Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Soal Invasi Rusia, Trump Salahkan Zelensky

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 19 Februari 2025 13:55 WIB
Soal Invasi Rusia, Trump Salahkan Zelensky
NEWSREAL.ID - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: AFP)

FLORIDA- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyalahkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky atas invasi Rusia di Ukraina. Dalam pernyataan di Mar-a-Lago, Florida, Trump mengatakan keluhan Ukraina karena tidak diajak diskusi bersama AS dan Rusia tak sepatutnya dilontarkan oleh Zelensky.

Trump menilai Zelensky semestinya bisa menyetop perang sejak awal, namun malah tidak dilakukan. Sekarang, di saat ia punya kekuatan untuk mengakhiri perang, usahanya justru dicibir oleh Zelensky.

“Saya rasa saya punya kekuatan untuk mengakhiri perang ini dan saya kira hal itu berjalan baik. Namun hari ini saya mendengar (keluhan) ‘Ah, kami tidak diundang’. Hei, Anda sudah berperang selama tiga tahun. Seharusnya Anda mengakhirinya setelah tiga tahun. [Bahkan] mestinya jangan pernah memulainya. Anda bisa saja membuat kesepakatan,” kata Trump pada Selasa (18/2).

Meski mengkritik Zelensky, Trump sendiri menyatakan bahwa dirinya sebetulnya menyukai Zelensky “secara pribadi”. Kendati demikian, seorang pemimpin berbeda dengan hal-hal yang bersifat pribadi.

“Dia baik, namun saya tidak memedulikan hal pribadi. Saya peduli tentang bagaimana cara menyelesaikan pekerjaan. Anda memiliki kepemimpinan sekarang yang memungkinkan perang terjadi di mana seharusnya tidak pernah terjadi,” ucap Trump.

Ketika ditanya wartawan apakah Trump mendukung tuntutan Rusia agar Ukraina segera menggelar pemilihan umum, Trump menyiratkan bahwa dia sangat mendukung gagasan tersebut.

Rusia terus menyatakan bahwa Zelensky bukan presiden yang sah. Zelensky terpilih sebagai Presiden Ukraina pada 2019 untuk masa jabatan selama lima tahun. Namun, meski sudah lewat lima tahun, Zelensky tetap menjabat presiden.

Ukraina tidak bisa mengadakan pemilihan umum lantaran status darurat militer imbas perang dengan Rusia. “Mereka ingin duduk di meja perundingan, tetapi Anda bisa mengatakan … bukankah orang-orang Ukraina memiliki suara? Sudah lama sekali sejak kami mengadakan pemilihan umum,” kata Trump, seperti dikutip AFP. “Itu bukan hal yang diminta Rusia, tapi dari saya, dari negara lain,” lanjut Trump.

Pembicaraan Damai

AS dan Rusia telah sepakat mengadakan pembicaraan damai mengenai perang Rusia vs Ukraina. Pada Selasa (18/2), delegasi AS dan Rusia sudah menggelar pembicaraan awal di Arab Saudi. Pertemuan itu dihelat sebelum pembicaraan tingkat tinggi antara Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Pertemuan AS dan Rusia ini telah membuat was-was Ukraina dan negara-negara Eropa. Pasalnya, Ukraina, selaku negara yang diinvasi, tak diundang dalam negosiasi. Eropa, selaku kawasan tempat perang meletus, juga tak diundang, padahal Rusia menginvasi Ukraina karena Kyiv mau gabung dengan NATO.

Oleh sebab itu, Zelensky mengkritik pertemuan AS-Rusia dengan menegaskan tak akan menerima kesepakatan apa pun yang diputuskan kedua negara yang tidak melibatkan Ukraina di dalamnya. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

AS Matangkan Opsi Serangan ke Iran, Pentagon-Gedung Putih Susun “Rencana Besar”

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Pentagon bersama Gedung Putih dilaporkan telah menyiapkan sejumlah skenario, termasuk opsi serangan militer skala besar, jika...

Tiongkok Santai Tanggapi Trump soal Kedekatan Inggris-Beijing

NEWSREAL.ID, BEIJING– Pemerintah Tiongkok menanggapi dingin kritik Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap hubungan Beijing dan London. Alih-alih terpancing, Tiongkok menegaskan tetap membuka pintu kerja...

Trump Buka Peluang Dialog dengan Iran, Opsi Militer Tetap Disiapkan

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan berencana melanjutkan pembicaraan dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan Trump...

Timur Tengah Memanas, Milisi Irak, Yaman, dan Lebanon Siap Bantu Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat menyusul kehadiran armada perang Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut. Sejumlah kelompok milisi sekutu Iran di Irak,...

MbS Tegaskan Wilayah Udara Arab Saudi Tak Boleh Digunakan untuk Serangan ke Iran

NEWSREAL.ID, RIYADH- Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS) menegaskan negaranya tidak akan mengizinkan wilayah udara maupun teritorial Arab Saudi digunakan...

Parlemen Eropa Tahan Laju Kesepakatan Dagang UE-AS

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Hubungan dagang lintas Atlantik kembali diuji. Di tengah dinamika politik dan ketegangan diplomatik, Parlemen Eropa memilih bersikap hati-hati dengan menahan sementara langkah lanjutan...

Seskab Ungkap Pembicaraan Prabowo-Macron

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian lawatan diplomatiknya ke Eropa. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara...

Militer Iran Tegaskan Soliditas Hadapi Ancaman AS

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah, jajaran militer Iran menyuarakan sikap tegas. Para komandan senior menekankan pentingnya persatuan angkatan bersenjata sebagai benteng...

Jejak Intelektual Indonesia Menggema di Pameran Buku Kairo

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia kembali menancapkan pengaruhnya dalam peta pemikiran Islam dunia. Setelah puluhan tahun absen, kehadiran Indonesia di panggung literasi internasional Cairo International Book Fair...

Iran Buka Suara soal Indonesia Gabung Board of Peace Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Iran merespons langkah Indonesia yang resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace), forum internasional gagasan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Teheran...

Trump Sindir Eropa di Davos: Tanpa AS, Kalian Sudah Bicara Bahasa Jerman

NEWSREAL.ID, DAVOS- Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial. Kali ini, Eropa jadi sasaran sindirannya setelah sejumlah negara menentang ambisinya untuk menguasai Greenland....

3.117 Orang Tewas dalam Demo Berdarah di Iran

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Setelah lama sunyi dan penuh spekulasi, Iran akhirnya buka suara. Data resmi korban tewas demo berdarah yang mengguncang negeri itu dirilis dan angkanya...

Leave a comment