang tidak hanya mengacu pada kurikulum nasional, tetapi juga memberikan ruang bagi penguatan kearifan lokal.

Ia mencontohkan kembali wilayah Maluku yang berbasis kelautan. Di wilayah tersebut seharusnya anak-anak harus diberikan pembelajaran khusus tentang sumber daya kelautan dan pemanfaatannya.

“Yang kami maksudkan bahwa hasil dari sekolah rakyat dan sekolah umum yang lainnya memberikan kontribusi balik, multiplier efek balik juga ke daerah itu,” katanya.

Wakil rakyat dari Maluku ini melanjutkan, “Pada akhirnya berkaitan dengan serapan tenaga kerja nanti, ke universitas, serapan tenaga kerja, dan seterusnya betul-betul bisa menjawab pergumulan yang ada di daerah.”

Mercy juga menekankan bahwa kehadiran sekolah rakyat harus benar-benar menghadirkan keadilan sosial dan tidak meninggalkan satu pun anak dari keluarga miskin dalam mendapatkan layanan pendidikan.

Ia berharap prinsip-prinsip universal seperti no one left behind (tidak ada yang tertinggal) benar-benar diwujudkan dalam implementasi program ini.

Secara positif, dia menyambut gembira, bahkan pihaknya memberikan penguatan-penguatan sehingga pada akhirnya kehadiran sekolah rakyat ini betul-betul memberikan semacam satu penguatan yang sangat luar biasa, khususnya bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem. (Ant,tb)

Berita Terbaru

DPR Nilai Pekerja Kreatif Belum Terlindungi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menilai kondisi pekerja kreatif di Indonesia masih berada dalam posisi rentan dan belum mendapatkan perlindungan yang...

Muh Haris Tekankan Pentingnya Jamu Aman dan Bermutu

NEWSREAL.ID, TUNTANG- Ratusan warga Tuntang diajak mengenali dan memanfaatkan kekayaan lokal melalui edukasi pembuatan serta penggunaan jamu yang aman dan bermutu. Kegiatan yang digelar Direktorat...

Atalia Kritik Gubernur Jabar, Aturan 1 Kelas 50 Siswa Tak Manusiawi

NEWSREAL.ID, CIMAHI- Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan Gubernur Jawa Barat yang mengizinkan pengisian hingga 50 siswa per kelas...

Dorong Generasi Emas 2045, Muh Haris Soroti Pentingnya Tata Kelola Program Gizi Nasional

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemberian makanan bergizi gratis bukan sekadar program sosial, melainkan investasi strategis untuk menyiapkan generasi unggul Indonesia 2045. Hal ini ditegaskan Anggota Komisi IX...

Said Abdullah Dorong Pemerintah Cari Pasar Baru Hadapi Tarif Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah meminta pemerintah segera merespons kebijakan tarif impor 32 persen dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,...

Muh Haris Desak Pemerintah Bertindak Cepat dan Terukur Atasi Stunting

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris mendesak pemerintah segera mengambil langkah cepat, terukur, dan lintas sektor dalam upaya menekan angka stunting nasional...

Muh Haris Apresiasi Penyaluran BSU, Tegaskan Perlindungan Pekerja

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambut positif kebijakan pemerintah dalam menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025. Anggota Komisi IX DPR RI, Muhammad...

Mohammad Saleh Harap DPRD Kabupaten Dorong Optimalisasi Belanja Daerah

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Penasehat Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) Pusat, Mohammad Saleh, mengajak seluruh DPRD kabupaten di Indonesia untuk memainkan peran lebih aktif dalam mendorong...

Legislator Nasdem Kecam Fadli Zon: Luka Sejarah Tak Bisa Dihapus!

NEWSREAL, JAKARTA– Pernyataan kontroversial Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menyangkal keberadaan kekerasan seksual dalam Tragedi Mei 1998 memicu gelombang kemarahan. Salah satunya dari anggota DPRD...

Fraksi PKS Dukung Pencabutan IUP Raja Ampat

NEWSREAL, JAKARTA- Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Haris menyampaikan apresiasi positif terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto yang mencabut...

Idul Adha, Momentum Menumbuhkan Kepekaan Sosial dan Solidaritas Masyarakat

NEWSREAL, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo menekankan bahwa Hari Raya Idul Adha bukan hanya sekadar perayaan keagamaan, melainkan juga momen penting...

Revisi UU Haji Jamin Perlindungan Hak Jamaah

JAKARTA- Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Abdul Fikri Faqih menyampaikan, revisi Undang-Undang tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (UU Haji) penting untuk segera...

Leave a comment