Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ilmu Pengetahuan

“Sosrobahu”, Ini Teknologi yang Dipakai Hutama Karya Pacu Pembangunan Tol Semarang – Demak

Tim Redaksi, newsreal.id
Selasa, 10 Juni 2025 14:38 WIB
“Sosrobahu”, Ini Teknologi yang Dipakai  Hutama Karya Pacu Pembangunan Tol Semarang – Demak
NEWSREAL.ID - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menerapkan inovasi landas putar “Sosrobahu” pada pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 1A. (dok)

SEMARANG,newsreal.id – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menerapkan inovasi landas putar “Sosrobahu” pada pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 1A. Metode ini memungkinkan progres konstruksi jalan tol tetap berjalan dengan seminimal mungkin gangguan terhadap arus lalu lintas di jalan arteri yang padat.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menjelaskan bahwa penggunaan metode Sosrobahu merupakan strategi efektif untuk mengatasi tantangan pembangunan di kawasan padat.

“Penggunaan teknologi Sosrobahu pada Tol Semarang-Demak Paket 1A bertujuan untuk
meminimalisir gangguan lalu lintas di jalan arteri yang memiliki volume kendaraan sangat tinggi. Dengan metode ini, Hutama Karya dapat mengerjakan struktur pier head atau balok melintang tanpa harus menutup jalur di bawahnya,” ujar Adjib.

Lebih lanjut Adjib menambahkan bahwa teknologi Sosrobahu diterapkan pada empat tiang penyangga di jalur tol Semarang – Demak Paket 1A (P10, P11, P13, dan P14) di area elevated, yang berada di antara dua jalur jalan arteri aktif dan berdekatan dengan akses menuju aktivitas bisnis. Pelaksanaan Pemutaran berlangsung kurang lebih 2 bulan dengan pemutaran pertama dari Pier P11 pada tanggal 18 Mei 2025, diikuti pemutaran kedua P10 tanggal 3 Juni 2025, kemudian pemutaran ketiga P14 dan terakhir pemutaran keempat P13 pada pertengahan Juni 2025 atas koordinasi dengan dinas perhubungan setempat.

Untuk mendukung pelaksanaan agar berjalan lancar, Hutama Karya melakukan sosialisasi melalui media sosial, saluran radio lokal, dan memasang rambu manajemen lalu lintas terkait persiapan pekerjaan Sosrobahu ini di sekitar area proyek.

“Tanpa teknologi Sosrobahu, proses konstruksi konvensional berpotensi menyebabkan kemacetan, mengganggu akses menuju aktivitas bisnis, dan menimbulkan keluhan masyarakat. Metode ini memungkinkan pier head dibangun sejajar dengan sumbu jalan, lalu diputar 90 derajat ke posisi akhir menggunakan sistem hidrolik,” jelas Adjib.


sosrobahu_semarang

Metode Sosrobahu memiliki beberapa keunggulan, termasuk efisiensi waktu pengerjaan yang lebih singkat, biaya pengaturan keselamatan lalu lintas yang lebih efisien, dan pekerjaan konstruksi yang tetap berjalan tanpa mengurangi ruang jalan arteri. Teknologi ini sangat ideal untuk lingkungan perkotaan yang padat dan minim ruang gerak alat berat.

Selain penerapan teknologi Sosrobahu, Hutama Karya juga melakukan koordinasi intensif dengan pihak kepolisian, Dinas Perhubungan, dan stakeholder lainnya untuk mitigasi dampak konstruksi.

Langkah-langkah seperti pemasangan rambu-rambu jelas, penerangan yang cukup pada malam hari, dan penugasan petugas flagman khusus untuk mengatur lalu lintas telah dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.

“Hutama Karya selalu mengedepankan keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam setiap
proyek yang dikerjakan. Pada proyek ini, teknologi Sosrobahu tidak hanya menunjukkan kapabilitas teknis, tetapi juga komitmen perusahaan untuk meminimalkan dampak konstruksi terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat,” tutup Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

Progres pembangunan Tol Semarang-Demak Paket 1A yang digarap melalui Kerja Sama Operasi (KSO) dengan Beijing Urban Construction Group (KSO HK – BUCG) telah mencapai 64,2%. Adapun pemasangan landas putar dengan metode Sosrobahu ini menjadi milestone penting dalam penyelesaian proyek. Setelah selesai, tol ini akan meningkatkan konektivitas serta memberikan perlindungan dari dampak banjir rob yang biasa terjadi di wilayah pesisir Semarang dan Demak. Tol ini juga diharapkan dapat mengurai kemacetan di jalan nasional, Pantura, dan meningkatkan produktivitas ekonomi di kedua wilayah di Jawa Tengah tersebut.
Sebelumnya Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dalam kunjungannya pada 1 Januari 2025 mengatakan bahwa pembangunan Tol Semarang-Demak masih berjalan sesuai dengan timeline dengan target tuntas April 2027.

