Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Dari Legislator ke Akademisi, Agung BM Resmi Sandang Gelar Doktor Ilmu Lingkungan Undip

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 26 Juni 2025 10:35 WIB
Dari Legislator ke Akademisi, Agung BM Resmi Sandang Gelar Doktor Ilmu Lingkungan Undip
NEWSREAL.ID - SERAHKAN SERTIFIKAT: Dekan Sekolah Pascasarjana Undip, Prof Ir Mochamad Agung Wibowo, MM, MSc, PhD menyerahkan sertifikat gelar doktor kepada Agung Budi Margono, ST,MT seusai sidang terbuka dan promosi doktor di Ruang Sidang Utama Sekolah Pascasarjana Undip, kemarin. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Politikus senior dengan dua dekade pengalaman sebagai anggota DPRD Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah, Agung Budi Margono resmi menyandang gelar doktor ilmu lingkungan dari Universitas Diponegoro.

Ujian terbuka promosi doktor yang dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Sekolah Pascasarjana Undip berlangsung dengan penuh antusiasme dan dihadiri oleh kalangan akademisi, tokoh masyarakat, serta kolega.

Dalam sidang terbuka tersebut, Agung mempertahankan disertasinya yang berjudul “Model Pengelolaan Waduk Jatibarang di Kota Semarang”. Penelitian ini menyoroti pentingnya tata kelola kolaboratif dalam pengelolaan sumber daya air, khususnya waduk yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah pusat dan daerah, Perum Jasa Tirta I, PDAM, serta komunitas lokal seperti kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan petani konservasi.

Bertindak sebagai penguji dalam sidang tersebut adalah tujuh akademisi terkemuka, yakni:
Prof Ir Mochamad Agung Wibowo, MM, MSc, PhD (Dekan Sekolah Pascasarjana Undip), Dr Drs Jafron Wasiq Hidayat, MSc, Prof Dr Tri Retnaningsih Soeprobowati, Mapp.Sc dan Prof Dr Dra Hartuti Purnaweni, MPA. Selain itu masih ada Prof Dr Sudarmadji, MEng.Sc, Dr Budi Warsito, SSi, MSi, serta Prof Sudharto P Hadi, MES, PhD selaku promotor utama.

Ancaman Serius

Dalam pemaparannya, Agung menegaskan bahwa pengelolaan waduk tidak dapat semata-mata dianggap sebagai isu teknis, melainkan juga mencakup dimensi sosial dan kelembagaan. Ia mengidentifikasi bahwa Waduk Jatibarang menghadapi ancaman serius berupa akumulasi sedimentasi, yang berpotensi mengurangi fungsionalitas waduk dalam jangka waktu kurang dari 25 tahun jika tidak dilakukan intervensi yang sistematis dan terpadu.

Disertasi tersebut merekomendasikan pembentukan Forum Komunitas Peduli Waduk (FKPW), sebuah wadah koordinatif legal yang berfungsi sebagai jembatan komunikasi antaraktor, dilengkapi dengan sistem digital untuk pemantauan kualitas dan kuantitas air secara berkelanjutan.

Sebagai lulusan S1, S2, dan kini S3 dari Universitas Diponegoro, Agung menyampaikan bahwa keterpaduan antara pendekatan akademik dan praktik kebijakan publik sangat krusial. “Ilmu pengetahuan seharusnya tidak berhenti di ruang kuliah. Ia harus mampu mendorong perubahan kebijakan dan memberi manfaat konkret bagi masyarakat,” ujarnya dalam sesi penutupan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, SE, MM, yang menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi akademik Agung. Ia menekankan pentingnya hasil riset yang aplikatif dan relevan terhadap kebutuhan daerah. “Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka diri terhadap kerja sama berbasis riset dan kajian ilmiah, bukan sekadar proyek-proyek jangka pendek,” ungkapnya.

Dengan diraihnya gelar doktor tersebut, Agung Budi Margono tidak hanya menambah satu lagi capaian akademik, namun juga memperkuat jembatan antara ilmu pengetahuan dan kebijakan publik dalam pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. (tb)

Berita Terbaru

Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026

NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa

NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Leave a comment