Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

TNI AU Kembali Datangkan Jet Tempur T-50i

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 31 Desember 2024 03:26 WIB
TNI AU Kembali Datangkan Jet Tempur T-50i
NEWSREAL.ID - TAKE OFF: Pesawat tempur T-50i Golden Eagle milik TNI AU tengah take off dari Pangkalan Udara Utama TNI AU Iswahyudi, Magetan. (Dok: TNI AU)

JAKARTA– Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Mohammad Tonny Harjono, mengatakan, pihaknya akan kedatangan beberapa unit pesawat tempur T-50i Golden Eagle buatan Korsel. Pesawat tersebut akan tiba pada 2025 mendatang.

Dirinya mengaku telah berkunjung ke Korean Aerospace Industry (KAI) di selatan Provinsi Gyeongsang untuk melihat secara langsung pembuatan pesawat tempur ringan yang juga dapat berfungsi sebagai pesawat latih lanjut tersebut.

“Jadi ini bagus sekali (jet tempur) dan pesawat ini sudah kami gunakan. Kami akan mendapatkan lagi. Kedatangannya pada 2025-2026,” ujar Tonny di Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta, Senin (30/12).

Namun demikian, Tonny tidak menyebutkan nilai rinci kontrak pembelian pesawat tempur tersebut. Dirinya hanya menjelaskan pesawat tersebut didatangkan dan akan ditempatkan di beberapa skadron demi memperkuat pertahanan udara Indonesia. 

Selain, pesawat tempur T-50i, Indonesia juga akan mulai menerima jet tempur Rafale buatan Prancis. Diketahui Indonesia memesan 42 unit jet tempur usai kontrak pembelian tahap ketiga untuk 18 unit terakhir diaktifkan. 

TNI AU, kata Tonny, juga akan kedatangan pesawat tanpa awak Anka sebanyak 12 unit yang dibeli dari Turkish Aerospace pada 2024. Di dalam kontrak kerja sama yang telah diteken oleh Kementerian Pertahanan, enam pesawat akan dirakit di Indonesia. Sisanya, akan dikirim selama 32 bulan setelah kontrak berlaku.  Tonny berharap pertahanan udara Indonesia semakin kuat dengan adanya penambahan alutsista tersebut. 

Kebutuhan Strategis

Sebelumnya, pada 2021, Kementerian Pertahanan mengonfirmasi kedatangan enam unit jet tempur taktis atau latih tempur T-50i dari Korea Selatan. Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan ketika itu, Marsma TNI Penny Radjendra, mengatakan, pengadaan enam jet tempur T-50i adalah upaya mereka untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat strategis bagi TNI AU, khususnya dalam menyiapkan para penerbang andal. 

Informasi mengenai pembelian jet tempur latih Golden Eagle T-50i sudah ramai masuk di pemberitaan Negeri Ginseng. Laman Korean Herald melaporkan, KAI telah meneken kesepakatan dengan Kemenhan kontrak pembelian jet tempur itu senilai 240 juta dolar AS atau setara Rp3,7 triliun.

Berdasarkan ketentuan di dalam kontrak, maka KAI akan mengirimkan enam jet tempur berteknologi tinggi kepada TNI AU pada rentang waktu 16 Desember 2021 hingga 30 Oktober 2024. Namun, ada kemunduran waktu pengiriman. 

Kerja sama antara Kemenhan Indonesia dengan KAI terkait pengadaan jet tempur Golden Eagle sudah berlangsung sejak 2012 lalu. Saat itu, KAI sepakat untuk mengirimkan 50 jet tempur latih T-50 dengan nilai kontrak seharga 400 juta dolar AS atau setara Rp5,7 triliun.

Saat ini TNI AU telah memiliki 16 unit jet tempur Golden Eagle T-50i buatan Negeri Ginseng tersebut. Jet tempur ini menggantikan Hawk Mk53 buatan BAE Systems Inggris yang sudah dioperasikan sejak September 1980.

Menurut laman resmi KAI, program T-50 awalnya dimaksudkan untuk mengembangkan pesawat latih yang mampu melakukan penerbangan supersonik. Pesawat itu dibuat untuk melatih dan mempersiapkan pilot pesawat KF-16 dan F-15K, menggantikan pesawat latih seperti T-38 dan A-37.

Pesawat itu sudah dikembangkan sejak 1990, namun baru mulai diproduksi massal oleh Korea Selatan pada 2003. Selain Indonesia, pesawat Golden Eagle juga digunakan oleh AU dari beberapa negara lain seperti Filipina, Irak, dan Korsel sendiri. (Ant,tb)

Share:

Berita Terbaru

Anggaran Pendidikan Dipakai MBG Digugat, Dosen-Guru Minta MK Turun Tangan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemanfaatan anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai penolakan. Kali ini, gugatan resmi diajukan dosen dan guru ke Mahkamah Konstitusi...

Awal Puasa 2026 Bisa Berbeda, BRIN Prediksi Ramadan Mulai 19 Februari

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Potensi beda awal puasa kembali muncul tahun depan. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada 19...

Pengangguran RI Masih 7,35 Juta Orang, Lulusan SMK Paling Banyak Nyari Kerja

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jumlah pengangguran di Indonesia memang turun, tapi angkanya masih bikin mikir. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 7,35 juta orang yang belum bekerja...

Soal Iuran Board of Peace, Seskab: Nggak Wajib

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Isu iuran miliaran dolar ke Board of Peace akhirnya dijelaskan pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian itu...

Prabowo Gaspol Urusan Sampah, Riset Diminta Turun Tangan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Masalah sampah tak mau lagi dibiarkan jadi cerita lama yang berulang. Presiden RI Prabowo Subianto meminta persoalan sampah dibereskan lewat riset dan teknologi...

BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, akan berakhir pada Februari...

Menteri PU Laporkan Serapan Anggaran 2025 Tembus 95 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan realisasi anggaran Kementerian PU sepanjang tahun 2025 mencapai 95,23 persen atau setara Rp106,78 triliun dari total...

Jelang Lebaran 2026, Mentan Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pasokan pangan...

Ramadan 2026, Baznas Gulirkan 29 Program dari Zakat hingga Layanan Mudik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan puluhan program unggulan yang dirancang untuk memperluas manfaat zakat,...

Bahas Board of Peace Gaza, Prabowo Panggil Ormas Islam ke Istana

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Isu keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) segera dibawa ke meja diskusi Istana. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu...

Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka? Bertemu di Pilpres 2029

NEWSREAL.ID, BOGOR- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbedaan sikap terhadap kepemimpinannya adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar ketidaksukaan itu tidak disalurkan...

Soal Dewan Perdamaian, MUI Tunggu Penjelasan Langsung Presiden

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum buru-buru menyimpulkan sikap terkait keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Organisasi keagamaan ini...

Leave a comment