Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Universitas Harvard Gugat Trump

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 22 April 2025 22:31 WIB
Universitas Harvard Gugat Trump
NEWSREAL.ID - Lowell House, Universitas Harvard di Cambridge, Massachusetts. (Foto: Ist)

Massachusetts- Universitas Harvard menggugat pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump buntut pembekuan dana hibah dan kontrak federal. Gugatan itu dilayangkan ke pengadilan federal di Boston pada Senin (21/4) seusai Trump mengancam akan membekukan dana federal untuk Harvard sebesar 1 miliar dollar atau Rp 16,8 triliun.

Dilansir dari Reuters, Harvard dalam gugatannya menyatakan tindakan pemerintah membekukan dana hibah dan kontrak Harvard merupakan upaya untuk mendapat kendali pembuatan keputusan akademis di universitas.

“Kasus ini melibatkan upaya pemerintah untuk menggunakan pembekuan dana federal sebagai upaya untuk mendapatkan kendali atas pengambilan keputusan akademik di Harvard,” demikian isi gugatan tersebut.

Harvard menyebut keputusan Trump merupakan tindakan sewenang-wenang dan melanggar hukum serta Amandemen Pertama universitas mengenai kebebasan berbicara.
Sejak menjabat, Trump telah menargetkan kampus-kampus ternama di AS dengan menuduh mereka tak becus menangani protes pro-Palestina tahun lalu. Trump juga menuding kampus-kampus tersebut membiarkan antisemitisme membiak di universitas.

Pemerintah Keliru

Kendati begitu, para pengunjuk rasa, yang salah satunya kelompok Yahudi, menyatakan bahwa aksi mereka merupakan kritik atas tindakan tak manusiawi Israel di Gaza. Pemerintah menurut mereka telah secara keliru mencampuradukkan dukungan untuk hak-hak Palestina dengan antisemitisme.

Harvard menjadi perguruan tinggi pertama yang melayangkan gugatan kepada pemerintahan Trump. Gugatan ini merupakan yang terbaru dalam babak perselisihan antara kampus dan pemerintahan Trump.

Sebelumnya, Kementerian Keamanan Dalam Negeri (DHS) mengancam bahwa Harvard akan kehilangan privilesenya dalam menerima mahasiswa asing jika tidak memenuhi permintaan pemerintah untuk membagikan informasi mengenai “kegiatan ilegal dan kekerasan” pemegang visa mahasiswa asing di Harvard.

Mahasiswa asing di universitas di AS harus terdaftar dan disertifikasi oleh Student and Exhange Visitor Program (SEVP) di bawah Kementerian Keamanan Dalam Negeri. Hal ini agar Formulir I-20 dapat dikeluarkan, yang diperlukan bagi mahasiswa internasional untuk mengajukan visa F-1 atau M-1.

Pada Selasa (15/5), Trump juga mengaku sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri status bebas pajak Harvard. Keesokannya, CNN melaporkan bahwa Internal Revenue Service (IRS) telah memulai rencana untuk mencabut status bebas pajak Harvard, demikian menurut dua sumber yang tahu masalah tersebut. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

AS-Israel Gempur Teheran, Iran Balas Hingga Arab Saudi dan Kuwait

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Serangan terbaru kembali dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel ke ibu kota Iran, Teheran, Rabu (25/3/2026). Ledakan dilaporkan terdengar di wilayah timur kota,...

Iran Ajak Negara Timur Tengah Bentuk Aliansi Militer Tanpa AS dan Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menyerukan negara-negara di kawasan Timur Tengah untuk membangun aliansi keamanan dan militer bersama tanpa kehadiran Amerika Serikat dan Israel. Seruan ini...

Fasilitas Gas Iran Diserang Usai Trump Klaim Dialog

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah terus memanas setelah sejumlah fasilitas gas di Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan, hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat...

Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Tuding Trump Sebar Isu Demi Stabilkan Pasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran membantah keras adanya negosiasi dengan Amerika Serikat di tengah meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf...

Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal, Bangunan Rusak dan Enam Luka

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan udara kembali mengguncang Tel Aviv setelah Iran meluncurkan rudal ke sejumlah titik di kota tersebut, Selasa (24/3/2026). Serangan ini menyebabkan kerusakan...

Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Tapi Tidak untuk AS dan Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tetap membuka akses pelayaran di Selat Hormuz bagi kapal-kapal internasional, dengan pengecualian terhadap kapal yang terafiliasi dengan Amerika Serikat dan...

Tekan Biaya Perang, Israel Disebut Mulai Gunakan Amunisi Lawas

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Tekanan biaya perang yang terus membengkak disebut mulai berdampak pada strategi militer Israel. Dalam perkembangan terbaru, militer Israel dikabarkan mulai menggunakan amunisi...

Kim Jong Un Kembali Terpilih Pimpin Korea Utara

NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un kembali terpilih untuk memimpin pemerintahan setelah parlemen negara tersebut secara resmi menunjuknya sebagai Presiden Urusan Negara. Keputusan...

Mufti Agung Libya Serukan Umat Islam Dukung Iran

NEWSREAL.ID, TRIPOLI- Mufti Agung Libya, Sheikh Sadiq al-Ghariani menyerukan umat Islam untuk memberikan dukungan kepada Iran di tengah konflik yang terus memanas dengan Amerika Serikat...

Iran Ancam Tebar Ranjau Laut, Teluk Persia Terancam Lumpuh Total

NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Iran mengeluarkan ancaman keras dengan menyatakan siap menebar ranjau laut di seluruh wilayah Teluk Persia apabila...

Iran Balas Ancam AS: Infrastruktur Energi dan Air Negara Teluk Jadi Target

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman serius terhadap negara-negara Teluk yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel....

Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Solidaritas Indonesia untuk Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia....

Leave a comment