Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Kemendikdasmen: Revitalisasi Sekolah Harus Transparan, Tak Ada Toleransi untuk Pungli

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 18 Agustus 2025 15:51 WIB
Kemendikdasmen: Revitalisasi Sekolah Harus Transparan, Tak Ada Toleransi untuk Pungli
NEWSREAL.ID - REVITALISASI SEKOLAH: Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus melakukan program revitalisasi sekolah di berbagai daerah salah satunya di Kabupaten Bogor tepatnya di Sekolah SMP Ibnu Syina Cileungsi Kabupaten Bogor, Kamis (14/8). (Foto: Kemendikdasmen)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan tidak akan mentolerir praktik pungutan liar (pungli) maupun penyelewengan dana dalam program revitalisasi sekolah.

Program ini disebut bukan proyek biasa, melainkan komitmen negara untuk menghadirkan pendidikan yang aman, layak, dan berkualitas bagi seluruh siswa.

“Jika ada oknum yang terbukti mengambil keuntungan pribadi, akan kami tindak tegas. Revitalisasi sekolah harus dijalankan dengan transparan dan akuntabel,” ujar Direktur Jenderal PAUD, Dikdasmen, Gogot Suharwoto, dalam keterangannya, Sabtu (16/8).

Gogot menjelaskan, sekolah diberikan kewenangan penuh untuk merancang, membelanjakan, dan mempertanggungjawabkan anggaran dengan dukungan masyarakat serta tenaga profesional. Pola swakelola ini, kata dia, sudah lama diterapkan melalui manajemen berbasis sekolah (MBS).

Menanggapi isu dugaan pungli atas dana revitalisasi sekolah di sejumlah TK di Jawa Barat, Gogot menegaskan hasil klarifikasi menunjukkan tidak ada permintaan pungli dari pihak manapun. Dinas pendidikan setempat juga sudah melakukan penelusuran dan memastikan informasi tersebut tidak benar.

Lebih lanjut, Kemendikdasmen mengapresiasi partisipasi masyarakat, pemerintah daerah, hingga tenaga pendidik yang ikut mengawal jalannya program revitalisasi. Pemerintah pusat, kata Gogot, telah menyiapkan mekanisme mitigasi untuk mengatasi hambatan di lapangan, termasuk potensi gangguan dari pihak eksternal.

“Jika ada kendala, pemerintah daerah harus segera melapor agar penanganan bisa dilakukan cepat dan terkoordinasi, bahkan lewat jalur pengamanan bila diperlukan,” ujarnya.

Kemendikdasmen juga membuka kanal pengaduan bagi masyarakat yang menemukan indikasi kecurangan atau pungutan liar. Laporan bisa disampaikan melalui Posko Pengaduan Itjen Kemendikdasmen, Unit Layanan Terpadu, WhatsApp (+62 812-1804-0427), call center 177, maupun email pengaduan@kemendikdasmen.go.id.

“Revitalisasi sekolah berbasis swakelola ini melibatkan masyarakat secara gotong royong. Harapannya, bukan hanya memperbaiki kualitas pendidikan, tapi juga menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat rasa kepemilikan masyarakat terhadap sekolah,” pungkas Gogot. (ct)

Berita Terbaru

Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026

NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa

NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Leave a comment