Nasional

KPRP Catat 30 Masalah Polri, Rekrutmen Tanpa Titipan Sudah Disepakati

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 16 Januari 2026 12:52 WIB
KPRP Catat 30 Masalah Polri, Rekrutmen Tanpa Titipan Sudah Disepakati
NEWSREAL.ID - Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP), Mahfud MD. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, SLEMAN- Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) Mahfud MD mengungkapkan pihaknya telah mengantongi 30 persoalan dan masukan terkait pembenahan institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Masukan tersebut dihimpun melalui serangkaian dengar pendapat umum (public hearing) dengan berbagai pihak.

Dari puluhan persoalan itu, Mahfud menyebut satu masalah telah disepakati solusinya, yakni terkait sistem rekrutmen anggota Polri. Kesepakatan tersebut menegaskan bahwa proses penerimaan anggota Polri ke depan harus bebas dari praktik titipan.

“Masalah sudah disepakati bahwa rekrutmen polisi ke depan tidak boleh ada titip-titipan. Selama ini ada jatah khusus, DPR nitip, partai politik nitip, menteri nitip, bahkan internal kepolisian juga nitip. Akibatnya, banyak masyarakat tidak mendapat kesempatan,” ujar Mahfud saat ditemui di Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (15/1).

Mahfud menjelaskan, sebagai solusi atas penghapusan jalur titipan, KPRP menyepakati penerapan jalur afirmasi dalam rekrutmen Polri. Jalur ini ditujukan untuk memberi kesempatan bagi kelompok tertentu tanpa merusak prinsip meritokrasi.

Jalur afirmasi tersebut akan mengakomodasi calon anggota Polri dari wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Menurut Mahfud, daerah seperti Papua akan mendapatkan kuota tersendiri dengan standar kelulusan atau passing grade yang disesuaikan.

Jalur Afirmasi

“Itu seperti Papua nanti punya jatah sendiri dengan passing grade yang berbeda,” jelas mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan tersebut.

Selain wilayah 3T, jalur afirmasi juga akan memberikan kuota khusus bagi perempuan serta calon anggota berprestasi, termasuk lulusan SMA yang memiliki prestasi nasional di berbagai bidang. “Perempuan harus dapat jatah tertentu. Kemudian anak-anak berprestasi juga akan diberi ruang. Ini sudah disepakati,” tegas Mahfud.

Ia menambahkan, skema rekrutmen ini akan berlaku untuk seluruh jenjang masuk Polri, mulai dari tamtama, bintara, hingga perwira.

Untuk memastikan penghapusan praktik titipan benar-benar berjalan, Mahfud menyebut aturan tersebut nantinya akan dituangkan dalam Peraturan Kapolri (Perkap) atau bahkan Peraturan Presiden (Perpres) dalam waktu dekat.

“Ke depan tidak boleh lagi ada titipan, karena itu yang merusak meritokrasi,” ujarnya.

Selain isu rekrutmen, Mahfud menyampaikan masih ada sejumlah persoalan lain yang tengah dibahas KPRP, salah satunya terkait rotasi dan mutasi di tubuh Polri. KPRP mendorong agar kebijakan rotasi dan mutasi juga berbasis meritokrasi, bukan kepentingan tertentu.

Seluruh hasil rumusan dan rekomendasi KPRP, lanjut Mahfud, akan disampaikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto sebagai bahan pengambilan kebijakan dalam upaya reformasi institusi kepolisian. (tb)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...