
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemberian makanan bergizi gratis bukan sekadar program sosial, melainkan investasi strategis untuk menyiapkan generasi unggul Indonesia 2045. Hal ini ditegaskan Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Muh Haris, saat berdialog dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi di Kantor DPD PKS Kabupaten Semarang, Sabtu (26/7).
Dalam kesempatan tersebut, Muh Haris menyoroti pentingnya penguatan gizi anak sebagai fondasi masa depan bangsa. Ia menggarisbawahi bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah dan dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan langkah konkret dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Berdasarkan data BGN, hingga pertengahan 2025, angka stunting nasional masih berada di kisaran 21,6 persen. Program MBG ditargetkan mampu menurunkan angka tersebut hingga di bawah 14 persen pada 2028.
“Anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan. Kalau gizinya terpenuhi sejak dini, maka kita sedang menyiapkan SDM unggul untuk Indonesia Emas 2045,” ujarnya di hadapan ratusan kader perempuan dan aktivis tani.
Program MBG sendiri telah menjangkau lebih dari 5,8 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Pemerintah menargetkan cakupan hingga 82,9 juta anak dan kelompok rentan pada akhir 2025, dengan dukungan lebih dari 30.000 Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG).

Ketiga Terbanyak
Adapun di Jawa Tengah, jumlah penerima manfaat mencapai 762.771 orang dari 2.611 SPPG, menempatkannya sebagai provinsi dengan cakupan penerima ketiga terbanyak di tanah air.
Muh Haris mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap anggaran yang sangat besar, yakni mencapai Rp217 triliun pada 2026, yang 90 persen di antaranya dialokasikan untuk penyediaan makanan bergizi anak sekolah.
Ia menekankan perlunya transparansi, digitalisasi distribusi, serta pemberdayaan UMKM, koperasi, dan dapur komunitas lokal dalam pelaksanaan program. “Kalau tidak dikelola dengan baik, program ini bisa kehilangan esensinya. Harus ada sistem pengawasan dan keterlibatan masyarakat agar manfaatnya nyata,” tegasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada peran aktif perempuan, terutama KWT, dalam menjaga ketahanan pangan keluarga. Menurutnya, keterlibatan kelompok perempuan dalam rantai pangan lokal dapat memperkuat keberhasilan program MBG.
“Ini bukan hanya tentang gizi, tapi tentang kolaborasi. Kalau semua elemen bergerak bersama, mimpi Indonesia Emas 2045 bukan hanya slogan,” pungkas Muh Haris. (tb)
DPR Nilai Pekerja Kreatif Belum Terlindungi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menilai kondisi pekerja kreatif di Indonesia masih berada dalam posisi rentan dan belum mendapatkan perlindungan yang...
Muh Haris Tekankan Pentingnya Jamu Aman dan Bermutu
NEWSREAL.ID, TUNTANG- Ratusan warga Tuntang diajak mengenali dan memanfaatkan kekayaan lokal melalui edukasi pembuatan serta penggunaan jamu yang aman dan bermutu. Kegiatan yang digelar Direktorat...
Atalia Kritik Gubernur Jabar, Aturan 1 Kelas 50 Siswa Tak Manusiawi
NEWSREAL.ID, CIMAHI- Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan Gubernur Jawa Barat yang mengizinkan pengisian hingga 50 siswa per kelas...
Said Abdullah Dorong Pemerintah Cari Pasar Baru Hadapi Tarif Trump
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah meminta pemerintah segera merespons kebijakan tarif impor 32 persen dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,...
Muh Haris Desak Pemerintah Bertindak Cepat dan Terukur Atasi Stunting
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris mendesak pemerintah segera mengambil langkah cepat, terukur, dan lintas sektor dalam upaya menekan angka stunting nasional...
Muh Haris Apresiasi Penyaluran BSU, Tegaskan Perlindungan Pekerja
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambut positif kebijakan pemerintah dalam menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025. Anggota Komisi IX DPR RI, Muhammad...
Mohammad Saleh Harap DPRD Kabupaten Dorong Optimalisasi Belanja Daerah
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Penasehat Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) Pusat, Mohammad Saleh, mengajak seluruh DPRD kabupaten di Indonesia untuk memainkan peran lebih aktif dalam mendorong...
Legislator Nasdem Kecam Fadli Zon: Luka Sejarah Tak Bisa Dihapus!
NEWSREAL, JAKARTA– Pernyataan kontroversial Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menyangkal keberadaan kekerasan seksual dalam Tragedi Mei 1998 memicu gelombang kemarahan. Salah satunya dari anggota DPRD...
Fraksi PKS Dukung Pencabutan IUP Raja Ampat
NEWSREAL, JAKARTA- Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Haris menyampaikan apresiasi positif terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto yang mencabut...
Idul Adha, Momentum Menumbuhkan Kepekaan Sosial dan Solidaritas Masyarakat
NEWSREAL, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo menekankan bahwa Hari Raya Idul Adha bukan hanya sekadar perayaan keagamaan, melainkan juga momen penting...
Revisi UU Haji Jamin Perlindungan Hak Jamaah
JAKARTA- Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Abdul Fikri Faqih menyampaikan, revisi Undang-Undang tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (UU Haji) penting untuk segera...
Bamsoet: Hari Lahir Pancasila Momentum Refleksi Persatuan Bangsa
JAKARTA- Anggota Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan agar Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni tidak hanya menjadi seremoni belaka, tetapi menjadi...

