Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Muhammadiyah Larang PTMA Obral Gelar Profesor Kehormatan

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 12 April 2025 01:46 WIB
Muhammadiyah Larang PTMA Obral Gelar Profesor Kehormatan
NEWSREAL.ID - PENGUKUHAN GURU BESAR: Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir memberikan sambutan pada acara pengukuhan Guru Besar Prof Dr Jebul Suroso, SKep, Ns, MKep, sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Keperawatan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) di Auditorium Ukhuwah Islamiyah Kampus I UMP, Kamis (10/4). (Dok: Muhammadiyah)

JAKARTA- Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir memerintahkan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA) tidak sembarangan memberikan gelar profesor kehormatan.

Hal tersebut disampaikan Haedar saat memberikan sambutan pada acara pengukuhan Guru Besar Prof Dr Jebul Suroso, SKep, Ns, MKep, sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Keperawatan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) di Auditorium Ukhuwah Islamiyah Kampus I UMP, Kamis (10/4).

Haedar meminta kepada seluruh PTMA agar tidak terjebak dalam tren memberikan gelar profesor kehormatan secara sembarangan. Haedar menyatakan itu adalah perintah ketua umum meskipun belum ada surat resmi terkait larangan tersebut.

Saat dikonfirmasi perihal perintah tersebut, Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad menuturkan larangan “obral gelar profesor kehormatan” itu telah diedarkan kepada seluruh PTMA.

“Pidato ketum langsung diedarkan ke seluruh PTMA dan dijadikan perhatian semua pimpinan PTMA,” katanya saat dihubungi, Jumat (11/4). Saat ditanya terkait edaran atau surat keputusan yang bakal dibuat untuk hal tersebut, dia belum dapat mengonfirmasi, termasuk respons dari Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (FR PTMA). Biasanya, kata Dadang, akan ditindaklanjuti Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah. “Yah, biasanya majelis Dikti litbang yang menindaklanjuti,” ungkap Dadang.

Bentuk Keprihatinan

Dikonfirmasi terpisah, Ketua PP Muhammadiyah Bidang Pendidikan Irwan Akib mengatakan, larangan yang dilontarkan Haedar itu merupakan sebuah bentuk keprihatinan atas fenomena kampus “mengobral” gelar kehormatan akademis.

Namun demikian, lanjut Irwan, PP Muhammadiyah enggan mencampuri keputusan kampus-kampus yang telah memberikan gelar kehormatan akademis, termasuk titel profesor kehormatan. “Kami tidak bisa mencampuri mereka, itu haknya mereka,” kata Irwan saat dihubungi.

Pada kesempatan itu, Irwan menyatakan sejauh ini  tak satu pun dari 162 PTMA pernah menganugerahkan gelar kehormatan akademis itu kepada siapa pun. “Belum, enggak pernah. Kalau yang begitu sampai sejauh ini belum pernah ada,” kata dia.
Ia menyebut seluruh PTMA sejak masing-masing pertama kali didirikan selalu menjunjung tinggi pemahaman bahwa profesor merupakan jabatan akademik tertinggi yang diberikan kepada seorang dosen.

Irwan pun memastikan bahwa 431 profesor yang dimiliki PTMA, seluruhnya memang merupakan dosen yang telah memenuhi persyaratan akademik. Seperti memenuhi KUM (angka kredit dosen), memublikasikan karya ilmiah di jurnal internasional bereputasi dan lain seterusnya. “Sesuai prosedur yang ada,” tegas Irwan. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Mendikdasmen: AI Bukan Pengganti Guru dalam Dunia Pendidikan

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- Perkembangan kecerdasan buatan di bidang pendidikan dinilai tidak serta-merta menggeser peran pendidik. Pemerintah menegaskan teknologi hanya berfungsi sebagai alat bantu, bukan pengganti relasi...

Banjir Lumpuhkan Ribuan Sekolah di Sumatra, Ratusan Ribu Siswa Terdampak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra pada akhir 2025 tak hanya merusak permukiman warga, tetapi juga mengganggu dunia pendidikan....

Mendikdasmen Pasang Target Besar Pendidikan 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai memanaskan mesin jelang tahun anggaran 2026. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Mendikdasmen Abdul Mu’ti memaparkan...

Kepala BNN: Karier Tanpa Batas Berawal dari Hidup Sehat dan Bebas Narkoba

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa masa depan dan karier tanpa batas hanya dapat diraih dengan gaya hidup...

Prabowo Siapkan SMA Garuda, Sekolah Unggulan Baru Pendamping Taruna Nusantara

NEWSREAL.ID, MALANG- Peta pendidikan unggulan nasional bakal bertambah. Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana peluncuran SMA Garuda, sekolah model baru yang disiapkan untuk melengkapi peran SMA...

Mendikdasmen Siap Wajibkan Ikrar Pelajar di Upacara Sekolah

NEWSREAL.ID, BANJARBARU- Upacara bendera di sekolah bakal punya tambahan agenda baru. Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan siap...

Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025 Perkuat Ekosistem Pendidikan Inklusif dan Bermutu

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat ekosistem pendidikan vokasi yang bermutu dan inklusif melalui penyelenggaraan Gelar Karya Vokasi Pendidikan Khusus dan...

Leave a comment