SUKOHARJO,newsreal.id – Penggrebekan yang dilakukan Polres Sukoharjo melalui Sat Reskrim untuk menyelamatkan 53 anjing yang akan dijadikan santapan manusia masih jadi pembicaraan publik.
Apresiasi didapat Polres Sukoharjo tak hanya dari komunitas penyayang hewan tingkat nasional saja, tapi juga datang dari internasional hingga diberitakan media asing, diantaranya dailymail.co.uk.
Dalam video berdurasi 03.50 detik yang beredar pada, Minggu 19 Desember 2021, Lola Webber, salah satu pendiri, dan direktur Change For Animals Foundation (CFAF) mengaku berada ditempat kejadian saat penggrebekan.
Saat penggrebekan, pada 24 November 2021 lalu, ia di Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng) bersama anggota Dog Meat Free Indonesia (DMFI) ikut langsung dalam penyelamatan puluhan ekor anjing itu.
Perempuan asal Inggris yang kini menetap di Bali ini mengungkapkan, saat itu jantungnya berdebar kencang ketika mendekati truk yang mengangkut anjing -anjing tersebut.
“Karena saya bisa mendengar rengekan anjing yang menyedihkan dan kemudian melihat mereka semua diikat dalam karung, moncong mereka ditutup dengan tali,” kata perempuan penerima penghargaan Animal Rescue of The World Awards 2017 ini.
Anjing-anjing itu sangat trauma dan ketakutan. Banyak dari mereka masih mengenakan kerah (kalung tanda anjing peliharaan), dan tidak diragukan lagi berada bermil-mil jauhnya dari rumah, kemungkinan besar mereka dicuri/ diambil dari jalanan.
“Mereka mengalami perjalanan yang paling mengerikan, ditempatkan di belakang truk untuk dibawa ke rumah jagal yang menjijikkan dan kotor, di mana mereka akan dipukuli di kepala dan digorok lehernya,” sebutnya.
Lola berujar, memikirkan ketakutan yang harus dialami anjing -anjing itu benar-benar menghancurkan. Beruntung, ia tiba di tempat jagal anjing tepat pada waktunya karena pembunuhan biasanya terjadi pada dini hari.
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak berwenang yang telah mengambil tindakan. Bagi kami yang telah lama berkampanye untuk mengakhiri perdagangan kejam ini, merupakan kebanggan yang sangat besar dapat menyelamatkan hewan-hewan ini,” ucapnya.
Menurutnya, ini adalah penggerebekan perdagangan daging anjing dengan skala besar kedua oleh polisi di Indonesia. Hal ini sejalan dengan harapan para juru kampanye DMFI.
Penyelamatan 53 ekor anjing tersebut dinilai sebagai titik balik dalam kampanye mereka, ketika melihat perdagangan brutal dan berbahaya yang dilarang secara nasional di Indonesia.
Meski pemerintah pusat berjanji menindak perdagangan daging anjing, namun pemerintah daerah yang selama ini berinisiatif melindungi masyarakat dari perdagangan daging anjing, dinilai masih terisolir.
Kabupaten dan kota seperti Karanganyar, Salatiga dan Sukoharjo telah mengeluarkan larangan eksplisit di wilayah hukum mereka, dan DMFI berharap adanya penangkapan lain hingga proses hukum kepada pelaku pedagang anjing.
Diketahui, selain di Sukoharjo, sebelumnya seorang pedagang anjing ditangkap Polres Kulon Progo, DIY dan telah dijatuhi hukuman 10 bulan penjara serta denda sekira Rp 150 juta. Pelaku ditangkap setelah Polisi mencegat truk yang mengangkut 78 anjing secara ilegal dari Jawa Barat (Jabar) untuk dibunuh dan dikonsumsi sebagai menu makan manusia.(Red)
Kisah Anjing Setia China, Rela Antar Majikan PP ke Sekolah
CHINA, newsreal.id – Kisah tentang kesetiaan hewan piaraan khususnya anjing jumlah bejibun. Di antara kisah yang melegenda yakni anjing bernama Huachito dari Bolivia. Anjing ini...
Kasus Penganiayaan Mahasiswa UNS, Gibran Minta Warganet Turut Mengawal
*Gibran Pastikan Tak Intervensi SOLO,newsreal.id – Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka turut menyoroti kasus pemukulan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Bahkan, orang nomor...
Korupsi UNS Viral, Akun Tiktok Forum Peduli UNS Ditonton Setengah Juta Orang
SOLO,newsreal.id – Akun TikTok – Forum Peduli UNS yang baru diluncur beberapa hari ini sudah ramai dikunjungi netizen. Hingga, Kamis (3/8/2023) siang, tercatat 35.800 orang...
Disinggung Bambang Tri Mulyono Lewat Video, OSO : Tidak benar, Hoax dan Berita Sampah
JAKARTA,newsreal.id – Figur Oesman Sapta Odang (OSO) mencuat di dunia maya. Nama Wakil Ketua MPR RI periode 1999-2004 ini dikait-kaitkan lewat video pendek berdurasi 2.54...
Ketua MK Anwar Usman Resmi Nikahi Adik Jokowi
SOLO,newsreal.id – Sah, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman, dan adik Presiden Joko Widodo (Jokowi), Idayati, resmi menikah pada Kamis (26/5/2022). Akad nikah Anwar Usman...
Viral Anggota Serbu Masjid, Kapolda Menduga Ada Upaya Memojokan Aparat
*Sengketa Lahan Tambang Batu Andesit Proyek Bendungan Bener SEMARANG,newsreal.id – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs Ahmad Luthfi, dalam siaran pers yang diliris dari akun...
Tempuh Perjalanan 3,5 Jam, Paguyuban Warga ini Kirim Bantuan Rumput Segar Khusus ke Pengungsi APG Semeru
LUMAJANG,newsreal.id – Bencana alam selalu meninggalkan kisah yang mengharu biru dan menggetarkan kalbu. Seperti peristiwa meletusnya Gunung Semeru di Lumajang beberapa waktu lalu. Akibat bencana...
Agar Bisa Suap Tuhan, Koruptor Dikubur Bersama Gepokan Uang Dolar
UGANDA,newsreal.id – Seorang pria di Uganda meninggalkan wasiat aneh pada istrinya agar ia dikubur dengan gepokan uang USD 55 ribu untuk menyuap Tuhan. Menyadur Cord Magazine, nominal...
Adu Jotos Oknum TNI – Polantas, Kombes Roem: Tidak Ada yang Luka
AMBON,newsreal.id – Kabid Humas Polda Maluku Kombes Muh Roem Ohoirat memastikan kasus perkelahian antara dua polantas dan satu anggota TNI di Ambon sudah berakhir damai....
Video Viral TNI Vs Polantas Baku Hantam di Ambon, Penyebabnya Karena Tilang
AMBON,newsreal.id – Oknum TNI dengan 2 polisi lalu lintas (Polantas) terlibat baku hantam di Kota Ambon, Maluku, yang diduga karena warga sipil dari saudara anggota TNI kena...


