Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Teknologi Aplikasi

Stafsus Menag Gugun Gumilar Jadi Dewan Penasehat Muslim Calendar App

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 7 November 2025 15:57 WIB
Stafsus Menag Gugun Gumilar Jadi Dewan Penasehat Muslim Calendar App
NEWSREAL.ID - TEKEN KERJA SAMA: Stafsus Menag, Gugun Gumilar dan Abid Rashid Lone, Founder & CEO Muslim Calendar App usai penandatanganan kerja sama di Voice of Istiqlal, Masjid Istiqlal, Jakarta, kemarin. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kolaborasi antara teknologi dan spiritualitas kian nyata. Aplikasi Muslim Calendar, platform digital karya anak bangsa, kini menggandeng Staf Khusus Menteri Agama (Menag) RI, Gugun Gumilar, sebagai anggota Dewan Penasehat (Board of Advisor) untuk memperkuat arah strategis pengembangan aplikasi ini.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Muslim Calendar dalam mengembangkan integrasi antara Islam dan teknologi digital yang inklusif dan bermanfaat. Penandatanganan kerja sama dilaksanakan di Voice of Istiqlal, Masjid Istiqlal, Jakarta, bersama tim inti Muslim Calendar yang diwakili oleh Abid Rashid Lone (Founder & CEO), Zayn Ali (Director of Development and Growth), Shafaat Naqshbandi (President Director in Indonesia), serta Sopian Lubis (Manager of Operations).

Strategi Pengembangan

Dengan bergabungnya Gugun Gumilar, Muslim Calendar berharap dapat memperkuat jejaring kemanfaatan, memperkaya nilai-nilai keislaman, serta menghadirkan strategi pengembangan yang lebih relevan dengan kebutuhan umat Muslim, baik di Indonesia maupun dunia.

Aplikasi Muslim Calendar sendiri dikenal sebagai all-in-one Islamic planner yang membantu pengguna menjalani ibadah harian dengan lebih tertib. Fiturnya meliputi kalender Hijriah yang akurat, waktu salat sesuai lokasi, arah kiblat, pengingat ibadah, hingga penjadwalan kegiatan penting dalam bulan-bulan Islam.

“Saya melihat Muslim Calendar App bukan hanya sebagai aplikasi, tetapi sebagai ekosistem digital yang memperkuat kesadaran spiritual umat Muslim,” ujar Gugun Gumilar seusai penandatanganan kerja sama. Ia menambahkan, “Saya ingin terlibat langsung agar aplikasi ini dapat menjadi jembatan antara teknologi, keilmuan, dan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” imbuhnya.

Sementara itu, Abid Rashid Lone, Founder & CEO Muslim Calendar App, menyambut hangat kehadiran Gugun Gumilar di jajaran penasihat.

“Kami merasa terhormat atas bergabungnya Dr Gugun Gumilar. Beliau memiliki wawasan luas di bidang akademik dan sosial-keagamaan yang akan membawa perspektif baru bagi pengembangan Muslim Calendar App, baik di Indonesia maupun secara global,” ujarnya.

Dengan bergabungnya Gugun Gumilar, Muslim Calendar App semakin memperkuat posisinya sebagai aplikasi kalender Muslim inovatif yang tidak hanya fungsional, tetapi juga sarat nilai dan visi spiritual. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bagaimana teknologi dapat tumbuh sejalan dengan misi Islam yang menebarkan kemanfaatan bagi seluruh umat. (tebe)

Berita Terbaru

Mulai September, Sekolah di Polandia Larang Siswa Bawa Ponsel

NEWSREAL.ID, WARSAWA- Pemerintah Polandia bakal memberlakukan larangan penggunaan ponsel di sekolah mulai 1 September 2026. Aturan ini khususnya menyasar sekolah dasar sebagai bagian dari perubahan...

Sidak ke Kantor Meta, Pakar Nilai Pemerintah Sedang Tegaskan Kedaulatan Digital Indonesia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Digital ke kantor Meta Platforms dinilai sebagai langkah tegas pemerintah dalam menegakkan kedaulatan digital Indonesia...

Kemkomdigi Luncurkan DARA, Layanan Konsultasi untuk Atasi Kecanduan Gim Anak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi meluncurkan Digital Addiction Response Assistance (DARA), platform layanan bimbingan dan konsultasi untuk pencegahan serta penanganan kecanduan gim...

RI Targetkan 15 Ribu Insinyur Kuasai Teknologi Semikonduktor

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menargetkan 15 ribu insinyur nasional menguasai teknologi desain chip lewat kerja sama antara Danantara dan Arm Limited yang diteken di London,...

Mudik 2026, Kemkomdigi Siapkan 386 Posko Jaga Sinyal hingga Cegah Penipuan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Arus mudik Lebaran 2026 tak hanya soal jalan dan transportasi, tapi juga soal sinyal. Untuk memastikan komunikasi tetap lancar, Kementerian Komunikasi dan Digital...

RI Ketatkan Akses Medsos untuk Anak, Platform Wajib Perkuat Perlindungan Digital

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia resmi memperketat akses media sosial bagi anak dan remaja melalui regulasi baru yang menekankan peran aktif platform digital dan pengawasan orang...

Menkomdigi: Masa Depan Digital Indonesia Butuh Lebih Banyak Perempuan di Teknologi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesenjangan partisipasi perempuan di bidang teknologi masih menjadi tantangan serius di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital nasional. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya...

Wamenkomdigi: Platform Digital Wajib Verifikasi Usia Pengguna

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan, ahwa platform digital memiliki tanggung jawab untuk menerapkan sistem verifikasi usia pengguna guna melindungi...

Kartu SIM Tak Bisa Lagi Sembarangan: Menkomdigi Bidik Penipuan Digital

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah mulai mengencangkan sabuk keamanan ruang digital. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan aturan baru registrasi kartu seluler dirancang untuk menutup...

Pemulihan BTS di Aceh Tembus 80 Persen, Pemerintah Fokus Wilayah Terisolasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melaporkan pemulihan infrastruktur telekomunikasi di Provinsi Aceh terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga Jumat (19/12), sebanyak 80,63 persen menara...

2026, Pemerintah Targetkan 2.500 Desa Terkoneksi Internet

NEWSREAL,ID, JAKARTA- Pemerintah menargetkan 2.500 desa yang masih blank spot bisa menikmati akses internet pada 2026. Langkah ini jadi fokus baru Kementerian Komunikasi dan Digital...

Kemkomdigi Temukan 1.890 Hoaks Setahun Terakhir, 3,3 Juta Konten Negatif Ditindak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengungkapkan telah mengidentifikasi 1.890 konten hoaks di ruang digital sepanjang setahun terakhir, terhitung sejak 20 Oktober 2024 hingga...

Leave a comment