Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Hadapi Target Pajak, Menkeu Purbaya Akui Sulit Tidur

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 7 Februari 2026 23:33 WIB
Hadapi Target Pajak, Menkeu Purbaya Akui Sulit Tidur
NEWSREAL.ID - PETUNJUK PENGISIAN: Petugas di salah satu kantor pelayanan pajak di Jakarta memberikan petunjuk pengisian secara elektronik kepada seorang wajib pajak, beberapa waktu lalu. (Dok: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tekanan mengejar penerimaan negara kini menjadi beban serius bagi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Target pajak yang dinilai kian menantang membuat mantan ekonom itu mengaku kehilangan waktu tidurnya hampir setiap malam.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat memberikan pengarahan kepada para pejabat baru di lingkungan Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026). Ia menyoroti kinerja penerimaan pajak yang sebelumnya belum mencapai target, sementara tantangan ke depan dinilai semakin berat.

“Kalau untuk orang ekonomi seperti saya, itu suatu kekalahan yang telak. Pasti setiap malam saya enggak bisa tidur, sekarang saja sudah susah tidur,” ujar Purbaya. Ia menjelaskan, pada tahun sebelumnya pemerintah masih memiliki alasan atas rendahnya penerimaan pajak akibat perlambatan ekonomi.

Namun, ruang pembenaran tersebut tidak lagi relevan jika kondisi ekonomi mulai membaik sementara rasio penerimaan pajak stagnan. “Kalau kemarin di bawah target, saya bisa beralasan ekonominya lambat. Tapi tahun ini kan enggak bisa lagi,” katanya.

Rasio Pajak

Purbaya menyebut pemerintah menargetkan lonjakan rasio penerimaan pajak dari kisaran 9-9,5 persen menjadi sekitar 11-12 persen. Target tersebut diharapkan tercapai seiring membaiknya perekonomian nasional serta penguatan kinerja Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

“Saya harapkan dengan membaiknya ekonomi, kita bisa mengumpulkan pendapatan dari pajak maupun bea cukai yang lebih tinggi lagi,” ujarnya. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran Kemenkeu agar tidak lengah dan bekerja lebih serius. Menurutnya, kegagalan memperbaiki kinerja penerimaan negara akan berdampak langsung pada posisi pemerintah di hadapan DPR RI.

“Kalau sampai akhir tahun tax collection rate tidak membaik padahal ekonominya semakin baik, saya tidak bisa memberikan argumen yang kuat,” kata Purbaya. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah agenda reformasi internal besar-besaran di Kementerian Keuangan.

Pemerintah telah melakukan rotasi dan mutasi terhadap lebih dari 80 pejabat di lingkungan DJP dan DJBC sebagai bagian dari upaya menutup celah kebocoran dan meningkatkan kinerja penerimaan negara. Langkah pembenahan ini juga dilakukan menyusul sejumlah operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melibatkan aparat pajak dan bea cukai di sejumlah daerah. (tb)

Berita Terbaru

Resmi Dilantik! Ini 7 Wajah Baru Pengisi Kursi Dewan Komisioner OJK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Sebanyak tujuh anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi dilantik usai mengucapkan sumpah jabatan di Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA), Rabu (25/3/2026)....

WFH Tinggal Diumumkan, Menkeu: Keputusan Sudah Final!

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa kebijakan work from home (WFH) telah diputuskan oleh pemerintah dan akan segera diumumkan dalam waktu...

Garuda Indonesia Tekor Rp5,4 Triliun Sepanjang 2025

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Maskapai pelat merah Garuda Indonesia kembali mencatat kinerja keuangan negatif sepanjang 2025. Perusahaan membukukan rugi bersih sebesar 319,39 juta dollar AS atau setara...

BBM Asia Tenggara Naik Serentak Imbas Perang Iran, RI Masih Bertahan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Lonjakan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah mulai berdampak luas ke kawasan Asia Tenggara. Sejumlah negara kompak menaikkan harga bahan bakar...

Respons Imbauan WFH, Golkar Usul Prioritas di Tiga Provinsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA –Wacana kebijakan work from home (WFH) untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik Timur Tengah mendapat sorotan dari Partai Golkar. Mereka meminta...

Menkeu Rem Anggaran Baru K/L, APBN Dijaga Tetap Sehat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan membatasi pengajuan anggaran baru dari kementerian dan lembaga (K/L). Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga...

Prabowo Panggil Airlangga Cs ke Istana, Efisiensi Anggaran dan WFA Dibahas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026), untuk membahas langkah efisiensi pemerintah di tengah tekanan anggaran. Sejumlah pejabat...

Main Harga Pangan Jelang Lebaran? Siap-Siap Kena Pidana

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memberi peringatan keras kepada pelaku usaha yang nekat memainkan harga pangan menjelang Lebaran 2026. Tak hanya sanksi administratif, ancaman pidana juga disiapkan...

Blusukan ke Beringharjo, Purbaya Bantah Pasar Tradisional ‘Mati Suri’

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pasar tradisional di Indonesia tidak mati suri, setelah melihat langsung aktivitas perdagangan di Pasar Beringharjo dan...

Utang RI Tembus 434,7 Miliar Dolar AS, BI: Masih Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada awal tahun 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali. Bank Indonesia (BI) mencatat total ULN Indonesia pada...

Eskalasi Perang AS-Iran Meningkat, Menkeu: APBN 2026 Masih Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memang bikin ekonomi global ikut deg-degan. Tapi pemerintah Indonesia masih cukup santai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa...

Volume Logistik Diprediksi Melonjak 30 Persen Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadhan tak hanya membuat pasar dan dapur lebih sibuk. Sektor logistik nasional juga ikut “ngebut”. Distribusi barang diperkirakan melonjak hingga 30 persen, dipicu...