Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Kemkomdigi: SDM Unggul Tak Cukup Pintar, Harus Berkarakter dan Melek Teknologi

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 7 November 2025 17:38 WIB
Kemkomdigi: SDM Unggul Tak Cukup Pintar, Harus Berkarakter dan Melek Teknologi
NEWSREAL.ID - SEKOLAH RAKYAT: Suasana pembelajaran di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 19 Bantul, Yogyakarta, Kamis (6/11). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di era digital tak bisa hanya bertumpu pada kecerdasan akademik. Pemanfaatan teknologi informasi dan penguatan karakter menjadi dua kunci utama dalam membentuk generasi unggul yang adaptif dan berdaya saing global.

Pelaksana Tugas Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Farida Dewi Maharani menegaskan pentingnya keseimbangan antara kemampuan teknologi dan pembentukan karakter dalam pendidikan.

Hal itu ia sampaikan saat mendampingi kunjungan sejumlah media nasional dan lokal ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 20 Sleman, Yogyakarta, Jumat (7/11). “Sekolah Rakyat bukan sekadar memberi pendidikan gratis, tapi juga membuka akses anak-anak untuk belajar dengan pendekatan digital, membangun karakter, dan memperkuat soft skill mereka,” ujar Farida.

Integrasi Teknologi

Menurutnya, integrasi teknologi dalam pembelajaran menjadi bentuk nyata pemerataan akses pendidikan di era digital. Dengan sistem belajar berbasis digital, siswa dapat memperluas wawasan, beradaptasi terhadap perubahan zaman, serta mengasah kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif.

“Teknologi menjadi jembatan bagi anak-anak untuk mengenal dunia lebih luas. Tapi teknologi saja tidak cukup, karakter dan komitmen tetap harus dibangun sejak dini,” tegasnya. Farida menilai konsep Sekolah Rakyat sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mencetak generasi unggul dan berdaya saing global.

Program ini tak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga membina kepribadian, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Ia juga mengapresiasi para pendidik di sekolah rakyat yang berhasil menggabungkan pembelajaran karakter dan teknologi dalam aktivitas sehari-hari.

“Negara maju tidak hanya memiliki warga yang pintar, tetapi juga berkarakter. Di sinilah pentingnya pendidikan berbasis nilai dan pengembangan soft skill,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SRMA 20 Sleman, Reti Sudarsih, menyampaikan bahwa pihaknya kini telah melengkapi setiap ruang kelas dengan smartboard, serta memberikan satu laptop pribadi untuk setiap siswa sebagai bagian dari sistem Learning Management System (LMS).

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal teknologi, tetapi juga belajar menggunakannya secara bijak untuk membangun karakter, bukan sekadar sebagai alat hiburan,” ucapnya. Dengan pendekatan ini, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi contoh model pendidikan yang tidak hanya melahirkan siswa cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara moral dan sosial di tengah derasnya arus digitalisasi. (ct)

Berita Terbaru

Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026

NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa

NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Leave a comment