Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Putin Umumkan Gencatan Senjata Tiga Hari

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 29 April 2025 09:45 WIB
Putin Umumkan Gencatan Senjata Tiga Hari
NEWSREAL.ID - TEMBAKKAN ROKET: Peluncur roket ganda 122 mm swagerak Grad milik Rusia menembak ke arah posisi Ukraina di wilayah Kursk, Rusia (Foto: AP)

MOSKOW- Presiden Rusia Vladimir Putin secara mengejutkan memerintahkan gencatan senjata selama tiga hari di Ukraina mulai 8-11 Mei 2025.
Melalui pernyataan resminya, Kremlin menyatakan gencatan senjata ini berlangsung bertepatan dengan peringatan Kemenangan Uni Soviet atas Jerman dalam Perang Dunia II.

“Rusia percaya bahwa pihak Ukraina harus mengikuti contoh ini. Jika ada pelanggaran gencatan senjata dari pihak Ukraina, angkatan bersenjata Rusia akan memberikan respons dan tanggapan yang efektif,” bunyi pernyataan Kremlin seperti dikutip AFP Senin (28/4) waktu setempat.

Rusia dan Ukraina telah berperang sejak Februari 2022, kala Moskow melancarkan invasi Ukraina. Gencatan senjata yang diumumkan Rusia ini muncul kala Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah bernegosiasi mencari solusi menghentikan invasi Moskow ke Ukraina secara permanen.


Siap Negosiasi

Presiden Ukraina Vladimir Zelensky buka suara usai Presiden Vladimir Putin mengumumkan gencatan senjata sepihak tiga hari 8-11 Mei, Senin (28/4).
Zelensky mengatakan Crimea harus dikembalikan secara diplomatis. Ukraina, lanjut dia, siap membahas wilayah usai gencatan senjata penuh tercapai.

“Gencatan senjata penuh tanpa syarat membuka kemungkinan untuk membahas segalanya,” kata Zelensky ke awak media, dikutip Kyiv Independent. Zelensky juga menyinggung usulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait Crimea.

“Saya setuju dengan Presiden Trump bahwa Ukraina tak punya cukup senjata untuk mendapat kembali kendali atas Semenanjung Crimea dengan kekuatan senjata,” ungkap dia.

Usulan terbaru Gedung Putih mengakhiri perang Rusia-Ukraina mencakup pengakuan de jure AS atas wilayah yang dikendalikan Rusia. Trump sempat mengatakan Crimea akan tetap menjadi milik Rusia.

Di kesempatan itu, Zelensky meminta AS menekan Rusia menggunakan cara diplomatik untuk mengakhiri pendudukan ilegal di wilayah Ukraina. “Tetapi dunia punya sanksi, peluang, tekanan ekonomi lain, tekanan diplomatik untuk membicarakan hal ini, untuk membahas masalah teritorial,” kata dia.

Zelensky menekankan Ukraina terbuka untuk membahas wilayah yang diduduki “hanya setelah gencatan senjata yang lengkap dan tanpa syarat.” “Kami siap berdialog dalam format apa pun, kapan pun, tetapi hanya setelah ada sinyal nyata bahwa Rusia siap mengakhiri perang,” kata Zelensky. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

AS-Israel Gempur Teheran, Iran Balas Hingga Arab Saudi dan Kuwait

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Serangan terbaru kembali dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel ke ibu kota Iran, Teheran, Rabu (25/3/2026). Ledakan dilaporkan terdengar di wilayah timur kota,...

Iran Ajak Negara Timur Tengah Bentuk Aliansi Militer Tanpa AS dan Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menyerukan negara-negara di kawasan Timur Tengah untuk membangun aliansi keamanan dan militer bersama tanpa kehadiran Amerika Serikat dan Israel. Seruan ini...

Fasilitas Gas Iran Diserang Usai Trump Klaim Dialog

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah terus memanas setelah sejumlah fasilitas gas di Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan, hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat...

Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Tuding Trump Sebar Isu Demi Stabilkan Pasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran membantah keras adanya negosiasi dengan Amerika Serikat di tengah meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf...

Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal, Bangunan Rusak dan Enam Luka

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan udara kembali mengguncang Tel Aviv setelah Iran meluncurkan rudal ke sejumlah titik di kota tersebut, Selasa (24/3/2026). Serangan ini menyebabkan kerusakan...

Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Tapi Tidak untuk AS dan Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tetap membuka akses pelayaran di Selat Hormuz bagi kapal-kapal internasional, dengan pengecualian terhadap kapal yang terafiliasi dengan Amerika Serikat dan...

Tekan Biaya Perang, Israel Disebut Mulai Gunakan Amunisi Lawas

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Tekanan biaya perang yang terus membengkak disebut mulai berdampak pada strategi militer Israel. Dalam perkembangan terbaru, militer Israel dikabarkan mulai menggunakan amunisi...

Kim Jong Un Kembali Terpilih Pimpin Korea Utara

NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un kembali terpilih untuk memimpin pemerintahan setelah parlemen negara tersebut secara resmi menunjuknya sebagai Presiden Urusan Negara. Keputusan...

Mufti Agung Libya Serukan Umat Islam Dukung Iran

NEWSREAL.ID, TRIPOLI- Mufti Agung Libya, Sheikh Sadiq al-Ghariani menyerukan umat Islam untuk memberikan dukungan kepada Iran di tengah konflik yang terus memanas dengan Amerika Serikat...

Iran Ancam Tebar Ranjau Laut, Teluk Persia Terancam Lumpuh Total

NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Iran mengeluarkan ancaman keras dengan menyatakan siap menebar ranjau laut di seluruh wilayah Teluk Persia apabila...

Iran Balas Ancam AS: Infrastruktur Energi dan Air Negara Teluk Jadi Target

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman serius terhadap negara-negara Teluk yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel....

Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Solidaritas Indonesia untuk Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia....

Leave a comment