Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Berita Daerah

Cuaca Ekstrem, Puluhan Pohon Tumbang di Semarang

Tim Redaksi, Admin
Minggu, 2 Februari 2025 01:26 WIB
Cuaca Ekstrem, Puluhan Pohon Tumbang di Semarang
NEWSREAL.ID - POHON TUMBANG: Sejumlah petugas melakukan evakuasi terhadap mobil yang tertimpa pohon tumbang di jalan Ambarawa-Bandungan, beberapa waktu lalu. (Dok: Polres Semarang)

SEMARANG- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang mencatat setidaknya puluhan pohon tumbang dan belasan atap rumah warga roboh pada 29-30 Januari lalu akibat cuaca ekstrem yang terjadi.

Banjir dan tanah longsor juga terjadi di sejumlah titik di waktu tersebut, namun dari semua kejadian bencana tersebut dipastikan tidak ada korban jiwa. “Pohon tumbang total ada 31 titik, tanah longsor terdapat 11 titik, atap rumah roboh ada 15 kasus. Syukur tidak ada korban jiwa,” kata Kepala BPBD Kota Semarang Endro P Martanto, di Semarang, Sabtu (31/1).

Dikatakannya, cuaca ekstrem terjadi dengan hujan deras dan angin kencang yang berimbas terhadap bencana pohon tumbang, atap roboh, banjir, hingga tanah longsor. Banjir akibat hujan deras pada 29 dan 30 Januari terjadi di 15 titik, dengan wilayah yang terparah adalah ruas Jalur Pantura Kaligawe Genuk yang hingga saat ini masih tergenang air.

Seiring dengan itu, BPBD Kota Semarang telah mengoptimalkan pompa air agar genangan cepat surut dan arus lalu lintas di jalan nasional tersebut tidak terganggu. Endro mengingatkan bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi sehingga pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

“Hujan dan angin kencang ini sudah berturut-turut sejak kemarin. Artinya, harus waspada bencana hidrometeorologi. Untuk masyarakat yang berada di wilayah dekat pohon untuk berhati-hati karena rawan tumbang. Waspada juga potensi banjir dan tanah longsor,” katanya.

Peringatan Dini

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang memberikan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda hampir seluruh wilayah Jawa Tengah pada 1-3 Februari 2025.

Kepala BMKG Ahmad Yani Semarang Yoga Sambodo mengatakan bahwa analisis pola angin gradien 3000 feet saat ini menunjukkan adanya bibit siklon tropis 99S yang berada di Samudera Hindia Selatan Jawa dan bibit siklon tropis 96P yang berada di Laut Karang Australia. “Dampak tidak langsung dari interaksi kedua bibit siklon tropis ini adalah dapat meningkatkan kecepatan angin di wilayah Jawa Tengah,” katanya.

Dinamika atmosfer saat ini menunjukkan masih menguatnya Monsun Asia, aktifnya gelombang Rossby Ekuatorial, adanya aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), dan adanya daerah pertemuan angin (konvergensi) di Jateng.

Kondisi tersebut juga didukung oleh kelembaban udara di berbagai lapisan ketinggian yang cenderung basah dan labilitas lokal kuat yang mendukung proses pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Jateng. “Saat ini wilayah Jawa Tengah masih dalam musim hujan, dan beberapa di antaranya berada pada puncak musim hujan,” pungkasnya. (tb)

Share:

Berita Terbaru

BNPB: Pengungsi Banjir Demak Bertambah Jadi 2.839 Jiwa, Sebar di Sejumlah Titik

NEWSREAL.ID, DEMAK- BNPB melaporkan jumlah warga yang mengungsi akibat banjir di Kabupaten Demak terus bertambah dan kini mencapai 2.839 jiwa. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi...

Banjir Demak Meluas, Ahmad Luthfi Dorong Penanganan Terpadu dari Hulu ke Hilir

NEWSREAL.ID, DEMAK- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menegaskan penanganan banjir di Kabupaten Demak harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Untuk itu, pihaknya akan segera...

Stok BBM dan LPG Jateng Aman, Warga Diimbau Tak Lakukan Panic Buying

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemprov Jateng memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di wilayahnya dalam kondisi aman. Masyarakat pun diminta tidak melakukan panic buying serta...

Sowan ke Ulama, Agustina Galang Dukungan Sukseskan MTQ Nasional 2026

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng terus mematangkan persiapan jelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 tahun 2026. Salah satunya dilakukan melalui silaturahmi ke...

WFH ASN Diterapkan Tiap Jumat, Pemkot Semarang Fokus Tekan Konsumsi BBM

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemkot Semarang bersiap menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat menyusul arahan pemerintah pusat yang mulai...

Sambangi Para Pendahulu, Agustina Dorong Pembangunan Semarang Berkelanjutan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melakukan silaturahmi sekaligus halal bihalal ke sejumlah mantan Wali Kota Semarang dalam rangka menjaga kesinambungan pembangunan kota. Kegiatan yang...

Wali Kota Apresiasi ASN, Semarang Tetap Kondusif Selama Libur Lebaran

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Agustina Wilujeng memberikan apresiasi kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tetap menjalankan tugas selama masa libur Lebaran, sehingga kondisi Kota...

Haul KH Sholeh Darat Jadi Momentum, Pemkot Semarang Usulkan Gelar Pahlawan Nasional

NEWSREAL.ID, SEMARANG– Pemkot Semarang terus mendorong pengakuan atas jasa ulama besar KH Sholeh Darat dengan mengusulkan beliau sebagai Pahlawan Nasional. Usulan tersebut kini telah disampaikan...

Pemkot Semarang Teken Kerja Sama PSEL Bareng Pemprov dan Pemkab Kendal

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Upaya serius Pemkot Semarang dalam menangani persoalan sampah memasuki tahap yang lebih konkret. Hal itu ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja...

Kota Lama Semarang Diserbu Wisatawan, Kunjungan Naik 24,7 Persen dan Hotel Nyaris Penuh

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kawasan Kota Lama Semarang semakin mengukuhkan diri sebagai destinasi favorit selama libur Lebaran 2026. Lonjakan kunjungan wisatawan yang signifikan turut mendorong tingkat hunian...

Mahakarya & Sesaji Rewanda, Cara Pemkot Semarang Hidupkan Tradisi Goa Kreo

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Kota Semarang menghadirkan perpaduan unik antara seni modern dan tradisi sakral melalui gelaran Mahakarya Goa Kreo dan ritual Sesaji Rewanda di kawasan...

Hujan Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Semarang Perkuat Tanggul Kali Babon

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Semarang kembali memicu banjir di sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Tembalang. Mengantisipasi dampak yang lebih luas,...

Leave a comment