Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Korban Tewas di Gaza Tembus 60.000 Jiwa

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 30 Juli 2025 01:15 WIB
Korban Tewas di Gaza Tembus 60.000 Jiwa
NEWSREAL.ID - KORBAN TEWAS: Para pelayat berdiri di samping jenazah warga Palestina yang tewas akibat tembakan Israel saat mencoba menerima bantuan di Kota Gaza, (29/7). (Foto: Reuters)

NEWSREAL.ID, KAIRO- Derita di Jalur Gaza terus memburuk. Sejak serangan balasan Israel pada 7 Oktober 2023, jumlah korban jiwa telah melampaui 60.000 orang, menjadikannya salah satu krisis kemanusiaan paling mematikan dalam sejarah modern kawasan tersebut.

Dalam pernyataan resmi, Selasa (29/7), Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa 60.034 orang tewas dan 145.870 lainnya luka-luka akibat serangan militer Israel. Hanya dalam 24 jam terakhir, tercatat 113 korban tewas dan 637 luka-luka telah dilarikan ke rumah sakit.

Sejak serangan kembali digencarkan pada 18 Maret 2025, lebih dari 8.800 orang terbunuh dan 33.800 terluka, menunjukkan bahwa kekerasan belum menunjukkan tanda-tanda mereda meski berbagai upaya diplomasi telah dilakukan.

Upaya internasional untuk menghentikan konflik kembali menghadapi jalan buntu. Negosiasi tidak langsung antara Israel dan Hamas yang dimulai di Doha, Qatar sejak 6 Juli lalu belum membuahkan hasil signifikan.

Tarik Delegasi

Amerika Serikat dan Israel bahkan menarik delegasinya dari perundingan pada 24 Juli, dengan alasan kurangnya itikad baik dari pihak Hamas untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata.

Namun, Hamas membantah tudingan itu dan menyatakan komitmennya untuk terus mendorong proses perdamaian demi mengakhiri penderitaan warga Gaza.

Mesir dan Qatar, sebagai mediator utama, pada 25 Juli mengeluarkan pernyataan bersama yang menyebut ada “kemajuan” dalam putaran terbaru negosiasi. Laporan dari Al Qahera News menyebutkan bahwa pembicaraan kemungkinan besar akan dilanjutkan dalam pekan ini.

Sementara itu, krisis tidak hanya berpusat di Gaza. Konflik telah meluas ke wilayah lain seperti Lebanon, Yaman, dan memicu ketegangan langsung antara Israel dan Iran, menambah kompleksitas geopolitik kawasan.

Konflik meledak pada 7 Oktober 2023 ketika Hamas meluncurkan serangan roket skala besar dan menyusup ke wilayah Israel, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera puluhan lainnya.

Sebagai balasan, Israel meluncurkan operasi militer besar-besaran bertajuk Operation Iron Swords dan memberlakukan blokade total terhadap Jalur Gaza yang hingga kini masih berlangsung.

Krisis yang terus memanas ini menunjukkan bahwa tanpa langkah nyata dan kompromi dari kedua pihak, jutaan warga sipil di Gaza akan terus menjadi korban dari konflik politik yang belum menemukan ujung damainya. (tb)

Berita Terbaru

AS Matangkan Opsi Serangan ke Iran, Pentagon-Gedung Putih Susun “Rencana Besar”

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Pentagon bersama Gedung Putih dilaporkan telah menyiapkan sejumlah skenario, termasuk opsi serangan militer skala besar, jika...

Tiongkok Santai Tanggapi Trump soal Kedekatan Inggris-Beijing

NEWSREAL.ID, BEIJING– Pemerintah Tiongkok menanggapi dingin kritik Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap hubungan Beijing dan London. Alih-alih terpancing, Tiongkok menegaskan tetap membuka pintu kerja...

Trump Buka Peluang Dialog dengan Iran, Opsi Militer Tetap Disiapkan

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan berencana melanjutkan pembicaraan dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan Trump...

Timur Tengah Memanas, Milisi Irak, Yaman, dan Lebanon Siap Bantu Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat menyusul kehadiran armada perang Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut. Sejumlah kelompok milisi sekutu Iran di Irak,...

MbS Tegaskan Wilayah Udara Arab Saudi Tak Boleh Digunakan untuk Serangan ke Iran

NEWSREAL.ID, RIYADH- Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS) menegaskan negaranya tidak akan mengizinkan wilayah udara maupun teritorial Arab Saudi digunakan...

Parlemen Eropa Tahan Laju Kesepakatan Dagang UE-AS

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Hubungan dagang lintas Atlantik kembali diuji. Di tengah dinamika politik dan ketegangan diplomatik, Parlemen Eropa memilih bersikap hati-hati dengan menahan sementara langkah lanjutan...

Seskab Ungkap Pembicaraan Prabowo-Macron

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian lawatan diplomatiknya ke Eropa. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara...

Militer Iran Tegaskan Soliditas Hadapi Ancaman AS

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah, jajaran militer Iran menyuarakan sikap tegas. Para komandan senior menekankan pentingnya persatuan angkatan bersenjata sebagai benteng...

Jejak Intelektual Indonesia Menggema di Pameran Buku Kairo

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia kembali menancapkan pengaruhnya dalam peta pemikiran Islam dunia. Setelah puluhan tahun absen, kehadiran Indonesia di panggung literasi internasional Cairo International Book Fair...

Iran Buka Suara soal Indonesia Gabung Board of Peace Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Iran merespons langkah Indonesia yang resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace), forum internasional gagasan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Teheran...

Trump Sindir Eropa di Davos: Tanpa AS, Kalian Sudah Bicara Bahasa Jerman

NEWSREAL.ID, DAVOS- Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial. Kali ini, Eropa jadi sasaran sindirannya setelah sejumlah negara menentang ambisinya untuk menguasai Greenland....

3.117 Orang Tewas dalam Demo Berdarah di Iran

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Setelah lama sunyi dan penuh spekulasi, Iran akhirnya buka suara. Data resmi korban tewas demo berdarah yang mengguncang negeri itu dirilis dan angkanya...

Leave a comment