Nasional

Bahasa Jadi Instrumen Penting Penanggulangan Terorisme

Tim Redaksi, newsreal.id
Selasa, 12 Oktober 2021 21:39 WIB
Bahasa Jadi Instrumen Penting Penanggulangan Terorisme

JAKARTA,newsreal.id – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menempatkan bahasa sebagai instrumen penting dalam upaya penanggulangan terorisme. Penggunaan bahasa yang tepat sasaran dapat membuat program kontra narasi, propaganda dan ideologi di media sosial bisa berjalan dengan berhasil.

“Bahasa memilki peran sentral. Bahasa merupakan instrumen dan alat utama dalam mengcounter bahasa-bahasa yang digunakan teroris untuk menyebarkan paham intoleransi, radikalisme dan terorisme,” ujar perwakilan Direktorat Pencegahan BNPT, Plt Kasubdit Pengawasan Faizal Yan Aulia pada acara daring Terorisme dalam Sudut Pandang Bahasa dan Hukum.

Menurut Faizal dalam menanggulangi terorisme, bahasa yang digunakan harus dapat membungkus ide-ide perdamaian dan moderasi agama yang mampu memicu ego dan emosi anak muda. Narasi yang disusun juga harus menggunakan bahasa yang menarik agar mencuri perhatian anak muda.

“Harus dapat membahasakan ide-ide anti radikalisme dan terorisme dengan bahasa – bahasa  yang menarik.  Konteks bahasa tersebut juga harus disesuaikan dengan audience sehingga tepat sasaran,” katanya. 

Dari segi intensitas, penggunaan bahasa juga harus dilihat apakah hal tersebut sudah tepat atau belum. Faizal mencontohkan, pengunaan bahasa berulang-ulang yang menarasikan tindak kekerasan terorisme justru bisa kontra produktif dengan upaya penanggulanan terorisme.  

“Intensitas penggunaan bahasa yang berulang-ulang dan tidak tepat bisa saja membuat masyarakat khususnya anak muda malah jadi salah pemahaman karena bertanya dan mencari sumber jawaban dari sumber yang salah,” katanya. 

Sementara itu, Kasubdit Penyidikan Densus 88 Anti Teror, AKBP Dr Imam Subandri, SS., SH.,MH, menyebut selama ini para teroris memang sengaja menggunakan bahasa atau jargon-jargon agama dalam melakukan propaganda. Propaganda tersebut kemudian dibingkai menggunakan bahasa halus dan disesuaikan dengan target pembaca.

“Semua propaganda tidak terang-terangan menggunakan bahasa kekerasan, tapi pakai framing dengan penggunaan bahasa agama yang terlihat sakral padahal dibajak untuk kepentingan propaganda teroris,” jelasnya. 

Dalam konteks yang lebih luas, menurut Imam, para teroris menggunakan bahasa dalam menyisipkan narasi kebencian terhadap pihak berwajib yang selama ini telah bekerja keras bersama BNPT menanggulangi terorisme.

“Saat penangkapan terorisme, banyak narasi yang menyebar yang menyudutkan pihak berwajib. Narasi tersebut, yang bisa menciptakan Self-radicalisation,” katanya.(rls)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...

Leave a comment