uncategorized

Apa Jenis Beras yang Dipakai untuk Program MBG ? Ini Penjelasan Resmi Perum Bulog

Tim Redaksi, newsreal.id
Rabu, 30 September 2026 08:07 WIB
Apa Jenis Beras yang Dipakai untuk Program MBG ? Ini Penjelasan Resmi Perum Bulog
NEWSREAL.ID - SIAPKAN MBG: Sejumlah pekerja tengah menyiapkan sajian makan bergizi gratis (MBG) di salah satu satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: Ist)

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Bagi banyak kalangan, pernah muncul rasa penasaran tentang menu utama makan bergizi gratis (MBG) yakni nasi. Muncul pertanyaan beras apa yang dipakai untuk menu nasi MBG.? Berikut ini penjelasannya.

Seperti yang disampaikan oleh Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani seusai rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Pangan Jakarta, Selasa. Dijelaskan, bahwa untuk memenuhi kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai arahan pemerintah maka Perum Bulog menyatakan menggunakan beras premium.

Kenapa alasanya memakai beras jenis premium ? Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan, beras premium yang diproduksi Bulog merupakan produk komersial dan tidak menggunakan beras dalam skema pelayanan publik atau public service obligation (PSO). Pemerintah pada awal September 2026 telah menyepakati penggunaan identitas Beras Kita untuk produk beras pemerintah, yakni Beras Kita Medium dan Beras Kita Premium.

“Beras premium itu bisa untuk dipakai untuk MBG juga,” kata Ahmad Rizal Ramdhani.

Ia mengatakan penggunaan beras premium untuk kebutuhan MBG tersebut mengikuti arahan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Dalam skema yang dijelaskan Bulog, beras premium tersebut akan menggunakan identitas Beras Kita Premium.

“Kalau beras MBG sesuai arahan Pak Mentan maupun Pak Menko, tetap menggunakan beras premium. Packaging-nya seperti ini, jadi Beras Kita Premium,” ujar Rizal.

Dalam kesempatan itu, Rizal juga mengatakan Bulog tidak menggunakan produk tersendiri berlabel beras fortifikasi untuk pasokan MBG yang ia jelaskan tersebut.

Ia juga tidak merinci volume beras premium yang akan dialokasikan secara khusus untuk MBG, waktu mulai penyaluran, maupun mekanisme distribusinya kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Bulog menyatakan Beras Kita Premium dipasarkan tanpa subsidi, berbeda dengan Beras Kita Medium yang digunakan dalam program pemerintah.

Secara terpisah, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman pada 15 September menegaskan beras fortifikasi secara umum bukan pengganti beras premium, melainkan pangan khusus yang ditujukan bagi kelompok rentan, antara lain balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta masyarakat miskin.

Badan Pangan Nasional juga tengah memperketat pengawasan beras fortifikasi setelah menemukan produk dengan klaim kandungan gizi yang tidak sesuai hasil pemeriksaan laboratorium.

Sebanyak 25 merek bermasalah dari 11 pelaku usaha telah mendapatkan peringatan dan terpantau menghentikan produksinya pada awal September. (Bun,Ant)

Berita Terbaru

Kasus Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok, Diwa: Ada Ujian bagi Negara Hukum dan Keadilan

SOLO, NEWSREAL.id-Peristiwa di Tabanan menjadi pengingat bahwa tindakan main hakim sendiri bukanlah jalan keluar. Selain berpotensi melanggar hukum, tindakan tersebut dapat menimbulkan korban baru dan...

4 Juta Anak Belum Sekolah, Kemensos Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

JAKARTA, NEWSREAL.id – Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah terus dipercepat. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengatakan Presiden memberikan...

Bila Indonesia Impor Minyak Mentah Rusia, Pertamina Pastikan Siap Mengolahnya

JAKARTA,newsreal.id – Perusahaan palt merah RI yang berkecimpung di perminyakan yakni Pertamina sedang berbenah untuk menerima minyak dari negara asing. Negera yang disebut itu adalah...

Hujan Lebat Mengintai Jateng

NEWSREAL.ID, CILACAP- Curah hujan tinggi masih membayangi Jawa Tengah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan sejumlah wilayah di provinsi ini berstatus siaga pada Dasarian...

Menkeu Rotasi 70 Pegawai DJP Pekan Depan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana melakukan rotasi terhadap sekitar 70 pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan pada pekan depan. Langkah ini...

Eks Sekjen Kemnaker Jadi Tersangka, KPK Duga Terima Rp12 Miliar dari Agen TKA

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Heri Sudarmanto menerima uang sedikitnya Rp12 miliar dari para agen tenaga kerja...

Kakorlantas: Angka Kematian Kecelakaan Turun 27 Persen

NEWSREAL.ID, BOGOR- Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebut pelaksanaan Operasi Lilin 2025 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 berjalan...

Mudik Gratis Lebaran 2026, Pemprov Jateng Siapkan Ratusan Armada

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menyiapkan langkah awal penyelenggaraan program mudik dan balik rantau gratis Lebaran 2026. Program tahunan ini kembali digarap serius...

Pusako Unand: Efisiensi Anggaran Tak Boleh Menggerus Demokrasi

NEWSREAL.ID, PADANG- Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat, menegaskan bahwa efisiensi anggaran dan tingginya biaya politik tidak boleh dijadikan alasan...

Kemdiktisaintek-Singapura Pererat Kerja Sama Kampus dan Riset

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat kolaborasi strategis di bidang pendidikan tinggi dan riset bersama Pemerintah Singapura. Penguatan kerja sama ini...

DPR Sahkan 10 Nama Hakim Agung dan Hakim Adhoc HAM

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi mengesahkan sepuluh nama calon Hakim Agung dan Hakim Adhoc Hak Asasi Manusia (HAM) yang lolos uji kelayakan...

Warga Karanganyar Gunung Didorong Terapkan Pilah Sampah Rumah Tangga

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2018), jumlah penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 284,8 juta jiwa pada 2025, dengan proyeksi produksi sampah nasional sebesar 71,1...

Leave a comment