Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Tiongkok dan Kanada Membalas, Uni Eropa Buka Peluang Negosiasi

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 7 April 2025 21:56 WIB
Tiongkok dan Kanada Membalas, Uni Eropa Buka Peluang Negosiasi
NEWSREAL.ID - AKSI PROTES: Puluhan ribu pengunjuk rasa bergabung dalam aksi unjuk rasa “Hands Off” di seluruh Amerika Serikat untuk mengekspresikan kemarahan mereka terhadap Presiden Donald Trump dan pemerintahannya. Warga menyuarakan kekhawatiran tentang pekerjaan mereka dan kondisi demokrasi di AS saat ini. (Dok: Ist)
  • Respons Tarif Impor Trump

JAKARTA- Sejumlah negara merespons kebijakan baru Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menerapkan tarif resiprokal ke 180 negara pada pekan lalu.

Tarif yang ditetapkan Trump berbeda dari antar negara. Selain tarif timbal balik itu, presiden AS juga menetapkan tarif impor sebesar 10 persen secara global. Beberapa negara bahkan mengecam kebijakan Trump yang mengganggu ekonomi dunia.

Tiongkok misalnya, Komisi Tarif Dewan Kementerian Keuangan Tiongkok menyebut tarif yang diberlakukan Trump tak sejalan dengan aturan perdagangan internasional dan sangat merugikan Tiongkok.

Jika diakumulasikan dengan tarif timbal balik, total tarif efektif atas produk Tiongkok yang masuk ke AS kini mencapai 54 persen. Tiongkok lantas balik menjatuhkan tarif impor sebesar 34 persen untuk seluruh barang dari Amerika Serikat.

“Tarif sebesar 34 persen akan dikenakan untuk semua barang impor yang berasal dari Amerika Serikat berdasarkan tarif yang berlaku saat ini,” demikian pernyataan resmi pemerintah Tiongkok pada 4 April.

Uni Eropa juga siap memberi balasan usai Trump mengumumkan tarif impor sebesar 20 persen ke blok ini. Juru bicara pemerintah Prancis Sophie Primas mengatakan, Uni Eropa mempersiapkan tanggapan perang tarif Trump dengan dua tahap.

Tanggapan awal akan berlaku sekitar pertengahan April terkait alumunium dan baja. Tahap kedua Uni Eropa akan menargetkan semua produk dan layanan dengan langkah-langkah yang mungkin sudah siap pada akhir April. “Kami akan menyerang layanan. Misalnya layanan daring yang saat ini tak dikenai pajak, tetapi bisa saja dikenai pajak,” ungkap Sophie dikutip Channel News Asia.

Peluang Negosiasi

Ketua Uni Eropa von der Leyen juga sempat mengatakan blok ini akan menerapkan bea masuk barang AS termasuk wiski, sepeda motor, dan bourbon hingga 50 persen. Namun, von der Leyen mengatakan masih ada waktu untuk negosiasi sembari menyelesaikan tanggapan tarif logam dari AS, demikian dikutip Wall Street Journal.

Sementara Kanada memilih untuk membalas di sektor otomotif. Perdana Menteri Mark Carney mengatakan Kanada akan menanggapi tarif Trump dengan menjatuhkan tarif sebesar 25 persen untuk kendaraan yang diimpor dari AS.

Namun Carney mengatakan tindakan balasan Kanada tidak akan mempengaruhi suku cadang mobil. “Karena kami mengetahui manfaat dari sistem produksi terpadu kami,” kata Carney, dikutip Politico pada pekan lalu.

Lebih lanjut, Carney mengatakan tindakan balasan Kanada yang diumumkan sebelumnya akan tetap berlaku. Pejabat Kanada sebelumnya mengatakan tarif 25 persen akan dikenakan untuk barang-barang AS senilai sekitar 42 miliar dollar AS, termasuk buah-buahan dan sayur-sayuran, peralatan, dan minuman keras. Kanada juga menambah daftar barang seperti komputer hingga peralatan olahraga. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

AS-Israel Gempur Teheran, Iran Balas Hingga Arab Saudi dan Kuwait

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Serangan terbaru kembali dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel ke ibu kota Iran, Teheran, Rabu (25/3/2026). Ledakan dilaporkan terdengar di wilayah timur kota,...

Iran Ajak Negara Timur Tengah Bentuk Aliansi Militer Tanpa AS dan Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menyerukan negara-negara di kawasan Timur Tengah untuk membangun aliansi keamanan dan militer bersama tanpa kehadiran Amerika Serikat dan Israel. Seruan ini...

Fasilitas Gas Iran Diserang Usai Trump Klaim Dialog

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah terus memanas setelah sejumlah fasilitas gas di Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan, hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat...

Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Tuding Trump Sebar Isu Demi Stabilkan Pasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran membantah keras adanya negosiasi dengan Amerika Serikat di tengah meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf...

Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal, Bangunan Rusak dan Enam Luka

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan udara kembali mengguncang Tel Aviv setelah Iran meluncurkan rudal ke sejumlah titik di kota tersebut, Selasa (24/3/2026). Serangan ini menyebabkan kerusakan...

Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Tapi Tidak untuk AS dan Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tetap membuka akses pelayaran di Selat Hormuz bagi kapal-kapal internasional, dengan pengecualian terhadap kapal yang terafiliasi dengan Amerika Serikat dan...

Tekan Biaya Perang, Israel Disebut Mulai Gunakan Amunisi Lawas

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Tekanan biaya perang yang terus membengkak disebut mulai berdampak pada strategi militer Israel. Dalam perkembangan terbaru, militer Israel dikabarkan mulai menggunakan amunisi...

Kim Jong Un Kembali Terpilih Pimpin Korea Utara

NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un kembali terpilih untuk memimpin pemerintahan setelah parlemen negara tersebut secara resmi menunjuknya sebagai Presiden Urusan Negara. Keputusan...

Mufti Agung Libya Serukan Umat Islam Dukung Iran

NEWSREAL.ID, TRIPOLI- Mufti Agung Libya, Sheikh Sadiq al-Ghariani menyerukan umat Islam untuk memberikan dukungan kepada Iran di tengah konflik yang terus memanas dengan Amerika Serikat...

Iran Ancam Tebar Ranjau Laut, Teluk Persia Terancam Lumpuh Total

NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Iran mengeluarkan ancaman keras dengan menyatakan siap menebar ranjau laut di seluruh wilayah Teluk Persia apabila...

Iran Balas Ancam AS: Infrastruktur Energi dan Air Negara Teluk Jadi Target

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman serius terhadap negara-negara Teluk yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel....

Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Solidaritas Indonesia untuk Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia....

Leave a comment