
JAKARTA- Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkapkan kondisi ketersediaan air tanah di sejumlah wilayah di Indonesia masuk dalam zona kritis dan rusak.
Menurutnya, air tanah, sebagai salah satu sumber daya alam vital kini menghadapi ancaman serius akibat eksploitasi berlebihan dan kurangnya pengelolaan yang berkelanjutan. “Sumber daya air tanah adalah sumber daya yang terbatas. Beberapa daerah di Indonesia, seperti Palangkaraya, Banjarmasin, Denpasar, hingga sejumlah wilayah di Jawa Timur dan Jawa Tengah, telah dikategorikan dalam zona kritis,” ujar Yuliot dalam acara Launching Perizinan Air Tanah di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (8/1).
Hasil pemetaan Kementerian ESDM menunjukkan beberapa daerah berada dalam kategori kritis, tawan dan bahkan mengalami kerusakan cadangan air tanah. Yuliot melaporkan, wilayah yang masuk dalam kategori kritis termasuk Palangkaraya di Kalimantan Tengah, Banjarmasin (Kalsel), Denpasar dan Tabanan (Bali), juga di wilayah Sungai Brantas di Jawa Timur. Kemudian wilayah yang masuk dalam kategori rawan termasuk Metro-Kotabumi di Lampung, juga Karanganyar, Boyolali (Jateng) dan DIY,
“Sementara ada beberapa daerah di Jawa Barat, Jakarta, itu termasuk daerah yang kondisinya adalah cadangan air tanahnya rusak. Seperti di Karawang, Bekasi, Bogor, Tangerang, Bandung, Soreang, Pekalongan, Pemalang, dan juga termasuk Semarang adalah termasuk cadangan air tanah yang rusak,” tutur Yuliot.
Menurutnya, eksploitasi air tanah yang berlebihan di wilayah-wilayah ini dapat memperburuk kondisi lingkungan, termasuk penurunan tanah dan ancaman terhadap keberlanjutan ekosistem.
Lebih lanjut, ia memaparkan Indonesia saat ini menjadi negara pengguna air tanah terbesar ke-9 di dunia, di bawah negara-negara seperti India, China, dan Amerika Serikat.
“Dari 421 cekungan air tanah yang tersebar di Indonesia, dengan luas mencapai 907.615 kilometer persegi dengan potensi cadangan air tanah mencapai 496,217 juta meter kubik. Namun di beberapa daerah itu kondisinya sangat kritis,” jelasnya.
Eksploitasi Berlebihan
Ia menegaskan pentingnya pengelolaan air tanah yang bijak untuk mencegah eksploitasi berlebihan. “Jadi kalau kita tidak melakukan penataan dengan baik, maka kondisi lingkungan itu akan terjadi penurunan. Dengan terjadinya penurunan, justru rawan terhadap bagaimana keberlanjutan lingkungan secara keseluruhan. Untuk kondisi seperti ini, kami mengharapkan cadangan air tanah ini tidak dieksplorasi secara berlebihan,” tuturnya.
Menurutnya, pemerintah terus mendorong upaya pengawasan dan penataan penggunaan air tanah melalui regulasi dan integrasi sistem perizinan berbasis Online Single Submission (OSS).
Dengan langkah ini, Yuliot berharap seluruh pemanfaatan air tanah dapat dilakukan secara legal dan bertanggung jawab, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Dengan perhatian yang lebih besar pada pengelolaan air tanah, Indonesia diharapkan bisa mempertahankan keseimbangan antara kebutuhan masyarakat, investasi, dan kelestarian lingkungan.
“Kami melakukan penataan, kira-kira bagaimana pemanfaatan air tanah ini dilakukan secara efektif dan efisien dan juga bermanfaat, dan juga memberikan kondisi yang berkelanjutan bagi lingkungan dan juga kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (cnnind,tb)
BNPB: Pengungsi Banjir Demak Bertambah Jadi 2.839 Jiwa, Sebar di Sejumlah Titik
NEWSREAL.ID, DEMAK- BNPB melaporkan jumlah warga yang mengungsi akibat banjir di Kabupaten Demak terus bertambah dan kini mencapai 2.839 jiwa. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi...
Banjir Demak Meluas, Ahmad Luthfi Dorong Penanganan Terpadu dari Hulu ke Hilir
NEWSREAL.ID, DEMAK- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menegaskan penanganan banjir di Kabupaten Demak harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Untuk itu, pihaknya akan segera...
Stok BBM dan LPG Jateng Aman, Warga Diimbau Tak Lakukan Panic Buying
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemprov Jateng memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di wilayahnya dalam kondisi aman. Masyarakat pun diminta tidak melakukan panic buying serta...
Sowan ke Ulama, Agustina Galang Dukungan Sukseskan MTQ Nasional 2026
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng terus mematangkan persiapan jelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 tahun 2026. Salah satunya dilakukan melalui silaturahmi ke...
WFH ASN Diterapkan Tiap Jumat, Pemkot Semarang Fokus Tekan Konsumsi BBM
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemkot Semarang bersiap menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat menyusul arahan pemerintah pusat yang mulai...
Sambangi Para Pendahulu, Agustina Dorong Pembangunan Semarang Berkelanjutan
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melakukan silaturahmi sekaligus halal bihalal ke sejumlah mantan Wali Kota Semarang dalam rangka menjaga kesinambungan pembangunan kota. Kegiatan yang...
Wali Kota Apresiasi ASN, Semarang Tetap Kondusif Selama Libur Lebaran
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Agustina Wilujeng memberikan apresiasi kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tetap menjalankan tugas selama masa libur Lebaran, sehingga kondisi Kota...
Haul KH Sholeh Darat Jadi Momentum, Pemkot Semarang Usulkan Gelar Pahlawan Nasional
NEWSREAL.ID, SEMARANG– Pemkot Semarang terus mendorong pengakuan atas jasa ulama besar KH Sholeh Darat dengan mengusulkan beliau sebagai Pahlawan Nasional. Usulan tersebut kini telah disampaikan...
Pemkot Semarang Teken Kerja Sama PSEL Bareng Pemprov dan Pemkab Kendal
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Upaya serius Pemkot Semarang dalam menangani persoalan sampah memasuki tahap yang lebih konkret. Hal itu ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja...
Kota Lama Semarang Diserbu Wisatawan, Kunjungan Naik 24,7 Persen dan Hotel Nyaris Penuh
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kawasan Kota Lama Semarang semakin mengukuhkan diri sebagai destinasi favorit selama libur Lebaran 2026. Lonjakan kunjungan wisatawan yang signifikan turut mendorong tingkat hunian...
Mahakarya & Sesaji Rewanda, Cara Pemkot Semarang Hidupkan Tradisi Goa Kreo
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Kota Semarang menghadirkan perpaduan unik antara seni modern dan tradisi sakral melalui gelaran Mahakarya Goa Kreo dan ritual Sesaji Rewanda di kawasan...
Hujan Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Semarang Perkuat Tanggul Kali Babon
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Semarang kembali memicu banjir di sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Tembalang. Mengantisipasi dampak yang lebih luas,...

