Nasional

DPR Akan Panggil Menbud Fadli Zon

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 17 Juni 2025 18:36 WIB
DPR Akan Panggil Menbud Fadli Zon
NEWSREAL.ID - MENUNTUT KEADILAN: Sejumlah aktivis dan pegiat HAM menggelar aksi diam di depan Istana Negara, mengenang 27 tahun tragedi Mei 1998 dan menuntut keadilan bagi korban kekerasan seksual,Jumat (13/6) (Foto: Ist)

NEWSREAL, JAKARTA- Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyatakan, pihaknya akan memanggil Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam rapat kerja untuk membahas sejumlah isu penting, termasuk pernyataannya terkait Tragedi Mei 1998.

Lalu menyoroti pentingnya penulisan sejarah Indonesia yang jujur dan sensitif, khususnya terkait insiden kekerasan terhadap perempuan selama kerusuhan 1998 meletus.

“Tentu dalam penulisan sejarah nanti itu harus tetap dimasukkan. Mungkin nanti setelah masuk masa reses, kami akan undang Menteri Kebudayaan dalam rapat kerja untuk membahas hal ini,” ujarnya diitemui di Kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) di Jakarta, Senin (16/6),

Lalu menegaskan bahwa publik telah mengetahui berbagai peristiwa tidak bermoral yang terjadi saat Tragedi Mei 1998, termasuk dugaan pemerkosaan massal. Data tersebut, lanjutnya, telah dikumpulkan oleh Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dan Komnas Perempuan.

“Kalau memang betul, itu kan masal, jumlahnya lebih dari satu. Untuk apa kita tutup-tutupi? Itu bagian dari sejarah,” ucapnya.

Sebatas Rumor

Sebelumnya, Menbud Fadli Zon menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa tidak ada bukti pemerkosaan massal pada peristiwa Mei 1998. Ia menyebut bahwa informasi tersebut hanya sebatas rumor yang belum bisa dibuktikan secara hukum.

“Saya sendiri pernah membantah itu dan mereka tidak bisa buktikan,” ujar Fadli, seraya menekankan perlunya sejarah yang mampu “mempersatukan bangsa.”

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari sejumlah kalangan. Namun dalam klarifikasi terpisah, Fadli menegaskan bahwa dirinya mengecam segala bentuk kekerasan terhadap perempuan, dan tidak bermaksud menihilkan penderitaan korban.

Menurutnya, istilah “perkosaan massal” perlu digunakan dengan hati-hati karena dapat memiliki dampak besar terhadap citra kolektif bangsa. Ia menekankan pentingnya verifikasi akademik dan hukum sebelum memasukkan terminologi tersebut ke dalam narasi sejarah resmi.

“Penting untuk senantiasa berpegang pada bukti yang teruji secara hukum dan akademik,” kata Fadli.

Pernyataan tersebut memicu respons serius dari banyak pihak. Ketua Komnas HAM Anis Hidayah menegaskan bahwa pemerkosaan merupakan salah satu dari lima bentuk pelanggaran HAM berat dalam kerusuhan 13-15 Mei 1998, sebagaimana hasil penyelidikan resmi lembaga tersebut.

“Pemerkosaan dalam tragedi Mei 1998 bukan sekadar isu, tapi bagian dari temuan resmi penyelidikan kami yang disampaikan kepada Jaksa Agung pada 2003,” ujar Anis dalam konferensi pers, Senin (16/6).

Temuan tersebut berasal dari kerja Tim Ad Hoc Penyelidikan Pelanggaran HAM Berat yang dibentuk Komnas HAM pada Maret 2003 dan rampung enam bulan kemudian. Selain pemerkosaan, tim juga mengidentifikasi pembunuhan, penyiksaan, perampasan kemerdekaan, dan persekusi sebagai bentuk pelanggaran dalam tragedi tersebut.

Pemerintah sendiri telah mengakui pelanggaran HAM berat itu melalui Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 2022 dan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2023. Bahkan, layanan pemulihan bagi keluarga korban mulai diberikan pada Desember 2023 oleh pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta.

“Artinya negara telah secara resmi mengakui dan mulai memenuhi tanggung jawab moralnya. Maka, tidak bisa begitu saja ada pihak yang mengingkari fakta-fakta itu,” lanjut Anis, menanggapi pernyataan Fadli Zon.

Meski begitu, banyak pihak menilai pernyataan tersebut justru memperkeruh upaya penyelesaian dan pemulihan yang tengah berjalan. “Masyarakat kita sudah cukup dewasa. Mereka tahu peristiwa itu nyata. Jangan justru menghidupkan kembali luka dengan meragukan korban,” kata Lalu menutup pernyataannya. (Ant-64)

Berita Terbaru

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Pemerintah terus mengerahkan seluruh kekuatan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia. Melalui operasi darat hingga udara, upaya penanganan...

Pemerintah Gencarkan Gerakan Indonesia ASRI, Bedah Rumah Masyarakat TLDH

BOGOR,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus bagi masyarakat yang tidak mempunyai rumah layak huni. Dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Hambalang, Kabupaten...

1.000 Perwira TNI-Polri Dikerahkan Atasi Karhutla Sumatera

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Sebanyak 1.000 perwira TNI dan Polri untuk diturunkan bersama jajaran di daerah untuk memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi...

Kemenkes Kirim 314 Nakes-logistik ke Respons Dampak Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID-Sebanyak 314 tenaga medis/tenaga kesehatan dan ratusan ribu logistik kesehatan ke tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan lahan. Pengiriman ini dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk...

Presiden Prabowo Masuk Hutan Cek Lokasi Kebakaran di Limbung Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.ID – Selepas melaksanakan rapat singkat di Posko Karhutla Pontianak, Presiden Prabowo Subianto bergegas melanjutkan agenda untuk mengecek langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan di...

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan Pimpin Langsung Penanganan Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kalimantan pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026. Kepala Negara akan meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus...

Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Hadirkan Kepedulian di Tengah Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere

MAUMERE,NEWSREAL.ID — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus ditunjukkan jajaran Polda NTT. Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua...

100 Penyandang Disabilitas Semringah Masuk Istana Agung, Foto Bareng Tamu Penting dan Lihat Museum

YOGYAKARTA,Newsreal.id-Sebanyak 100-an siswa beserta pendamping dari sekolah luar biasa (SLB) di wilayah Yogyakarta tak melewatkan kesempatan langka masuk Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung, Rabu...

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Leave a comment