“Secara keseluruhan tidak ada kendala, hanya saat musim-musim seperti ini saja yakni angin kencang dan hujan deras, sehingga otomatis kapasitas kerja juga berkurang karena memang safety pekerjaan yang kita utamakan,” ujar Dody, mengutip pu.go.id. (Rls, Bun)

Berita Terbaru

 6 Benda Tercepat yang Pernah Diciptakan Manusia

BELAKANGAN, manusia berlomba-lomba untuk membuat benda yang memiliki kecepatan tinggi. Tujuannya adalah untuk mencapai tujuan dalam waktu singkat, apalagi jarak yang ditempuh jutaan Kilometer jaraknya...

Kemkomdigi & TNI Kompak Jaga Infrastruktur Digital di Daerah 3T

NEWSREAL.ID, BANDUNG- Pemerataan konektivitas digital di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) tak sekadar soal teknologi, tapi juga bagian dari strategi pertahanan nasional. Hal itulah...

7 Hewan Air yang Memiliki Kemampuan Luar Biasa

BERAGAM hewan air, memiliki perilaku misterius yang belum banyak terungkap. Maklum saja, Bumi ini berisi lebih banyak wilayah perairan daripada daratan. Sehingga, masih banyak yang...

5 Pertanyaan Umum dengan Jawaban yang Mengejutkan

BANYAK sekali pertanyaan yang ada dalam benak kita, namun jawabannya kurang memuaskan. Saking seringnya sebuah pertanyaan muncul atau menjadi terlalu umum, sehingga kita malas untuk...

RMS Carpathia, Penyelamat Titanic yang Tenggelam Terkena Torpedo Jerman

TRAGEDI kapal Royal Mail Ship (RMS) Titanic yang tenggelam pada April 1912 masih menjadi cerita yang menarik perhatian banyak orang di dunia. Ribuan orang tewas...

Setelah Satu Dekade, Kawah Misterius Meledak di Lapisan Siberia Terungkap. Ini Penjelasan Para ilmuwan

SATU dekade yang lalu, sebuah kawah misterius muncul di Arktik Rusia, membentuk lubang besar bergerigi selebar ratusan kaki, dan tenggelam ke dalam jurang yang sangat...

Hadapi Perubahan Iklim, RI Luncurkan Bursa Karbon

JAKARTA, newsreal.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi meluncurkan sekaligus membuka Perdagangan Perdana Bursa Karbon Indonesia, di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI),...

Tema Hari Pers Nasional 2022 dan Sejarahnya

9 Februari setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Pers Nasional.  Tanggal tersebut ditetapkan karena sesuai dengan lahirnya organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada tanggal 9 Februari...

Didanai Lewat PMN 2021, Indonesia Siap Produksi Kapal Selam Sendiri

JAKARTA,newsreal.id – Usai dilaksanakannya penyerahan Penyertaan Modal Negara (PMN) APBN TA 2021 oleh Kemenkeu kepada PT PAL Indonesia (Persero) pada Kamis (30/12) sebesar Rp1,28 triliun....

Solo Punya Cyber Security Hub, Gibran : Data Jangan Sampai Disalahgunakan

*Diresmikan Rektor UNS- Wali Kota Surakarta dan Dirjen Dikti Ristek SOLO,newsreal.id – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bersama Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemristekdikti)...

OSMRE Umumkan Pendanaan US$1,6 juta untuk Proyek Ilmu Terapan

OFFICE of Surface Mining Reclamation and Enforcement (OSMRE) telah mengumumkan ketersediaan pendanaan Program Ilmu Terapan tahun fiskal 2021. Periode aplikasi dibuka 20 Agustus 2021 dan...

Leave a comment