Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Harus Bebas dari Kekerasan dan Diskriminasi

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 11 Oktober 2025 15:18 WIB
Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Harus Bebas dari Kekerasan dan Diskriminasi
NEWSREAL.ID - SAMBANGI SRMA: Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyambangi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 24 Kediri, Jawa Timur, Jumat (10/10). (Foto: Kemensos)

NEWSREAL.ID, KEDIRI- Tidak ada tempat untuk kekerasan di Sekolah Rakyat. Begitu pesan tegas Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat berkunjung ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 24 Kediri, Jawa Timur, Jumat (10/10).

Ia mengingatkan, lembaga pendidikan yang dibangun untuk memuliakan “wong cilik” itu wajib bebas dari tiga hal: bullying, kekerasan fisik atau seksual, serta segala bentuk intoleransi dan rasisme.

baca : Wamen Diktisaintek Tegaskan Perbedaan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda

“Sekolah Rakyat harus menjadi tempat yang aman dan memuliakan, tidak boleh ada kekerasan dalam bentuk apa pun,” kata Gus Ipul di hadapan para siswa, guru, dan orang tua.

Dalam kunjungan tersebut, Mensos memimpin pembacaan ikrar bersama keluarga besar SRMA 24 Kediri untuk menjaga lingkungan sekolah yang aman, ramah, dan berkarakter. Ia juga menekankan tiga filosofi utama Sekolah Rakyat: memuliakan wong cilik, menjangkau yang belum terjangkau, dan memungkinkan yang tak mungkin.

Baca : 65 Sekolah Rakyat Siap Dibuka Akhir September

Hidupkan Mimpi

“Banyak anak yang mengubur mimpinya karena tak punya kesempatan. Sekolah Rakyat hadir untuk menghidupkan mimpi itu. Siapa tahu, dari sini lahir seorang presiden,” ujarnya penuh semangat.

Selain berdialog dengan siswa, Gus Ipul juga disambut dengan beragam penampilan seni dari peserta didik SRMA 24 Kediri, mulai dari tari tradisional hingga paduan suara. Ia mengaku kagum dengan potensi para siswa yang sebagian besar berasal dari keluarga prasejahtera.

Baca : Mensos Laporkan Progres Sekolah Rakyat ke Prabowo

Hingga kini, terdapat 165 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia dengan total hampir 16.000 siswa. Tahun depan, pemerintah berencana membangun gedung permanen untuk SRMA 24 Kediri yang akan menampung hingga seribu siswa dari berbagai jenjang pendidikan. (tb)

Berita Terbaru

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Mendikdasmen: AI Bukan Pengganti Guru dalam Dunia Pendidikan

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- Perkembangan kecerdasan buatan di bidang pendidikan dinilai tidak serta-merta menggeser peran pendidik. Pemerintah menegaskan teknologi hanya berfungsi sebagai alat bantu, bukan pengganti relasi...

Banjir Lumpuhkan Ribuan Sekolah di Sumatra, Ratusan Ribu Siswa Terdampak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra pada akhir 2025 tak hanya merusak permukiman warga, tetapi juga mengganggu dunia pendidikan....

Mendikdasmen Pasang Target Besar Pendidikan 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai memanaskan mesin jelang tahun anggaran 2026. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Mendikdasmen Abdul Mu’ti memaparkan...

Kepala BNN: Karier Tanpa Batas Berawal dari Hidup Sehat dan Bebas Narkoba

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa masa depan dan karier tanpa batas hanya dapat diraih dengan gaya hidup...

Prabowo Siapkan SMA Garuda, Sekolah Unggulan Baru Pendamping Taruna Nusantara

NEWSREAL.ID, MALANG- Peta pendidikan unggulan nasional bakal bertambah. Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana peluncuran SMA Garuda, sekolah model baru yang disiapkan untuk melengkapi peran SMA...

Mendikdasmen Siap Wajibkan Ikrar Pelajar di Upacara Sekolah

NEWSREAL.ID, BANJARBARU- Upacara bendera di sekolah bakal punya tambahan agenda baru. Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan siap...

Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025 Perkuat Ekosistem Pendidikan Inklusif dan Bermutu

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat ekosistem pendidikan vokasi yang bermutu dan inklusif melalui penyelenggaraan Gelar Karya Vokasi Pendidikan Khusus dan...

Leave a comment