Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Perguruan Tinggi

Tim KKN-Tematik Undip Edukasi Kandungan Susu di Desa Gedong

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 2 Agustus 2025 15:17 WIB
Tim KKN-Tematik Undip Edukasi Kandungan Susu di Desa Gedong
NEWSREAL.ID - SOSIALISASI GIZI: Foto bersama mahasiswa KKN-T Undip 21 didampingi dosen pembimbing lapangan dengan warga Desa Gedong, Patean, Kendal, seusai pelaksanaan sosialisasi edukasi literasi gizi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilih produk susu yang tepat untuk anak-anak. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, KENDAL- Upaya peningkatan literasi gizi berbasis komunitas coba diwujudkan oleh mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) melalui kegiatan edukasi kandungan susu bertajuk “Anak Cerdas, Pilihan Susunya Juga Harus Cerdas”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Iptek bagi Desa Binaan (KKN-T IDBU) Tim 21 di Posyandu Dusun Kalipuru, Desa Gedong, Patean, Kendal, pada Sabtu, (26/7).

Kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi nyata mahasiswa dalam mendorong budaya literasi pangan masyarakat, khususnya dalam konteks pemahaman terhadap komposisi susu kemasan yang beredar di pasaran.

Adapun target utama dari sosialisasi ini adalah para ibu yang sedang menjalani layanan rutin posyandu bersama anak-anak mereka, terutama yang memiliki anak usia di atas dua tahun dan telah mengonsumsi susu non-ASI.

Kepada para peserta sosialisasi, Tim KKN-T 21 yang berasal dari lintas program studi tersebut menyampaikan materi mengenai pentingnya memahami kandungan gizi dalam produk susu, dengan penekanan pada kadar susu murni sebagai indikator kualitas.

Materi yang disampaikan diperkuat melalui media leaflet berjudul “Anak Cerdas, Pilihan Susunya Juga Harus Cerdas”, yang berisi informasi kritis mengenai kandungan umum pada susu kemasan.

Leaflet tersebut menyoroti fakta bahwa banyak produk bertuliskan “susu” sebenarnya memiliki kadar susu murni yang rendah, dan justru didominasi oleh bahan tambahan seperti gula, krimer nabati, dan perisa buatan, yang berpotensi berdampak negatif jika dikonsumsi rutin oleh anak-anak.

Selain itu, dijelaskan pula manfaat susu murni bagi kesehatan anak, antara lain dalam mendukung pertumbuhan otot dan tulang, meningkatkan fungsi kognitif, serta memperkuat sistem imun. Pemahaman ini penting agar para ibu dapat memilih produk yang benar-benar bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.

Dalam sesi diskusi, mahasiswa memberikan simulasi langsung mengenai cara membaca label komposisi pada kemasan susu. Peserta diberikan contoh dua jenis produk: satu dengan kandungan susu murni tinggi dan satu lagi dengan banyak tambahan non-susu. Interaksi yang tercipta antara mahasiswa dan peserta posyandu mendorong diskusi kritis mengenai praktik konsumsi susu sehari-hari di rumah tangga.

Gizi Rumah Tangga

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr Sari Listyorini, SSos, M.AB menekankan pentingnya edukasi semacam ini sebagai bagian dari penguatan kapasitas ibu rumah tangga dalam pengambilan keputusan pangan keluarga.

“Label pangan bukan sekadar informasi teknis. Di balik tulisan kecil pada kemasan itu ada informasi yang sangat menentukan kesehatan keluarga. Karena itu, ibu-ibu harus didorong untuk berani membaca, memahami, lalu memilih,” ungkap Sari.

Hal senada disampaikan oleh Inung selaku bidan desa. Ia mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi karena membantu ibu-ibu memahami bahwa tidak semua produk susu di pasaran layak dikonsumsi secara rutin.

Menurutnya, beberapa permasalahan gizi seperti anak sulit makan atau berat badan stagnan dapat berkaitan erat dengan konsumsi susu atau makanan olahan yang tidak berkualitas.

