
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Pertemuan yang awalnya diprediksi penuh ketegangan justru berubah menjadi dialog hangat antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Wali Kota New York terpilih Zohran Mamdani di Gedung Putih, Jumat waktu setempat.
Dua tokoh yang selama berbulan-bulan saling menyerang di media itu akhirnya duduk bersama untuk membahas isu krusial bagi warga New York: biaya hidup dan keamanan publik.
Dalam sesi tertutup yang kemudian dibuka sebentar untuk media, Trump secara mengejutkan memberi pujian pada Mamdani-sikap yang kontras dengan label “radikal kiri” hingga “pembenci Yahudi” yang sebelumnya ia lontarkan.
“Kami sepakat lebih banyak hal daripada yang saya bayangkan… kami sama-sama ingin kota ini berhasil,” kata Trump. Mamdani pun merespons dengan nada yang tak kalah hangat, menyebut pertemuan itu produktif dan dilandasi kepedulian bersama terhadap New York. Politikus demokrat sosialis itu menegaskan bahwa keterjangkauan hidup menjadi agenda utamanya saat menjabat nanti.
Perubahan sikap Trump terbilang drastis. Saat Mamdani memimpin di berbagai survei, Trump sempat mengancam akan memotong dana federal untuk New York. Namun menjelang pertemuan, nada keras itu melembut. Dalam wawancara radio ia mengatakan yakin dapat “akur” dengan Mamdani.
Diskusi Besar
Mamdani yang lahir di Uganda dan bakal menjadi wali kota Muslim serta Asia Selatan pertama di New York ini memang memantik diskusi besar dalam tubuh Partai Demokrat. Meski sering dicap ekstrem, ia justru mengusung pendekatan demokrasi sosialis ala Nordik dengan fokus pada kebijakan pragmatis: menekan biaya perumahan, pangan, transportasi, hingga pengasuhan anak-isu yang sangat relevan di kota dengan sewa dua kali lipat rata-rata nasional.
Di sisi lain, isu biaya hidup adalah titik lemah Trump, dengan survei Reuters/Ipsos terbaru menunjukkan hanya 26 persen warga AS menilai ia sukses mengelola inflasi.
Mamdani akan dilantik pada 1 Januari mendatang dan menegaskan kesiapannya bekerja sama dengan pemerintah federal. Namun ia juga menekankan bahwa dirinya tidak akan ragu menentang kebijakan yang merugikan warga New York.
“Saya akan bekerja dengan Presiden Trump selama itu bermanfaat bagi warga. Jika tidak, saya akan menjadi yang pertama menolak,” ujarnya. Pertemuan penuh senyum ini menjadi sinyal mencairnya tensi politik-setidaknya untuk sementara-di tengah dinamika Amerika yang terus terbelah. (ct)
Liga Arab Tekan Dunia Internasional Cabut Vonis Mati Israel bagi Tahanan Palestina
NEWSREAL.ID, Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah kebijakan kontroversial Israel soal hukuman mati menuai kecaman luas. Liga Arab mendesak dunia internasional segera turun...
Mufti Oman Soroti Diamnya Dunia Islam, Puji Perlawanan Iran terhadap Israel
NEWSREAL.ID, SANA- Mufti Agung Kesultanan Oman, Ahmed bin Hamad Al-Khalili melontarkan kritik keras terhadap sikap dunia Islam dan komunitas internasional yang dinilai pasif atas penderitaan...
Israel Geram Disudutkan Spanyol Soal TNI Tewas di Lebanon, Balik Tuding Hizbullah
NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Ketegangan diplomatik mencuat setelah Israel merespons keras pernyataan Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez terkait tewasnya prajurit TNI dalam misi perdamaian PBB di...
Prabowo dan PM Jepang Sepakat Siap Jadi Mediator, Dorong Perdamaian Global
NEWSREAL.ID, TOKYO- Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyepakati penguatan kemitraan strategis kedua negara, sekaligus menegaskan komitmen untuk berperan aktif dalam menjaga...
Iran Gempur Pangkalan AS di Timur Tengah, Pesawat AWACS hingga A32B Dilaporkan Hancur
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Timur Tengah terus meningkat setelah Iran melancarkan serangan ke sejumlah aset militer Amerika Serikat di kawasan, termasuk di Arab Saudi dan...
Spanyol Tutup Total Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran, Tolak Fasilitas Militer AS
NEWSREAL.ID, MADRID- Pemerintah Spanyol mengambil langkah tegas dengan menutup wilayah udaranya bagi penerbangan yang terlibat dalam operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Kebijakan...
Houthi Yaman Ultimatum Israel: Serangan Tak Akan Berhenti Selama Konflik Berlanjut
NEWSREAL.ID, DOHA– Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Kelompok Ansar Allah atau Houthi Yaman menegaskan akan terus melancarkan serangan terhadap Israel selama agresi ke...
Iran Siapkan Satu Juta Kombatan Hadapi Potensi Invasi AS
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat. Pemerintah Iran dikabarkan telah menyiapkan lebih dari satu juta kombatan untuk menghadapi kemungkinan invasi darat...
Gelombang “No Kings” Memanas, Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Trump
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gelombang penolakan terhadap kebijakan Presiden Donald Trump kembali memuncak. Jutaan warga Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan turun ke jalan dalam aksi demonstrasi besar-besaran...
Houthi Resmi Turun ke Medan Perang, Jalur Laut Global Terancam Tersendat
NEWSREAL.ID, SANAA- Konflik di Timur Tengah kembali memanas setelah kelompok Ansar Allah atau Houthi mengonfirmasi keterlibatan langsung dalam perang. Serangan rudal balistik yang diluncurkan dari...
Lebih dari 200 Keluarga Terancam Terusir, Yerusalem Timur Kian Memanas
NEWSREAL.ID, RAMALLAH- Ancaman pengusiran massal kembali membayangi warga Palestina di wilayah Yerusalem Timur. Pemerintah Palestina menyerukan intervensi internasional untuk mencegah penggusuran paksa yang berpotensi menimpa...
Rencana Lucuti Hamas di Gaza Terungkap, Ada Skema Bertahap 8 Bulan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dokumen rencana pelucutan senjata kelompok Hamas di Jalur Gaza yang disusun Board of Peace (BoP) mulai terungkap ke publik. Skema tersebut mengusulkan proses...

