
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Politikus senior dengan dua dekade pengalaman sebagai anggota DPRD Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah, Agung Budi Margono resmi menyandang gelar doktor ilmu lingkungan dari Universitas Diponegoro.
Ujian terbuka promosi doktor yang dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Sekolah Pascasarjana Undip berlangsung dengan penuh antusiasme dan dihadiri oleh kalangan akademisi, tokoh masyarakat, serta kolega.
Dalam sidang terbuka tersebut, Agung mempertahankan disertasinya yang berjudul “Model Pengelolaan Waduk Jatibarang di Kota Semarang”. Penelitian ini menyoroti pentingnya tata kelola kolaboratif dalam pengelolaan sumber daya air, khususnya waduk yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah pusat dan daerah, Perum Jasa Tirta I, PDAM, serta komunitas lokal seperti kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan petani konservasi.
Bertindak sebagai penguji dalam sidang tersebut adalah tujuh akademisi terkemuka, yakni:
Prof Ir Mochamad Agung Wibowo, MM, MSc, PhD (Dekan Sekolah Pascasarjana Undip), Dr Drs Jafron Wasiq Hidayat, MSc, Prof Dr Tri Retnaningsih Soeprobowati, Mapp.Sc dan Prof Dr Dra Hartuti Purnaweni, MPA. Selain itu masih ada Prof Dr Sudarmadji, MEng.Sc, Dr Budi Warsito, SSi, MSi, serta Prof Sudharto P Hadi, MES, PhD selaku promotor utama.
Ancaman Serius
Dalam pemaparannya, Agung menegaskan bahwa pengelolaan waduk tidak dapat semata-mata dianggap sebagai isu teknis, melainkan juga mencakup dimensi sosial dan kelembagaan. Ia mengidentifikasi bahwa Waduk Jatibarang menghadapi ancaman serius berupa akumulasi sedimentasi, yang berpotensi mengurangi fungsionalitas waduk dalam jangka waktu kurang dari 25 tahun jika tidak dilakukan intervensi yang sistematis dan terpadu.
Disertasi tersebut merekomendasikan pembentukan Forum Komunitas Peduli Waduk (FKPW), sebuah wadah koordinatif legal yang berfungsi sebagai jembatan komunikasi antaraktor, dilengkapi dengan sistem digital untuk pemantauan kualitas dan kuantitas air secara berkelanjutan.
Sebagai lulusan S1, S2, dan kini S3 dari Universitas Diponegoro, Agung menyampaikan bahwa keterpaduan antara pendekatan akademik dan praktik kebijakan publik sangat krusial. “Ilmu pengetahuan seharusnya tidak berhenti di ruang kuliah. Ia harus mampu mendorong perubahan kebijakan dan memberi manfaat konkret bagi masyarakat,” ujarnya dalam sesi penutupan.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, SE, MM, yang menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi akademik Agung. Ia menekankan pentingnya hasil riset yang aplikatif dan relevan terhadap kebutuhan daerah. “Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka diri terhadap kerja sama berbasis riset dan kajian ilmiah, bukan sekadar proyek-proyek jangka pendek,” ungkapnya.
Dengan diraihnya gelar doktor tersebut, Agung Budi Margono tidak hanya menambah satu lagi capaian akademik, namun juga memperkuat jembatan antara ilmu pengetahuan dan kebijakan publik dalam pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. (tb)
Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....
Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...
Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah
BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...
Mendikdasmen: AI Bukan Pengganti Guru dalam Dunia Pendidikan
NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- Perkembangan kecerdasan buatan di bidang pendidikan dinilai tidak serta-merta menggeser peran pendidik. Pemerintah menegaskan teknologi hanya berfungsi sebagai alat bantu, bukan pengganti relasi...
Banjir Lumpuhkan Ribuan Sekolah di Sumatra, Ratusan Ribu Siswa Terdampak
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra pada akhir 2025 tak hanya merusak permukiman warga, tetapi juga mengganggu dunia pendidikan....
Mendikdasmen Pasang Target Besar Pendidikan 2026
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai memanaskan mesin jelang tahun anggaran 2026. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Mendikdasmen Abdul Mu’ti memaparkan...
Kepala BNN: Karier Tanpa Batas Berawal dari Hidup Sehat dan Bebas Narkoba
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa masa depan dan karier tanpa batas hanya dapat diraih dengan gaya hidup...
Prabowo Siapkan SMA Garuda, Sekolah Unggulan Baru Pendamping Taruna Nusantara
NEWSREAL.ID, MALANG- Peta pendidikan unggulan nasional bakal bertambah. Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana peluncuran SMA Garuda, sekolah model baru yang disiapkan untuk melengkapi peran SMA...
Mendikdasmen Siap Wajibkan Ikrar Pelajar di Upacara Sekolah
NEWSREAL.ID, BANJARBARU- Upacara bendera di sekolah bakal punya tambahan agenda baru. Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan siap...
Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025 Perkuat Ekosistem Pendidikan Inklusif dan Bermutu
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat ekosistem pendidikan vokasi yang bermutu dan inklusif melalui penyelenggaraan Gelar Karya Vokasi Pendidikan Khusus dan...
Insentif Guru Honorer Naik Jadi Rp400 Ribu per Bulan Mulai 2026
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan adanya kenaikan insentif bagi guru honorer mulai tahun 2026. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan, insentif bulanan guru...
Mendikdasmen: Jangan Nilai Guru dari Angka Semata
NEWSREAL.ID, SURABAYA- Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 kembali menjadi pengingat pentingnya menghargai peran guru di tengah tantangan pendidikan yang semakin kompleks. Menteri Pendidikan Dasar...

