NTT,newsreal.id – Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan.
Kabupaten SBD dikenal sebagai penghasil komoditas kelapa, mete, dan kopi. Bila komoditas ini digenjot produksi dan pemasarannya, maka dipastikan kesejahteraan petani meningkat dan pendapatan asli daerah akan terdongkrak.
Beberapa hal itu menjadi kesimpulan pertemuan antara Diwa Foundation (DiFo) yang diwakili Harry BM (Ketua DiFo) dengan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten SBD Rofinus D Kaleka, Damaris Tanggu (Kabid perkebunan), Marselinus Redalete (Kabid tanaman pangan dan hortikultura), dan Yakoba Lende (Kabid Ketahanan Pangan), pada Selasa (18/10/2020) .
Usai mendengarkan secara panjang lebar penjelasan dari pihak terkait. Harry BM mengajak khususnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk mengadakan program pemberdayaan masyarakat terutama di tingkat petani.
Agar masyarakat mampu meningkatkan kemampuan untuk mengolah hasil panen, sehingga perkonomian di tingkat petani akan meningkat.
” Tujuan dari pertemuan adalah menggali potensi lebih dalam dari Komoditas Pertanian,” ungkap Harry dalam siaran persnya, Jumat (22/10/2021).
Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten SBD , Rofinus D Kaleka, dari sekian banyak hasil bumi, sebagian dijual dalam bentuk material mentah / glondongan.
Kepala Dinas berharap adanya pendampingan pengolahan hasil pasca panen dan pendampingan pemasaran agar hasil bumi yang keluar bisa berupa barang setengah jadi atau barang jadi sehingga adanya peningkatan ekonomi bagi Sumba Barat Daya, khususnya para petani.
“Contohnya, dalam pasca panen untuk jambu mete. Masyarakat hanya menjual berupa gelondongan / mete kulit . Padahal jika diolah dengan benar, setiap hasil item bisa menghasilkan nilai tambah seperti selain diambil metenya, kulit dan minyaknya juga bisa dipergunakan, bahkan jambunya bisa diolah menjadi banyak produk yang bisa memberikan nilai lebih,” jelas kepala dinas.
Pendiri DiFo, Diah Warih Anjari menambahkan, sejumlah potensi alam, pariwisata, pertanian, kebudayaan di Kabupaten Sumba Barat Daya membutuhkan sentuhan modernisasi.
Pembangunan-pembangunan fisik seperti jalan, pelabuhan, dan bandar udara dan infrastruktur di kabupaten tersebut harus digeber .
“DiFo masuk ke Kabupaten SBD dan wilayah-wilayah terpencil di Indonesia untuk menggali data, informasi, potensi agar bisa dikembangkan. Dan apa yang dimiliki SBD ini menggiyurkan, kami yakin bisa dikembangkan lebih baik lagi,” ungkapnya.
Pengusaha dan pegiat sosial ini optimistis investor banyak yang berminat untuk pengembangan kawasan SBD ini. Apalagi melihat dari dekat besarnya potensi yang dimiliki,” imbuhnya.
Adapun data komoditas yang disampaikan dari dinas pertanian tahun 2020. (Angka dalam hitungan ton per tahun). (Red)
1 Kelapa 3.959,67
2 Jambu Mete 6.019,21
3 Kopi 2.205,18
4 Kakao 1.114,00
5 Kemiri 1.298
6 Kapuk 28.00
7 Cengkeh 131,52
8 Pinang 1.701,82
9 Vanili 25.40
Kanwil Kemenkum Jateng Gaspol Kawal Perda Berkualitas
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Jawa Tengah terus memperkuat perannya dalam mengawal lahirnya regulasi daerah yang berkualitas, harmonis, dan aplikatif. Upaya tersebut...
Puluhan Siswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan MBG
NEWSREAL.ID, KUDUS- Pemerintah Kabupaten Kudus bersama TNI dan Polri bergerak cepat menangani dugaan keracunan massal yang dialami 70 siswa SMA Negeri 2 Kudus usai menyantap...
Longsor Cisarua Telan 17 Korban Jiwa, Identifikasi Masih Berjalan
NEWSREAL.ID, BANDUNG BARAT- Bencana tanah longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menewaskan sedikitnya 17 orang. Hingga Minggu (25/1), Badan...
Menko PMK: Negara Hadir Tangani Longsor Cisarua
NEWSREAL.ID, BANDUNG BARAT- Pemerintah pusat memastikan penanganan bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, berjalan terkoordinasi dan menyeluruh. Seluruh sumber daya...
250 Personel SAR Dikerahkan Cari 80 Korban Longsor Cisarua
NEWSREAL.ID, BANDUNG BARAT- Operasi pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari kedua dengan kekuatan besar. Ratusan personel terlatih diterjunkan guna mempercepat...
KemenPPPA Fokus Lindungi Perempuan dan Anak Pasca Longsor Cisarua
NEWSREAL.ID, BANDUNG BARAT- Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan keselamatan dan pemulihan kelompok rentan pascabencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Perempuan dan anak menjadi...
Meski Dapat Hibah, Keraton Solo Akui Masih Tombok
NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Di balik kemegahan tradisi dan ritual adat yang terus dijaga, Keraton Kasunanan Surakarta ternyata masih bergulat dengan persoalan pembiayaan. Bantuan pemerintah dinilai belum...
Longsor Cisarua Timbun Permukiman, 82 Warga Masih Dicari
NEWSREAL.ID, BANDUNG- Hujan deras yang mengguyur kawasan pegunungan Bandung Barat kembali memicu bencana mematikan. Lereng Gunung Burangrang longsor, Sabtu (24/1/2026) dini hari dan menimbun permukiman...
Musim Baratan Memuncak, HNSI Jateng Ingatkan Nelayan Utamakan Keselamatan
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Ketua Umum DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Tengah, Bambang Wuragil mengimbau seluruh nelayan di wilayah Jawa Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan dan...
SK Keraton Solo Diprotes, Kubu PB XIV Purbaya Ancam Gugat Fadli Zon ke PTUN
NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Polemik penunjukan pelaksana pengelolaan Keraton Kasunanan Surakarta kian memanas. Pihak SISKS Pakubuwana (PB) XIV Purbaya resmi melayangkan surat keberatan atas terbitnya Surat Keputusan...
Ricuh di Keraton Solo Berujung Laporan Polisi, Dua Aduan Masuk ke Polresta
NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Keributan yang terjadi di Keraton Kasunanan Surakarta berbuntut panjang. Polresta Solo menerima dua aduan dari pihak berbeda terkait insiden ricuh yang terjadi saat...
Keraton Solo Panas Lagi, Dua Kubu Ribut Saat Menteri Fadli Zon Hadir
NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Suasana Keraton Surakarta kembali memanas. Dua kubu yang sama-sama mengklaim tahta kerajaan terlibat adu mulut di hadapan Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Minggu (18/1/2026)....


