
NEWSREAL, JAKARTA- Pemerintah Indonesia bergerak cepat merespons eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang kian memanas. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI telah menyusun dan menyiapkan rencana kontingensi untuk melindungi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah terdampak, terutama di Iran dan Israel.
Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha menegaskan, evakuasi sudah masuk dalam rencana strategis jika situasi memburuk. Saat ini, pemerintah menetapkan status Siaga 2, dan membuka kemungkinan peningkatan status menjadi Siaga 1 apabila terjadi eskalasi yang lebih serius.
“Evakuasi sudah dirancang dan dipersiapkan sebagai bagian dari rencana kontingensi yang disusun bersama KBRI Tehran,” ujar Judha, Selasa (17/6).
Data Kemlu mencatat terdapat 86 WNI di Iran dan 194 WNI di Israel. Hingga saat ini, tidak ada laporan WNI menjadi korban konflik. Namun, sejumlah WNI yang sedang melakukan perjalanan jangka pendek di kawasan terdampak mengalami keterlambatan atau tertahan karena penutupan wilayah udara.
“Di antaranya 42 peziarah di Israel, 8 jemaah haji di Yordania, dan 2 WNI peziarah di Teheran. Mereka telah mendapatkan bantuan langsung dari KBRI Amman dan KBRI Tehran,” tambah Judha.
Penutupan ruang udara oleh Iran dan Israel sebagai respons terhadap perang yang berlangsung menyebabkan sejumlah rute penerbangan terpaksa dihentikan. Pantauan dari Flightradar24 menunjukkan nyaris tidak ada aktivitas penerbangan di langit kedua negara tersebut.
Konflik terbaru pecah setelah Israel menggempur sejumlah fasilitas strategis Iran pada 13 Juni, termasuk instalasi militer dan program nuklirnya. Iran membalas serangan tersebut dengan menembakkan ratusan rudal ke wilayah Israel, membuat situasi keamanan di kawasan menjadi genting.
Gempuran saling balas ini telah menelan korban jiwa. Data sementara menyebutkan 242 orang tewas di Iran, sementara Israel mencatat 20 korban jiwa. Kedua negara saling menegaskan akan melanjutkan respons militer hingga lawan mereka “menanggung konsekuensi penuh.”
Di tengah situasi genting ini, peran negara dalam melindungi warganya kembali menjadi sorotan. Melalui kesiapsiagaan Kemlu dan koordinasi antar-KBRI di kawasan Timur Tengah, Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjamin keselamatan WNI di luar negeri. (ct)
Dukung Kopdar Bareng Mas Dar Jalan Terus, Ketum G-Nesia : Penolakan di UGM Dinamisasi, Next Ajak Mas Bahlil Ganteng
SOLO,NEWSREAL.id – Soal kericuhan yang terjadi di forum diskus “Kopdar Bareng Mas Dar” di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin...
Diwa Foundation Lirik Aksi Bedah Rumah Jogja, Siapkan Kolaborasi
YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Kegiatan gotong royong bedah rumah di Yogyakarta memberikan kesan tersendiri bagi Diwa Foundation. Pendiri sekaligus founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari berjanji...
Siswa Sekolah Rakyat di Tabanan Curhat Presiden, Ini Kisahnya
BALI,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto mendengarkan langsung aspirasi calon siswa dan orang tua saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu,...
Rusa Makan Sampah di Kota Solo Viral, Kenapa ?
SOLO,NEWSREAL.id– Kisah viral datang dari Kota Solo, Jawa Tengah. Tepatnya di pusat Kota Bengawan, dunia maya dihebohkan soal tingkah tidak alami sejumlah hewan tepatnya di...
Di Bali, Prabowo Ingin Sekolah Rakyat Ditambah
JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Minggu (7/6/2026). Di Pulau Dewata ini orang nomor satu di NKRI ini meminta fasilitas...
Hasil Ketahanan Pangan Laris Manis di CFD, Lapas Purwodadi Dorong Kemandirian Warga Binaan
PURWODADI,NEWSREAL.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui...
Kasus Penepiun Berkedok Investasi di Purwokerto agar Dilaporkan
JAKARTA,NEWSREAL.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau bagi korban dugaan penipuan berkedok investasi yang terjadi di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah agar berani melapor ke pihak...
Jaminan Keistimewaan dan Kesetaraan Hak Penyandang Disabilitas, Ini kata Peneliti UGM dan UNY
YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Peneliti dua akademisi dari kampus bertetangga yakni Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta, masing-masing sepakat bila hak dan kewajiban penyandang disabilitas...
Ketua BPIP : Indonesia Krisis Implementasi Nilai Penyandang Disabilitas
YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Meski Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas telah memberikan landasan hukum yang kuat, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Aksesibilitas fisik...
Wali Kota Jogja Berikan Sambutan Hangat Seminar Kebangsaan Digelar KND-Diwa Foundation
YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memberikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar Kebangsaan dengan tema Kesetaraan Hak Memantapkan Ideologi Pancasila dan memperkuat Ketahanan Bangsa di...
Teror Pocong di Jateng Murni Ulah Content Creator, Polisi Jateng Siapkan Pembinaan
JAKARTA,newsreal.id – Polda Jateng menginstruksikan kepada jajaran untuk menindaklanjuti fenomena video teror pocong di sejumlah wilayah bikin heboh di media sosial. Fakta di lapangan menyebutkan...
Paulus Waterpauw : Jadikan Orang Asli Papua Pusat Utama Pembangunan
PAPUA, NEWSREAL.id – Upaya pemerintah pusat dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua melalui berbagai program infrastruktur, ekonomi, dan penguatan sumber daya manusia terkadang disalahartikan....