
BEIJING- Kobaran api perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok kian memanas. Keduanya saling balas-balasan tarif hingga di atas 100 persen. Sebelumnya pada Jumat (12/4), Presiden AS Donald Trump kembali menaikkan tarif untuk semua produk dari Beijing menjadi 145 persen, naik dari sebelumnya sebesar 125 persen.
Tak mau kalah, Presiden Tiongkok Xi Jinping pun mengumumkan kenaikan tarif untuk semua produk Negara Paman Sam yang masuk ke negaranya menjadi 125 persen. Ia pun mengaku tak pernah takut dengan ancaman tarif AS.
“Selama lebih dari 70 tahun, Tiongkok selalu mengandalkan kemandirian dan kerja keras, tidak pernah mengandalkan pemberian siapa pun, apalagi takut akan penindasan yang tak masuk akal,” kata Xi kepada Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez di Beijing, seperti dikutip CCTV.
Tiongkok dan AS mulai terlibat perang dagang sejak masa pemerintahan pertama Trump. Saat itu ditetapkan tarif 10 persen, namun sebelum diberlakukan, masa pemerintahan berganti ke Joe Biden.
Lalu, saat Trump kembali menjadi presiden dan dilantik pada 20 Januari 2025, ia kembali mengobarkan api perang dagang. Tahap awal hanya untuk tiga negara yakni Kanada, Meksiko dan Tiongkok.
Pada Pada 9 April, Trump kemudian mengumumkan mengenakan tarif resiprokal kepada 57 negara termasuk Indonesia yang kena 32 persen. Namun, baru beberapa jam berlaku, tarif bagi 56 negara ditunda implementasinya selama 90 hari, sedangkan Tiongkok tetap.
Kian Memanas
Saat itulah perang dagang kian memanas, bahkan tarif untuk Tiongkok naik dari sebelumnya 104 persen ditambah 21 persen lagi menjadi 125 persen. Beijing pun kembali membalas dengan menambah tarif untuk produk AS menjadi 84 persen.
Setelah Tiongkok membalas, AS lagi-lagi menaikkan tarif kepada produk Tiongkok menjadi 145 persen, naik dari pengumuman sehari sebelumnya sebesar 125 persen. Melalui pernyataan pada Kamis (10/4) waktu setempat, Gedung Putih menuturkan tarif timbal balik (resiprokal) sebesar 125 persen untuk China yang diumumkan sebelumnya itu di luar tarif 20 persen yang sudah lebih dulu diberlakukan.
Tiongkok pun kembali membalas. Melalui pengumuman yang disampaikan Dewan Tarif mereka, Tiongkok mengumumkan akan menaikkan tarif impor barang asal Amerika dari 84 persen menjadi 125 persen.
Namun, melalui kenaikan ini, Beijing mengindikasikan bahwa mereka tidak akan melayani perang tarif AS lagi dengan menaikkan tarif atas barang-barang impor dari Negeri Paman Sam di atas 125 persen. (cnnind,tb)
Senyum Protokoler dan Pengawal Prancis Saat Foto Bersama Presiden Prabowo
PRANCIS,NEWSREAL.id – Ada momen hangat yang mewarnai akhir kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris, Republik Prancis. Bukan di ruang pertemuan ataupun forum resmi,...
Israel-Rusia Dituding Negara Pelaku Kekerasan Seksual, Masuk Daftar Hitam
NEW YORK, NEWSREAL.id – Sebuah informasi mencengangkan dunia internasional ! Berikut ini adalah salah satu kengerian negeri yang saat ini menjadi perbincangan publik yakni, Israel...
Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA
PARIS.NEWSREAL.id –Presiden Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif...
Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Naik Lagi
JAKARTA,NEWSREAL.id– Amerika Serikat (AS) dan Iran tak juga akur. Di Selat Hormuz keduanya mengklaim saling serang. Hal ini tentu saja membaut perairan hangat kembali terjadi....
Diaspora Indonesia di Paris Rasakan Kehangatan Idul Adha Bersama Presiden Prabowo
PARIS,NEWSREAL.id – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang...
Dipenuhi Perasaan Haru, Diaspora Sambut Kepala Negara di Paris
PARIS,NEWSREAL.id – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah menanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias. Mereka berkerumunan di hotel tempat Kepala Negara...
Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla
JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...
Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia
SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...
Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One
JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...
19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji
MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...
Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza
GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...
Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah
MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...