Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Kesehatan

Kenali Sejak Dini Gejala Covid-19 Varian Omicron

Tim Redaksi, newsreal.id
Kamis, 3 Februari 2022 21:12 WIB
Kenali Sejak Dini Gejala Covid-19 Varian Omicron

BAGI seseorang yang telah divaksinasi dosis lengkap (1 dan 2) maupun mendapatkan vaksin booster atau dosis ketiga, kemungkinan masih bisa terpapar COVID-19, termasuk varian Omicron.

Meskipun begitu, gejala yang ditimbulkan pun berbeda dibandingkan seseorang yang belum divaksinasi. Bahkan, memiliki tingkat keparahan yang berbeda juga.

gejala yang ditimbulkan ketika seseorang terinfeksi COVID-19 varian Omicron namun sudah divaksinasi dan telah mendapatkan booster? Dikutip dariĀ Best Life, Rabu (02/02/2022) berikut informasinya:

1. Memiliki Gejala seperti Pilek

Maya N Clark-Cutaia, PhD, seorang profesor di New York University Meyers College of Nursing, mengatakan bahwa seseorang yang telah divaksinasi dosis lengkap dan terpapar COVID-19 varian Omicron cenderung mengalami gejala, seperti sakit kepala, hingga nyeri tubuh.

“Seperti pilek yang sangat parah,” kata Maya. Namun, di sisi lain, orang yang tidak divaksinasi dan terinfeksi COVID-19 varian Omicron akan mengalami gejala, seperti sesak napas, batuk, dan gejala mirip flu lainnya.

Sementara itu, menurut Craig Spencer, MD, direktur Kesehatan Global dalam Pengobatan Darurat di New York-Presbyterian dan Pusat Medis Universitas Columbia, orang yang telah menerima vaksin booster dan terinfeksi COVID-19 varian Omicron akan mengalami sakit tenggorokan. Sedangkan untuk orang yang sudah divaksin dosis lengkap namun belum mendapatkan booster akan mengalami gejala, seperti kelelahan dan batuk, namun tidak sesak napas.

2. Kemungkinan Tidak Demam, Kehilangan Indra Penciuman, dan Perasa

Gejala seperti kehilangan indra penciuman (anosmia) dan perasa umumnya jarang terjadi pada pasien yang terpapar COVID-19 varian Omicron.

Judith O’Donnell, MD, kepala penyakit menular di Penn Presbyterian Medical Center, mengklaim bahwa pasien Omicron yang sudah divaksinasi dan mendapatkan booster kemungkinan tidak mengalami gejala demam.

“Saya pikir apa yang kita alami, bagaimanapun, adalah untuk orang yang divaksinasi, atau divaksinasi dan dibooster, kita tidak melihat banyak demam, jika ada, dibandingkan dengan orang yang tidak divaksinasi,” katanya, dikutip dari Best Life.

3. Memiliki Tingkat Keparahan yang Berbeda

Peter Chin-Hong, MD, seorang spesialis penyakit menular di University of California, San Francisco, mengatakan bahwa orang yang sudah divaksinasi dan telah mendapatkan dosis ketiga (booster) kemungkinan memiliki gejala yang tidak terlalu parah dan berlangsung dalam waktu singkat.

“Sejauh ini ada sedikit data sistematis, tetapi saya berharap banyak orang yang divaksinasi dan dibooster mengalami gejala yang sangat ringan,” kata Chin-Hong.

Selain itu, Chin-Hong juga menyampaikan bahwa orang yang tidak divaksinasi kemungkinan akan mengalami gejala selama lima hari atau lebih. Sedangkan orang yang sudah divaksinasi lengkap kemungkinan akan mengalami gejala selama satu atau dua hari saja.

4. Orang yang Terpapar Omicron dan Tidak Divaksinasi akan Dirawat di Rumah Sakit

Para ilmuwan di Case Western Reserve University menemukan bahwa sekitar setengah dari risiko pasien Omicron dirawat di rumah sakit daripada varian Delta di Amerika Serikat. Namun, pernyataan ini masih kemungkinan, terutama pada orang yang tidak divaksinasi.

