
NEWSREAL.ID, SLEMAN- Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) Mahfud MD mengungkapkan pihaknya telah mengantongi 30 persoalan dan masukan terkait pembenahan institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Masukan tersebut dihimpun melalui serangkaian dengar pendapat umum (public hearing) dengan berbagai pihak.
Dari puluhan persoalan itu, Mahfud menyebut satu masalah telah disepakati solusinya, yakni terkait sistem rekrutmen anggota Polri. Kesepakatan tersebut menegaskan bahwa proses penerimaan anggota Polri ke depan harus bebas dari praktik titipan.
“Masalah sudah disepakati bahwa rekrutmen polisi ke depan tidak boleh ada titip-titipan. Selama ini ada jatah khusus, DPR nitip, partai politik nitip, menteri nitip, bahkan internal kepolisian juga nitip. Akibatnya, banyak masyarakat tidak mendapat kesempatan,” ujar Mahfud saat ditemui di Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (15/1).
Mahfud menjelaskan, sebagai solusi atas penghapusan jalur titipan, KPRP menyepakati penerapan jalur afirmasi dalam rekrutmen Polri. Jalur ini ditujukan untuk memberi kesempatan bagi kelompok tertentu tanpa merusak prinsip meritokrasi.
Jalur afirmasi tersebut akan mengakomodasi calon anggota Polri dari wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Menurut Mahfud, daerah seperti Papua akan mendapatkan kuota tersendiri dengan standar kelulusan atau passing grade yang disesuaikan.
Jalur Afirmasi
“Itu seperti Papua nanti punya jatah sendiri dengan passing grade yang berbeda,” jelas mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan tersebut.
Selain wilayah 3T, jalur afirmasi juga akan memberikan kuota khusus bagi perempuan serta calon anggota berprestasi, termasuk lulusan SMA yang memiliki prestasi nasional di berbagai bidang. “Perempuan harus dapat jatah tertentu. Kemudian anak-anak berprestasi juga akan diberi ruang. Ini sudah disepakati,” tegas Mahfud.
Ia menambahkan, skema rekrutmen ini akan berlaku untuk seluruh jenjang masuk Polri, mulai dari tamtama, bintara, hingga perwira.
Untuk memastikan penghapusan praktik titipan benar-benar berjalan, Mahfud menyebut aturan tersebut nantinya akan dituangkan dalam Peraturan Kapolri (Perkap) atau bahkan Peraturan Presiden (Perpres) dalam waktu dekat.
“Ke depan tidak boleh lagi ada titipan, karena itu yang merusak meritokrasi,” ujarnya.
Selain isu rekrutmen, Mahfud menyampaikan masih ada sejumlah persoalan lain yang tengah dibahas KPRP, salah satunya terkait rotasi dan mutasi di tubuh Polri. KPRP mendorong agar kebijakan rotasi dan mutasi juga berbasis meritokrasi, bukan kepentingan tertentu.
Seluruh hasil rumusan dan rekomendasi KPRP, lanjut Mahfud, akan disampaikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto sebagai bahan pengambilan kebijakan dalam upaya reformasi institusi kepolisian. (tb)
BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, akan berakhir pada Februari...
Menteri PU Laporkan Serapan Anggaran 2025 Tembus 95 Persen
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan realisasi anggaran Kementerian PU sepanjang tahun 2025 mencapai 95,23 persen atau setara Rp106,78 triliun dari total...
Jelang Lebaran 2026, Mentan Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pasokan pangan...
Ramadan 2026, Baznas Gulirkan 29 Program dari Zakat hingga Layanan Mudik
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan puluhan program unggulan yang dirancang untuk memperluas manfaat zakat,...
Bahas Board of Peace Gaza, Prabowo Panggil Ormas Islam ke Istana
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Isu keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) segera dibawa ke meja diskusi Istana. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu...
Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka? Bertemu di Pilpres 2029
NEWSREAL.ID, BOGOR- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbedaan sikap terhadap kepemimpinannya adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar ketidaksukaan itu tidak disalurkan...
Soal Dewan Perdamaian, MUI Tunggu Penjelasan Langsung Presiden
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum buru-buru menyimpulkan sikap terkait keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Organisasi keagamaan ini...
Istana Luruskan Isu Pertemuan Prabowo: Bukan Oposisi Partai, Tapi Tokoh Masyarakat
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan tokoh-tokoh yang bertemu Presiden Prabowo Subianto di kediaman Kartanegara, Jakarta, Jumat (30/1), bukan berasal dari partai...
Ini Isi Diskusi 5 Jam Prabowo dengan Tokoh Oposisi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh yang selama ini dikenal sebagai pengkritik atau oposisi pemerintah pada Jumat, (30/1/2026). Diskusi yang berlangsung...
Prabowo: Kader Gerindra Melanggar Hukum Tetap Ditindak
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan melindungi siapa pun yang melanggar hukum, termasuk kader Partai Gerindra. Menurutnya, penegakan hukum harus berlaku sama bagi...
Ditekan Mundur dari Board of Peace, Istana Ajak MUI Dialog
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan akan berdialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait permintaan agar Indonesia mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP). Hal tersebut...
Sejumlah Jembatan Pascabanjir di Aceh Rampung Dibangun
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Mobilitas warga di sejumlah wilayah Aceh perlahan kembali normal. Jembatan-jembatan yang sebelumnya rusak dan terputus akibat banjir kini telah rampung dibangun dan mulai...

