
NEWSREAL.ID, KENDAL- Kotoran ternak yang selama ini dianggap limbah diubah menjadi sumber manfaat baru oleh sejumlah mahasiswa Undip. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Tim II KKN Tematik IDBU 49 menginisiasi pelatihan pengolahan limbah ternak menjadi pupuk kompos bagi warga Desa Getas, Singorojo, Kendal.
Pelatihan yang digelar pertengahan Juli lalu di Balai Desa Getas itu mendapat sambutan luas dari berbagai pihak, mulai dari perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, penyuluh pertanian lapangan (PPL), peternak, petani, hingga mahasiswa KKN dari Universitas Negeri Semarang (Unnes).
Desa Getas selama ini dikenal sebagai salah satu sentra peternakan kambing di Kendal. Sayangnya, tingginya populasi ternak tidak diimbangi dengan sistem pengelolaan limbah yang baik. Kotoran kambing yang menumpuk berpotensi mencemari lingkungan jika tidak ditangani secara tepat.
“Desa Getas punya potensi besar, bukan hanya dalam bidang peternakan, tapi juga sebagai pionir pengolahan limbah berbasis masyarakat. Kami ingin mendorong warga untuk mengubah limbah jadi berkah, sekaligus mendukung pertanian organik dan ramah lingkungan,” ujar Koordinator Desa Tim II KKN Tematik IDBU 49, Tommi Azhar.
Bahan Alternatif
Pelatihan ini menyasar para peternak dan petani sebagai peserta utama. Materi mencakup prinsip dasar pengomposan, teknik pencampuran bahan kaya karbon seperti serbuk gergaji, hingga pemanfaatan limbah kulit kopi yang melimpah di wilayah tersebut sebagai bahan alternatif kompos.
Dosen Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian dan Peternakan Undip, Septrial Arafat, SP, MP yang turut hadir dalam pelatihan, memberikan materi seputar manfaat kompos, kandungan nutrisi dalam kotoran kambing, serta instalasi sederhana Pupuk Organik Cair (POC).
Tidak hanya teori, peserta juga diajak praktik langsung pembuatan kompos dengan metode fermentasi dan penyimpanan yang sederhana. Salah satu narasumber, Alan Rizqi juga menekankan pentingnya kreativitas dalam memanfaatkan limbah pertanian lokal sebagai bahan campuran kompos.
Kepala Desa Getas, Budiyono menyambut baik inisiatif ini dan menyebutnya sebagai langkah strategis menuju desa yang lebih bersih dan produktif. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa Undip. Pelatihan ini membuka wawasan baru bagi masyarakat kami untuk memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai ekonomi,” ujarnya.
Program KKN ini sekaligus menjadi bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi oleh civitas academika Undip. Ke depan, Desa Getas diharapkan bisa menjadi desa percontohan dalam pengelolaan limbah ternak dan pengembangan pertanian berkelanjutan. (tb)
Prabowo Minta Kampus Gerak Cepat Cari Cara Hemat BBM, Target Rampung April
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto meminta perguruan tinggi segera menyusun kajian cepat untuk menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah tingginya harga energi global....
Kemdiktisaintek Gandeng Kampus dan Industri, Kebut Pengembangan PLTSa
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melibatkan perguruan tinggi dan sektor industri dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) berbasis kajian ilmiah...
Resmi! Puasa Mulai 19 Februari, Tarawih Digelar Rabu Malam
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah resmi menetapkan awal puasa Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diumumkan Kementerian Agama usai menggelar Sidang Isbat...
Undip Dampingi Peternak Kadirejo Dorong Produktivitas Ternak
PABELAN- Upaya meningkatkan kesejahteraan petani-peternak terus digencarkan. Baru-baru ini sejumlah dosen dari Universitas Diponegoro (Undip) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Balai Desa Desa Kadirejo,...
Prabowo Siap Bangun 10 Kampus Baru 2026
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 10 universitas baru pada tahun ini. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi besar memperkuat kualitas birokrasi sekaligus...
Mendiktisaintek: Kampus Harus Jadi Motor Pemajuan Kebudayaan Indonesia
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Perguruan tinggi dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga sekaligus mengembangkan kebudayaan nasional. Pandangan tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian...
Kemdiktisaintek Genjot Hilirisasi Sepanjang 2025
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah terus mendorong agar hasil riset tidak berhenti di laporan atau jurnal. Sepanjang tahun anggaran 2025, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek)...
Mutu Riset Jadi Kunci Kampus Indonesia Tembus Peringkat Dunia
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa kualitas serta dampak penelitian perguruan tinggi di Indonesia menjadi faktor kunci dalam...
Undip Gandeng King’s College London dan Puskesmas Rowosari Kuatkan Psikoedukasi Pasien Diabetes
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pendekatan pengelolaan diabetes kini tak lagi hanya berfokus pada aspek medis semata. Dukungan psikologis dan kemampuan merawat diri menjadi kunci penting dalam meningkatkan...
Kemenag Buka Beasiswa S2 Gelar Ganda Indonesia-Australia
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesempatan studi lanjut ke luar negeri kembali dibuka bagi insan pendidikan keagamaan. Kementerian Agama resmi meluncurkan pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree yang menggabungkan...
Gandeng Kampus Top Inggris, RI Siap Bangun Universitas STEM dan Kedokteran
NEWSREAL.ID, LONDON- Presiden RI Prabowo Subianto menjajaki penguatan kerja sama pendidikan dengan universitas-universitas terkemuka di Inggris Raya. Salah satu rencana besarnya adalah pembangunan kampus kedokteran...
Istana Ungkap Isi Diskusi Prabowo dengan 1.200 Akademisi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Istana Kepresidenan mengungkap sejumlah topik strategis yang dibahas Presiden Prabowo Subianto bersama sekitar 1.200 akademisi dalam forum diskusi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis...

