Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

People Power Solo Diikuti 500 Orang, Jokowi Tak Perlu Takut Setelah Lengser

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 7 Juli 2023 22:19 WIB
People Power Solo Diikuti 500 Orang, Jokowi Tak Perlu Takut Setelah Lengser
NEWSREAL.ID - Massa aksi yang menamakan diri Aliansi People Power Indonesia menggelar orasi di Gedung Umat Islam, Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Solo, Jumat (7/7/2023).

SOLO,newsreal.id – Massa aksi yang menamakan diri Aliansi People Power Indonesia menggelar orasi di Gedung Umat Islam, Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Solo, Jumat (7/7/2023). Dalam aksi tersebut perwakilan aliansi meminta Presiden Joko Widodo tidak menunjukkan kegelisahanya usah melepaskan jabatanya sebagai Presiden RI.

Menurut inisiator aksi People Power, Mudrick Sangidu, Presiden Jokowi lebih baik santai-santai saja melepaskan jabatannya tersebut dan kembali ke Solo sebagai warga Solo.

“Kenapa takut mundur sebagai presiden Pak Jokowi. Kembali saja ke Solo menjadi rakyat biasa, menjadi warga Solo,” begitu ucap Mudrick dalam orasinya.

Baca : Kandidat Kuat Ketua Tim Pemenangan Ganjar, Andika Perkasa : Saya itu benar-benar melaksanakan tugas saja

Tokoh kawakan ini menyampaikan, people power adalah gerakan sosial dan tidak ada indikasi mengarah kepada upaya melengserkan presiden. People power digelar karena saluran aspirasi masyarakat selama ini mampet. Seperti anggota legislatif di tiap tingkatan tidak menjalankan fungsi pengawasan mereka.

Pengacara Solo sekaligus orator aksi Muhammad Taufiq SH MH dalam orasinya menyebutkan, people itu adalah rakyat, sementara power adalah kekuatan.

“Aksi seperti ini adalah pengejawantahan dari Pasal 28 Amandemen ke 4 UUD ’45 yang diimplementasikan dalam UU Nomor 9 Tahun 1998. Jadi kalau ada yang ketakutan people power, saya yakin perlu diperiksa, sekolah’e tidak lulus ijazah’e genah palsu,” terangnya.

Taufiq melanjutkan, people power bukan pemberontakan karena tidak mengangkat senjata, tetapi turun ke jalan. Mereka yang bisa berontak itu cuma polisi dengan tentara.

Baca : Diwa Foundation Ajak Manajemen Perusahaan Wong Solo Group Tingkatkan Investasi di IKN

“Jadi kalau ada orang yang takut dengan people power, saya minta belajar buku,” ucap Taufiq sambil menunjukkan buku koleksinya.

Aksi damai tersebut berlangsung dimulai pukul 14.00 WIB. Aksi tersebut diikuti sekitar 500-an orang dari Soloraya. Mereka bubar sebelum pukul 15.00 WIB tak lama sebelum kumandang azan Asar.

Pindah Lokasi

Sementara itu, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menanggapi santai soal rencana aksi “people power”. Rencananya, aksi akan dilaksanakan pada Jumat (7/7/2023), di Bundaran Gladak, Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Jateng.

“Ya enggak gimana-gimana. Lha piye toh (lha gimana)?” kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Kamis (6/7/2023).

Menurut Gibran, siapa pun berhak menyuarakan pendapat di muka umum. Menurutnya, yang penting dalam menyampaikan pendapat tertib dan tidak mengganggu kenyamanan warga.

“Warga, siapa pun berhak menyuarakan pendapatnya. Kita terbuka dievaluasi, dikritik terbuka, ya. Termasuk yang itu (people power) silakan. Yang penting tertib, tidak mengganggu kenyamanan warga sekitar. Bebas, santai-santai,” ungkap Gibran.

Sebelumnya, wacana aksi “people power” yang digagas Mega Bintang Moedrick Sangidu tidak diizinkan oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Solo, Jawa Tengah (Jateng). Rencananya, aksi akan dilaksanakan pada Jumat (7/7/2023), di Bundaran Gladak, Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Jateng.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi mengatakan, selain spanduk terdapat pula aksi penolakan secara langsung yang disampaikan kepadanya.

Iwan menjelaskan, penolakan ini karena ketidaksetujuannya akan aksi demonstrasi “people power” yang akan menyampaikan aspirasinya turun ke jalan.

Baca : Gempa Barat Daya Bantul Terasa Sampai Solo

“Kami dari Polresta tidak menerbitkan surat tanda terima pemberitahuan itu. Perspektif kepolisian kami dengan pertimbangan keamanan ketertiban masyarakat,” kata Iwan Saktiadi.

Sedianya aksi tersebut digelar di Gladak, tak jauh dari Balai Kota Solo tempat putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka berkantor.

Aksi tersebut kemudian dipindah ke depan Gedung Umat Islam karena Polresta Surakarta tidak mengeluarkan surat tanda terima pemberitahuan dari penyelenggara. (Bun)

Rekomendasi Redaksi

Berita Terbaru

BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, akan berakhir pada Februari...

Menteri PU Laporkan Serapan Anggaran 2025 Tembus 95 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan realisasi anggaran Kementerian PU sepanjang tahun 2025 mencapai 95,23 persen atau setara Rp106,78 triliun dari total...

Jelang Lebaran 2026, Mentan Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pasokan pangan...

Ramadan 2026, Baznas Gulirkan 29 Program dari Zakat hingga Layanan Mudik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan puluhan program unggulan yang dirancang untuk memperluas manfaat zakat,...

Bahas Board of Peace Gaza, Prabowo Panggil Ormas Islam ke Istana

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Isu keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) segera dibawa ke meja diskusi Istana. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu...

Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka? Bertemu di Pilpres 2029

NEWSREAL.ID, BOGOR- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbedaan sikap terhadap kepemimpinannya adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar ketidaksukaan itu tidak disalurkan...

Soal Dewan Perdamaian, MUI Tunggu Penjelasan Langsung Presiden

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum buru-buru menyimpulkan sikap terkait keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Organisasi keagamaan ini...

Istana Luruskan Isu Pertemuan Prabowo: Bukan Oposisi Partai, Tapi Tokoh Masyarakat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan tokoh-tokoh yang bertemu Presiden Prabowo Subianto di kediaman Kartanegara, Jakarta, Jumat (30/1), bukan berasal dari partai...

Ini Isi Diskusi 5 Jam Prabowo dengan Tokoh Oposisi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh yang selama ini dikenal sebagai pengkritik atau oposisi pemerintah pada Jumat, (30/1/2026). Diskusi yang berlangsung...

Prabowo: Kader Gerindra Melanggar Hukum Tetap Ditindak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan melindungi siapa pun yang melanggar hukum, termasuk kader Partai Gerindra. Menurutnya, penegakan hukum harus berlaku sama bagi...

Ditekan Mundur dari Board of Peace, Istana Ajak MUI Dialog

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan akan berdialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait permintaan agar Indonesia mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP). Hal tersebut...

Sejumlah Jembatan Pascabanjir di Aceh Rampung Dibangun

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Mobilitas warga di sejumlah wilayah Aceh perlahan kembali normal. Jembatan-jembatan yang sebelumnya rusak dan terputus akibat banjir kini telah rampung dibangun dan mulai...

Leave a comment