
NEWSREAL.ID, BOGOR- Sebanyak 16 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, termasuk Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, sepakat untuk membantu Presiden Prabowo Subianto meredam situasi dan mengajak masyarakat tetap tenang di tengah dinamika politik dan sosial yang terjadi belakangan ini.
Kesepakatan itu lahir usai pertemuan antara Presiden Prabowo dengan para pimpinan ormas Islam di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/8). Pertemuan berlangsung hangat selama tiga jam, dihadiri langsung oleh para ketua umum dan sekretaris jenderal ormas Islam serta sejumlah pejabat negara.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam dialog tersebut, antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M. Herindra, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), mewakili 16 ormas Islam, menyampaikan bahwa dialog tersebut membahas persoalan bangsa secara menyeluruh. Ia menegaskan adanya komitmen bersama untuk menjaga stabilitas nasional.
“Kami berdialog dari hati ke hati dengan Bapak Presiden. Kami memahami berbagai persoalan bangsa, khususnya dalam beberapa hari terakhir, dan sepakat bahu-membahu mengajak masyarakat agar lebih tenang,” ujar Gus Yahya dalam keterangan yang disiarkan Sekretariat Presiden.
Tekad Bersama
Lebih lanjut, Gus Yahya menyebut pertemuan ini akan dilanjutkan ke Istana Negara dalam format lebih besar bersama perwakilan ormas Islam lainnya. “Mudah-mudahan nanti lahir tekad bersama antara Presiden Prabowo dengan ormas-ormas Islam sebagai representasi umat Islam Indonesia,” tambahnya.
Senada dengan Gus Yahya, Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir menegaskan bahwa ormas Islam memiliki tanggung jawab sejarah dalam menjaga keutuhan bangsa.
“Pak Presiden terbuka mendengar masukan kami. Ormas Islam sejak lama punya peran dalam perjuangan dan pembangunan bangsa. Karena itu, persatuan dan masa depan Republik ini harus dijaga bersama,” kata Haedar.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap bijak menggunakan ruang demokrasi, serta menjauhi tindakan yang dapat merusak tatanan bernegara. “Demokrasi harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan adab. Jangan sampai ada aksi kekerasan atau hal-hal yang justru mengancam keutuhan bangsa,” tegasnya.
Pertemuan di Hambalang ini menegaskan sinergi antara pemerintah dengan tokoh-tokoh umat, yang diharapkan bisa menjadi langkah penting dalam meredakan ketegangan dan memperkuat persatuan nasional. (ct)
Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner
JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...
Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya
JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...
Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN
Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...
Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas
JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...
Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati
JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...
Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi
JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...
Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung
JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...
Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi
BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...
Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi
JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional
JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....
Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara
JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...
Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan
JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...