Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Perguruan Tinggi

Gandeng 30 Mitra Tiongkok, Kemdiktisaintek Gaspol Hilirisasi Riset ke Industri

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 15 Oktober 2025 14:54 WIB
Gandeng 30 Mitra Tiongkok, Kemdiktisaintek Gaspol Hilirisasi Riset ke Industri
NEWSREAL.ID - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie. (Foto: Kemdiktisaintek)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah terus mengebut upaya hilirisasi dan industrialisasi nasional. Salah satu langkah strategis ditempuh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dengan menggandeng 30 kampus dan industri asal China guna mempercepat terwujudnya kolaborasi riset dan penerapan teknologi di sektor industri Indonesia.

Baca : Kemdiktisaintek-Aminef Kolaborasi Perluas Beasiswa ke Amerika

Kerja sama tersebut diumumkan dalam ajang “2025 China Indonesia Education Industry Collaboration Summit” di Jakarta, Rabu (15/10).

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menegaskan, percepatan hilirisasi membutuhkan tenaga ahli dalam jumlah besar di berbagai bidang, yang hingga kini masih terbatas di Indonesia.

“Kita harus mulai menyiapkan tenaga ahli dari sekarang, dari universitas dan politeknik. Idealnya, perusahaan besar asing seperti dari Tiongkok pun nantinya diisi oleh lulusan kita sendiri,” ujar Stella.

Kunci Keberhasilan

Selain sumber daya manusia, kata Stella, aspek inovasi menjadi kunci dalam keberhasilan sebuah industri. Ia menilai, industri yang tidak mengikuti perkembangan inovasi akan tertinggal secara ekonomi dan bisnis.

Baca : Mendiktisaintek Dorong Pomnas XIX 2025 Jadi Ajang Kompetisi Sehat Mahasiswa

“Di negara maju, sebagian besar inovasi justru datang dari kampus, bukan dari korporasi besar. Karena itu, kami mendorong agar hasil riset dari universitas dapat dihilirisasi dan dikembangkan lewat kemitraan dengan industri,” ujarnya.

Stella menjelaskan, kolaborasi dengan mitra Tiongkok dipilih karena hubungan pendidikan kedua negara sudah terjalin erat. Banyak mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Negeri Tirai Bambu berkat mutu pendidikan yang baik, biaya kuliah yang lebih terjangkau, serta peluang kerja yang luas.

“Menariknya, kesempatan berkarier setelah studi bukan hanya di Tiongkok, tetapi juga di Indonesia, karena semakin banyak perusahaan asal Tiongkok yang berinvestasi di sini,” katanya.

Melalui kemitraan ini, Kemdiktisaintek berharap universitas di Indonesia dapat memperkuat fungsi riset sekaligus mempercepat lahirnya inovasi yang siap masuk ke pasar.

Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya transformasi ekonomi berbasis pengetahuan dan teknologi di Tanah Air. (tb)

Baca : Pemerintah Gaspol Danai Riset Prioritas Nasional, Dana Rp1,8 Triliun Disiapkan

Berita Terbaru

Kemdiktisaintek Genjot Hilirisasi Sepanjang 2025

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah terus mendorong agar hasil riset tidak berhenti di laporan atau jurnal. Sepanjang tahun anggaran 2025, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek)...

Mutu Riset Jadi Kunci Kampus Indonesia Tembus Peringkat Dunia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa kualitas serta dampak penelitian perguruan tinggi di Indonesia menjadi faktor kunci dalam...

Undip Gandeng King’s College London dan Puskesmas Rowosari Kuatkan Psikoedukasi Pasien Diabetes

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pendekatan pengelolaan diabetes kini tak lagi hanya berfokus pada aspek medis semata. Dukungan psikologis dan kemampuan merawat diri menjadi kunci penting dalam meningkatkan...

Kemenag Buka Beasiswa S2 Gelar Ganda Indonesia-Australia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesempatan studi lanjut ke luar negeri kembali dibuka bagi insan pendidikan keagamaan. Kementerian Agama resmi meluncurkan pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree yang menggabungkan...

Gandeng Kampus Top Inggris, RI Siap Bangun Universitas STEM dan Kedokteran

NEWSREAL.ID, LONDON- Presiden RI Prabowo Subianto menjajaki penguatan kerja sama pendidikan dengan universitas-universitas terkemuka di Inggris Raya. Salah satu rencana besarnya adalah pembangunan kampus kedokteran...

Istana Ungkap Isi Diskusi Prabowo dengan 1.200 Akademisi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Istana Kepresidenan mengungkap sejumlah topik strategis yang dibahas Presiden Prabowo Subianto bersama sekitar 1.200 akademisi dalam forum diskusi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis...

Undip Lepas 2.102 Mahasiswa KKN

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Universitas Diponegoro (Undip)kembali mengirim ribuan mahasiswanya ke tengah masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Program pengabdian ini menjadi wadah aktualisasi ilmu sekaligus...

Ratusan Rektor Teken Kontrak Kinerja, Dorong Kampus Lebih Berdampak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ratusan pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menandatangani Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak 2026, sebagai upaya menyelaraskan pengelolaan kampus...

Kemendikti Terbitkan Permen Baru soal Dosen, Status Tetap dan Tidak Tetap Diperjelas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 52 Tahun 2025 yang mengatur ketentuan baru terkait dosen di perguruan...

FK Unnes Gelar Layanan Kesehatan Gratis Warga Bener Meriah

NEWSREAL.ID, BENER MERIAH– Tim medis Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK Unnes) bekerja sama dengan Puskesmas Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, menggelar...

Riset Ekspedisi Patriot Jadi Rujukan Kebijakan Kementerian Transmigrasi

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmennya menjadikan hasil riset Tim Ekspedisi Patriot (TEP) sebagai rekomendasi utama dalam penyusunan kebijakan dan program transmigrasi ke depan, khususnya...

FK Unnes Kirim Bantuan Logistik dan Tim Medis ke Lokasi Terparah Banjir Aceh

NEWSREAL.ID, BENER MERIAH- Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK Unnes) menurunkan tim medis dan menyalurkan bantuan logistik ke wilayah paling terdampak banjir dan longsor di...

Leave a comment