Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Konflik Memanas, Pemerintah Percepat Evakuasi WNI dari Teheran

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 22 Juni 2025 03:21 WIB
Konflik Memanas, Pemerintah Percepat Evakuasi WNI dari Teheran
NEWSREAL.ID - KORBAN TEWAS: Warga Iran menghadiri pemakaman para korban yang tewas dalam serangan Israel di Ahvaz, Iran, Kamis, (19/6). (Foto: WANA)

NEWSREAL.ID, TEHERAN – Meningkatnya eskalasi konflik bersenjata antara Iran dan Israel mendorong pemerintah Indonesia untuk segera mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari wilayah yang dinilai semakin tidak aman.

Proses evakuasi darurat kini tengah berlangsung, dengan sejumlah WNI telah diamankan di fasilitas safe house milik Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran.

“Proses evakuasi saat ini sedang berjalan via jalan darat,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, dalam pernyataan resminya, Jumat (20/6).

Para WNI telah dikumpulkan sejak malam sebelumnya dan saat ini berada dalam pengawasan penuh tim KBRI. Judha meminta doa seluruh masyarakat Indonesia agar proses pemulangan berlangsung aman dan lancar.

Keputusan evakuasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto, yang disampaikan melalui Menteri Luar Negeri Sugiono, menyusul meningkatnya intensitas serangan militer yang kini juga menyasar target-target sipil.

“Dari perkembangan dua hari ini, yang disasar bukan hanya target militer tapi juga sipil, maka saya memutuskan untuk meningkatkan status kesiagaan di KBRI Teheran dari siaga 2 menjadi siaga 1,” ujar Menlu Sugiono dalam keterangan terpisah saat kunjungan kerja di Rusia, Kamis (19/6).

Selain mengevakuasi WNI, pemerintah juga menyiapkan rencana kontinjensi dengan menjalin koordinasi lintas negara guna memastikan akses keluar dari Iran terbuka. Sugiono menyebut pihaknya telah melakukan komunikasi dengan negara-negara tetangga Iran untuk memfasilitasi kelancaran pergerakan WNI di perbatasan.

“Kami mohon agar dalam proses evakuasi nanti, WNI kita diberikan kemudahan untuk melewati perbatasan,” katanya.

Jadi Prioritas

KBRI Teheran mencatat terdapat 386 WNI yang tinggal di Iran, mayoritas merupakan pelajar dan mahasiswa yang menuntut ilmu di Kota Qom. Mereka menjadi prioritas dalam evakuasi, mengingat kondisi keamanan yang kian memburuk sejak konflik bersenjata antara Iran dan Israel pecah pada 13 Juni lalu.

Data terakhir yang dirilis pemerintah Iran pada 16 Juni menyebutkan 224 orang tewas dan 1.277 lainnya luka-luka akibat serangan yang terus berlanjut.

Di tengah situasi genting ini, pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi keselamatan WNI di luar negeri, sembari terus memantau perkembangan situasi di lapangan.

“Kami berharap ketegangan ini bisa segera berakhir, dan seluruh WNI kita kembali ke tanah air dalam keadaan selamat,” pungkas Menlu Sugiono. (tb)

Berita Terbaru

BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, akan berakhir pada Februari...

Menteri PU Laporkan Serapan Anggaran 2025 Tembus 95 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan realisasi anggaran Kementerian PU sepanjang tahun 2025 mencapai 95,23 persen atau setara Rp106,78 triliun dari total...

Jelang Lebaran 2026, Mentan Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pasokan pangan...

Ramadan 2026, Baznas Gulirkan 29 Program dari Zakat hingga Layanan Mudik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan puluhan program unggulan yang dirancang untuk memperluas manfaat zakat,...

Bahas Board of Peace Gaza, Prabowo Panggil Ormas Islam ke Istana

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Isu keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) segera dibawa ke meja diskusi Istana. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu...

Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka? Bertemu di Pilpres 2029

NEWSREAL.ID, BOGOR- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbedaan sikap terhadap kepemimpinannya adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar ketidaksukaan itu tidak disalurkan...

Soal Dewan Perdamaian, MUI Tunggu Penjelasan Langsung Presiden

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum buru-buru menyimpulkan sikap terkait keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Organisasi keagamaan ini...

Istana Luruskan Isu Pertemuan Prabowo: Bukan Oposisi Partai, Tapi Tokoh Masyarakat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan tokoh-tokoh yang bertemu Presiden Prabowo Subianto di kediaman Kartanegara, Jakarta, Jumat (30/1), bukan berasal dari partai...

Ini Isi Diskusi 5 Jam Prabowo dengan Tokoh Oposisi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh yang selama ini dikenal sebagai pengkritik atau oposisi pemerintah pada Jumat, (30/1/2026). Diskusi yang berlangsung...

Prabowo: Kader Gerindra Melanggar Hukum Tetap Ditindak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan melindungi siapa pun yang melanggar hukum, termasuk kader Partai Gerindra. Menurutnya, penegakan hukum harus berlaku sama bagi...

Ditekan Mundur dari Board of Peace, Istana Ajak MUI Dialog

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan akan berdialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait permintaan agar Indonesia mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP). Hal tersebut...

Sejumlah Jembatan Pascabanjir di Aceh Rampung Dibangun

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Mobilitas warga di sejumlah wilayah Aceh perlahan kembali normal. Jembatan-jembatan yang sebelumnya rusak dan terputus akibat banjir kini telah rampung dibangun dan mulai...

Leave a comment