
- 374 Kasus Skala Tinggi
JAKARTA- Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid mencatat ada sebanyak 5.973 kasus konflik agraria sepanjang 2024. Nusron mengatakan kasus konflik itu mayoritas merupakan konflik dengan skala rendah.
Nusron mengatakan, dari 5.973 kasus yang tercatat, 5.552 merupakan konflik skala rendah seperti konflik antar individu menyangkut pembagian warisan. Dia mengatakan, meski skalanya rendah, ATR/BPN turut berperan untuk melakukan mediasi.
“Perkara yang low intensity conflict atau konflik skala rendah itu 5.552, biasanya menyangkut antara individu dengan individu. Rebutan warisan, gono gini, dan sebagainya ini rebutan di sini,” kata Nusron di Kantor Kementerian ATR/BPN, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (31/12).
“Ini kami masukan dalam arti low intensity conflict, konfliknya rendah sepertinya ini, impactnya hanya satu individu, satu keluarga dengan keluarga yang lain, tapi tetap membutuhkan mediasi dari BPN,” jelasnya.
Nusron menjelaskan, konflik berikutnya yang tercatat adalah konflik skala tinggi atau high intensity conflict sebanyak 374 kasus. Menurut Nusron, skala konflik tersebut kerap melibatkan masyarakat dengan korporasi, antarkorporasi hingga melibatkan aset negara.
“High intensity conflict ini terdiri dari individu dengan korporasi. Misal tanah rakyat diakuisisi kepada pengusaha. Kemudian korporasi dengan korporasi. HGU satu dengan HGU lain tumpang tindih konflik,” katanya. “Kemudian korporasi dengan negara, tanahnya PT diakuisisi oleh negara atau tanah negara diakuisisi oleh PT. Ini biasanya begitu. Nah ini totalnya 374 kasus,” imbuhnya.
Pendekatan Politik
Adapun skala konflik berikutnya adalah political intensity conflict. Dalam konflik ini bisa berdampak pada situasi politik. Menurut Nusron penanganan konflik tersebut berbeda dengan penanganan konflik skala tinggi dan rendah.
“Kemudian yang sifatnya political intensity conflict, yaitu konflik yang bisa melahirkan dampak politik. Biasanya adalah konflik tanah yang melibatkan rakyat yang melawan negara. Jadi misal pengadaan Tol, melibatkan rakyat atau IKN, akan punya dampak politik kalau tidak ditangani secara serius,” ucapnya.
“Totalnya ada 47 kasus. Political intensity conflict pendekatannya juga beda. Namanya juga kalau political intensity conflict, pendekatannya pasti harus didekati secara pendekatan politik. Tidak bisa didekati secara normatif, harus ada jurus-jurus politiknya,” ucapnya.
Nusron juga menyampaikan pihaknya akan meningkatkan capaian sertifikasi tanah wakaf dan rumah ibadah pada 2025. Menurut Nusron, capaian sertifikasi 15.093 bidang objek tanah wakaf dan rumah ibadah di tahun 2024 masih terlampau kecil.
Dia mengatakan, dari 655.238 objek tanah wakaf dan rumah ibadah yang terdaftar hanya 268.865 yang telah tersertifikasi. Ini artinya masih ada sekitar 400.000 bidang objek tanah wakaf hingga rumah ibadah yang belum tersertifikasi. (dtc,tb)
Anggaran Pendidikan Dipakai MBG Digugat, Dosen-Guru Minta MK Turun Tangan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemanfaatan anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai penolakan. Kali ini, gugatan resmi diajukan dosen dan guru ke Mahkamah Konstitusi...
Awal Puasa 2026 Bisa Berbeda, BRIN Prediksi Ramadan Mulai 19 Februari
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Potensi beda awal puasa kembali muncul tahun depan. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada 19...
Pengangguran RI Masih 7,35 Juta Orang, Lulusan SMK Paling Banyak Nyari Kerja
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jumlah pengangguran di Indonesia memang turun, tapi angkanya masih bikin mikir. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 7,35 juta orang yang belum bekerja...
Soal Iuran Board of Peace, Seskab: Nggak Wajib
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Isu iuran miliaran dolar ke Board of Peace akhirnya dijelaskan pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian itu...
Prabowo Gaspol Urusan Sampah, Riset Diminta Turun Tangan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Masalah sampah tak mau lagi dibiarkan jadi cerita lama yang berulang. Presiden RI Prabowo Subianto meminta persoalan sampah dibereskan lewat riset dan teknologi...
BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, akan berakhir pada Februari...
Menteri PU Laporkan Serapan Anggaran 2025 Tembus 95 Persen
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan realisasi anggaran Kementerian PU sepanjang tahun 2025 mencapai 95,23 persen atau setara Rp106,78 triliun dari total...
Jelang Lebaran 2026, Mentan Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pasokan pangan...
Ramadan 2026, Baznas Gulirkan 29 Program dari Zakat hingga Layanan Mudik
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan puluhan program unggulan yang dirancang untuk memperluas manfaat zakat,...
Bahas Board of Peace Gaza, Prabowo Panggil Ormas Islam ke Istana
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Isu keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) segera dibawa ke meja diskusi Istana. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu...
Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka? Bertemu di Pilpres 2029
NEWSREAL.ID, BOGOR- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbedaan sikap terhadap kepemimpinannya adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar ketidaksukaan itu tidak disalurkan...
Soal Dewan Perdamaian, MUI Tunggu Penjelasan Langsung Presiden
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum buru-buru menyimpulkan sikap terkait keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Organisasi keagamaan ini...