Selain itu, menurut Daniel Griffin, MD, seorang spesialis penyakit menular di ProHEALTH New York, orang yang tidak divaksinasi akan mendapatkan penyakit yang lebih sistematik, seperti pneumonia akibat COVID-19 varian Omicron.

Berita Terbaru

WHO Ungkap 7 Fakta Penting Virus Nipah di India

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membeberkan tujuh temuan utama terkait kejadian infeksi virus nipah di Bengala Barat, India, melalui publikasi Disease Outbreak News (DONs)...

Indonesia-Tiongkok Buka Kerja Sama Baru Kesehatan Digital

NEWSREAL.ID, BEIJING- Urusan kesehatan kini nggak lagi cuma soal rumah sakit dan dokter, tapi juga data, kecerdasan buatan, dan kolaborasi lintas negara. Indonesia dan Tiongkok...

BPOM Bongkar Kopi Ilegal Mengandung Obat Keras

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peredaran pangan olahan ilegal kembali menjadi sorotan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan produk kopi yang mengandung bahan kimia obat keras dan...

BPOM Jelaskan Alasan Penarikan Produk Formula Bayi Nestle

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan penjelasan terkait penarikan produk formula bayi keluaran NestleĀ yang belakangan menjadi perhatian publik. Penarikan dilakukan sebagai langkah...

BPOM Hentikan Sementara Distribusi Susu Formula Nestle

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memerintahkan PT Nestle Indonesia untuk menghentikan sementara distribusi dan importasi produk susu formula bayi tertentu di Indonesia....

Waspada Superflu Saat Anak Kembali Sekolah, RSHS Catat 10 Kasus

NEWSREAL.ID, BANDUNG- Lonjakan mobilitas masyarakat usai libur panjang kembali diikuti dengan meningkatnya kasus penyakit musiman. Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mencatat ada 10 pasien...

Perkuat Sistem Antikecurangan JKN, BPJS Kesehatan Gandeng Enam Negara

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- BPJS Kesehatan menggandeng enam negara, Mesir, Tiongkok, Malaysia, Filipina, Jepang, dan Yunani dalam forum Internasional 1st Indonesian Healthcare Anti-Fraud Forum (INAHAFF) 2025 guna...

Tak Disangka, Ternyata 5 Buah Ini Mengandung Kadar Air yang Tinggi

AIR sangat penting untuk tubuh kita, karena sebagian besar tubuh terdiri dari carian. Oleh sebab itu, kita dianjurkan minum setidaknya 3 sampai 4 liter per...

6 Makanan Super yang Mengandung Zat Besi Tinggi

TUBUH manusia membutuhkan berbagai jenis asupan nutrisi untuk menjaganya tetap dalam keadaan prima, salah satunya adalah zat besi. Terdapat banyak peran penting dari mineral yang...

Jaga Jantung dan Sendi, Siloam Gelar Simposium Medis Bahas Risiko Olahraga

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Di tengah meningkatnya tren olahraga di masyarakat, para pakar medis menegaskan pentingnya kesadaran akan risiko kesehatan yang bisa muncul, terutama terkait jantung dan...

Prabowo Perintahkan Tambah Dokter Gigi di Puskesmas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Kesehatan untuk memperbanyak jumlah dokter gigi di puskesmas. Instruksi ini dikeluarkan menyusul laporan hasil Program Cek Kesehatan...

Deteksi Dini Penyakit Jantung, YJI Canangkan Pemeriksaan Gratis bagi Siswa SD

NEWSREAL.ID, MATARAM- Penyakit jantung kini tak lagi hanya mengintai usia lanjut. Yayasan Jantung Indonesia (YJI) mengambil langkah proaktif dengan mencanangkan program pemeriksaan jantung gratis bagi...

Leave a comment