Kegiatan edukasi ini tidak hanya memperluas wawasan masyarakat desa, tetapi juga memperkuat peran mahasiswa sebagai agen transformasi sosial. Mahasiswa menjadi penghubung antara pengetahuan ilmiah dan praktik kehidupan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan juga di posyandu-posyandu lain, tidak hanya di Kendal, tapi juga di berbagai wilayah. Harapannya, ini bisa menjadi awal dari gerakan literasi pangan desa yang lebih luas,” ujar Tita Alfaricha, S.AB, MAB, dosen pembimbing lapangan lainnya.

Melalui pendekatan yang komunikatif dan berbasis bukti ilmiah, kegiatan ini menjadi contoh implementasi pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat akar rumput. Transformasi perilaku konsumsi, terutama dalam memilih produk pangan, dimulai dari edukasi yang sederhana namun berdampak besar. (tb)

Berita Terbaru

Kemdiktisaintek Genjot Hilirisasi Sepanjang 2025

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah terus mendorong agar hasil riset tidak berhenti di laporan atau jurnal. Sepanjang tahun anggaran 2025, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek)...

Mutu Riset Jadi Kunci Kampus Indonesia Tembus Peringkat Dunia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa kualitas serta dampak penelitian perguruan tinggi di Indonesia menjadi faktor kunci dalam...

Undip Gandeng King’s College London dan Puskesmas Rowosari Kuatkan Psikoedukasi Pasien Diabetes

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pendekatan pengelolaan diabetes kini tak lagi hanya berfokus pada aspek medis semata. Dukungan psikologis dan kemampuan merawat diri menjadi kunci penting dalam meningkatkan...

Kemenag Buka Beasiswa S2 Gelar Ganda Indonesia-Australia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesempatan studi lanjut ke luar negeri kembali dibuka bagi insan pendidikan keagamaan. Kementerian Agama resmi meluncurkan pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree yang menggabungkan...

Gandeng Kampus Top Inggris, RI Siap Bangun Universitas STEM dan Kedokteran

NEWSREAL.ID, LONDON- Presiden RI Prabowo Subianto menjajaki penguatan kerja sama pendidikan dengan universitas-universitas terkemuka di Inggris Raya. Salah satu rencana besarnya adalah pembangunan kampus kedokteran...

Istana Ungkap Isi Diskusi Prabowo dengan 1.200 Akademisi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Istana Kepresidenan mengungkap sejumlah topik strategis yang dibahas Presiden Prabowo Subianto bersama sekitar 1.200 akademisi dalam forum diskusi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis...

Undip Lepas 2.102 Mahasiswa KKN

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Universitas Diponegoro (Undip)kembali mengirim ribuan mahasiswanya ke tengah masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Program pengabdian ini menjadi wadah aktualisasi ilmu sekaligus...

Ratusan Rektor Teken Kontrak Kinerja, Dorong Kampus Lebih Berdampak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ratusan pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menandatangani Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak 2026, sebagai upaya menyelaraskan pengelolaan kampus...

Kemendikti Terbitkan Permen Baru soal Dosen, Status Tetap dan Tidak Tetap Diperjelas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 52 Tahun 2025 yang mengatur ketentuan baru terkait dosen di perguruan...

FK Unnes Gelar Layanan Kesehatan Gratis Warga Bener Meriah

NEWSREAL.ID, BENER MERIAH– Tim medis Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK Unnes) bekerja sama dengan Puskesmas Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, menggelar...

Riset Ekspedisi Patriot Jadi Rujukan Kebijakan Kementerian Transmigrasi

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmennya menjadikan hasil riset Tim Ekspedisi Patriot (TEP) sebagai rekomendasi utama dalam penyusunan kebijakan dan program transmigrasi ke depan, khususnya...

FK Unnes Kirim Bantuan Logistik dan Tim Medis ke Lokasi Terparah Banjir Aceh

NEWSREAL.ID, BENER MERIAH- Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK Unnes) menurunkan tim medis dan menyalurkan bantuan logistik ke wilayah paling terdampak banjir dan longsor di...

Leave a comment