Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Tiongkok Mulai Bantu Iran, Rusia Diduga Suplai Citra Satelit untuk Serangan

Tim Redaksi, Admin
Minggu, 8 Maret 2026 15:14 WIB
Tiongkok Mulai Bantu Iran, Rusia Diduga Suplai Citra Satelit untuk Serangan
NEWSREAL.ID - RUDAL IRAN: Serangan rudal Iran menyerbu Tel Aviv, Israel Jumat (6/3/2025) pagi. Ledakan besar terjadi di seluruh di mana kerusakan terlihat di wilayah Israel Tengah. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, ANKARA- Peta geopolitik konflik Timur Tengah makin panas. Laporan terbaru menyebut Tiongkok mulai menunjukkan tanda-tanda dukungan terhadap Iran, sementara Rusia diduga ikut membantu lewat pasokan citra satelit dan intelijen militer.

Mengutip sejumlah sumber yang mengetahui perkembangan tersebut, bantuan dari Beijing disebut berupa dukungan finansial, suku cadang pengganti, hingga komponen yang berkaitan dengan sistem rudal. Meski begitu, sejauh ini Tiongkok disebut masih berhati-hati dan berusaha menghindari keterlibatan langsung dalam konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Para pejabat di Washington kini memantau dengan cermat perubahan sikap tersebut. Jika benar Beijing mulai lebih aktif membantu Teheran, dinamika konflik diperkirakan akan semakin kompleks.

Di sisi lain, Tiongkok selama ini merupakan pembeli utama minyak mentah Iran. Beijing juga disebut terus mendorong pemerintah Teheran untuk menjamin keamanan jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi energi paling vital di dunia.

Seorang sumber intelijen mengatakan kepada CNN bahwa Tiongkok sangat berhati-hati dalam memberikan dukungan kepada Iran. Alasannya sederhana: konflik yang meluas di kawasan itu bisa mengancam ketahanan energi Tiongkok sendiri.

Tidak hanya Tiongkok , Rusia juga diduga ikut memberikan bantuan strategis kepada Iran. Menurut laporan yang sama, Moskow disebut telah membagikan citra satelit serta intelijen penargetan yang memuat informasi posisi dan pergerakan pasukan Amerika Serikat di kawasan tersebut. Meski demikian, pihak Central Intelligence Agency (CIA) menolak memberikan komentar terkait laporan tersebut.

Tentara AS Tewas

Ketegangan kawasan semakin meningkat setelah serangkaian serangan mematikan terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Pekan lalu, enam tentara Amerika Serikat dilaporkan tewas dan sejumlah lainnya terluka akibat serangan drone Iran di Kuwait.

Sejak konflik memanas, Iran dilaporkan telah meluncurkan ribuan drone serang dan ratusan rudal yang menargetkan fasilitas militer AS, kedutaan besar, hingga sejumlah sasaran sipil. Sebagai balasan, serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel dikabarkan telah menghantam lebih dari 2.000 lokasi di Iran.

Ketegangan meningkat tajam sejak operasi militer besar-besaran yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Sabtu lalu. Serangan itu dilaporkan menewaskan lebih dari 1.000 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, lebih dari 150 siswi, serta sejumlah pejabat militer senior.

Iran kemudian merespons dengan meluncurkan serangan rudal dan drone ke berbagai target militer Amerika Serikat, fasilitas diplomatik, hingga beberapa kota di Israel.

Sementara itu, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) pada Minggu, (8/3/2026) mengumumkan bahwa mereka berhasil menghantam pusat penyulingan minyak Israel di Haifa menggunakan rudal Kheibar Shekan. IRGC menyebut serangan tersebut sebagai balasan atas serangan Israel yang sebelumnya menargetkan pangkalan penyimpanan minyak Iran di Teheran.

Serangan itu merupakan bagian dari gelombang ke-27 dalam operasi militer yang mereka sebut “Janji Setia 4”, yang melibatkan peluncuran rudal dan drone ke sejumlah target milik Amerika Serikat dan Israel. Tak hanya itu, IRGC juga mengklaim serangan drone mereka berhasil mengenai target militer AS di kawasan Marina, dekat gedung Warner Bros di Dubai, Uni Emirat Arab.

Dengan keterlibatan negara-negara besar yang mulai terlihat di balik layar, konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel kini tak lagi sekadar perang regional. Banyak analis menilai, jika eskalasi ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin konflik tersebut berubah menjadi pertarungan geopolitik yang jauh lebih luas. (tb)

Berita Terbaru

Perundingan Iran-AS Belum Maksimal, Selat Hormuz Jadi Fokus

MOSKOW, newsreal.id – Iran dan Amerika Serikat (AS) gagal mencapai kesepahaman dalam sejumlah isu, karena berbeda pandangan. Diantaranya adalah isu Selat Hormuz serta tuntutan berlebihan...

Militer AS Klaim Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz

NEW YORK, newsreal.id – Central Command atau Komando Pusat (CENTCOM) Amerika Serikat (AS) dikabarkan melakukan pembersihan ranjau di Selat Hormuz. Dikabarkan oleh Xinhua, CENTCOM melalui...

Diprediksikan Malam ini, Perundingan AS-Iran Berlangsung di Pakistan

TEHERAN,newsreal.id – Perundingan yang direncanakan antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad diprediksi dimulai pada Sabtu (11/4) malam dan berlangsung selama satu hari, menurut Kantor...

Ini Kondisi Terkini Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

NEWSREAL, Teheran – Teka-teki kondisi terkini pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei mulai terkuak. Putra mendiang Ali Khamenei ini dilaporkan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan...

Iran Tegas Tolak Usulan Gencatan Senjata dengan AS-Israel

NEWSREAL, Teheran – Pemerintah Iran menolak usulan gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan Israel. Hal ini seperti yang diwartakan media pemerintah Iran pada hari Senin...

Desakan BoP ke Hamas Soal Rencana Demiliterisasi Gaza

NEWSREAL, Washington – Hamas didesak agar segera menyelesaikan rancangan kesepakatan demiliterisasi Jalur Gaza paling lambat akhir pekan ini. Desakan ini disampaikan langsung oleh perwakilan Dewan...

Tentara Israel Hancurkan Kamera UNIFIL di Lebanon

NEWSREAL,ID, BEIRUT- Tentara Israel dilaporkan menghancurkan seluruh kamera pengawas yang mengarah ke markas Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di Naqoura, Lebanon selatan. Tindakan tersebut...

Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Pangan Global 2,4 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Food and Agriculture Organization (FAO) melaporkan harga pangan global mengalami kenaikan sebesar 2,4 persen pada Maret 2026. Lonjakan ini dipicu meningkatnya biaya energi akibat...

Iran Tolak Gencatan Senjata 48 Jam Usulan AS, Konflik Kian Memanas

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran dilaporkan menolak usulan Amerika Serikat (AS) untuk melakukan gencatan senjata selama 48 jam di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur...

Macron Ajak Negara Dunia Kurangi Ketergantungan pada AS

NEWSREAL.ID, SEOUL- Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan sejumlah negara untuk bersatu dan membangun kemandirian global tanpa bergantung pada Amerika Serikat. Seruan tersebut disampaikan saat ia...

Lagi, Tiga Prajurit TNI Terluka Kena Ledakan di Lebanon

NEWSREAL.ID, BEIRUT- Kabar duka kembali datang dari misi perdamaian Indonesia di Lebanon. Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) dilaporkan...

Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serang Iran

NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Pemerintah Austria menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya dalam operasi militer terhadap Iran. Penolakan ini didasarkan pada prinsip netralitas militer yang...