Nasional

Bupati Samosir Larang Warga Terima Bantuan dari Perusahaan Perusak Lingkungan

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 4 Desember 2025 17:10 WIB
Bupati Samosir Larang Warga Terima Bantuan dari Perusahaan Perusak Lingkungan
NEWSREAL.ID - EVAKUASI KORBAN: Petugas gabungan mengevakuasi salah satu korban banjir bandang di Desa Turpuk Sihotang, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, beberapa waktu lalu. (Foto: Pemkab Samosir)

NEWSREAL.ID, MEDAN- Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom mengeluarkan surat edaran (SE) yang berisi imbauan agar warga terdampak banjir di Sumatra tidak menerima bantuan dari lembaga atau perusahaan yang aktivitas usahanya berpotensi merusak lingkungan.

SE bernomor 23 Tahun 2025 itu ditandatangani pada 28 November 2025 dan kini telah diteruskan ke seluruh perangkat daerah, camat, dan kepala desa. Dalam surat edaran tersebut, pemerintah daerah menegaskan tiga poin utama.

Pertama, tidak menerbitkan rekomendasi atau dukungan pada kegiatan yang berpotensi merusak lingkungan. Kedua, melarang penerimaan bantuan CSR dari perusahaan yang dinilai memiliki dampak buruk terhadap lingkungan, termasuk PT Toba Pulp Lestari Tbk dan PT Aqua Farm Nusantara.

Baca juga: Pemerintah Klaim Penanganan Banjir di Sumatra Sudah Maksimal

Ketiga, pemerintah daerah membuka ruang pengaduan bagi masyarakat terkait aktivitas usaha yang diduga merusak lingkungan untuk ditindaklanjuti. Kepala Dinas Kominfo Samosir, Immanuel TP Sitanggang membenarkan bahwa SE tersebut ditujukan untuk seluruh jajaran pemerintahan di daerah. “Betul, ditujukan kepada OPD, camat, dan kepala desa,” ujarnya melalui pesan singkat.

Penolakan Gereja

Sikap serupa juga datang dari Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Melalui pernyataan resmi, HKBP menyerukan agar jemaat menolak bantuan dari perusahaan yang diduga terlibat dalam kerusakan lingkungan.

“Gereja tidak boleh berkompromi dengan kepentingan yang bertentangan dengan keadilan dan keutuhan ciptaan,” tulis Pdt Victor Tinambunan dalam unggahan resmi HKBP.

Sebelum banjir melanda sejumlah wilayah di Sumatra, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution telah lebih dulu merekomendasikan agar Pemerintah Pusat menutup operasional PT Toba Pulp Lestari (TPL).   

Baca juga: Diduga Picu Banjir, Delapan Perusahaan di Sumut Mulai Dibidik KLH

Rekomendasi itu muncul menyusul konflik agraria berkepanjangan antara perusahaan dan masyarakat adat di Buntu Panaturan, Simalungun. Bobby menyampaikan rekomendasi tersebut usai bertemu dengan Sekretariat Bersama Gerakan Oikumenis untuk Keadilan Ekologis, 24 November lalu.

Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary PT TPL, Anwar Lawden menyatakan, pihaknya belum menerima salinan rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Menurutnya, rencana itu mencuat setelah aksi unjuk rasa pada 10 November 2025. Ia memastikan pihak perusahaan telah mengajukan permohonan audiensi dengan Gubernur untuk memberikan penjelasan resmi.

Anwar juga menepis tudingan bahwa kegiatan operasional perusahaan menjadi penyebab bencana ekologis yang terjadi belakangan ini. Ia menegaskan seluruh aktivitas perusahaan telah mengikuti perizinan dan ketentuan yang berlaku. “Perseroan menolak dengan tegas tuduhan tersebut,” ujarnya.

Dengan sikap tegas pemerintah daerah dan lembaga keagamaan, perdebatan soal hubungan antara bencana ekologis dan aktivitas industri kembali mengemuka di tengah upaya pemulihan pascabencana di Sumatra. (tb)

Berita Terbaru

Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama

JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...

Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...

Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina

JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Baca Juga Next Indonesia: Perluasan Jargas dan Reformasi Subsidi Kunci Pembengkakan Subsidi...

Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...

Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...

Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa

JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...

Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA

JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...

Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...

Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan

SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...

Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot

JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...

Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya

JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....

12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”

JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...

Leave a comment