Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Kesehatan

BNN: Vape Kini Jadi ‘Topeng’ Baru Konsumsi Narkoba, Isinya Bisa Sabu Cair hingga NPS

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 18 Februari 2026 21:45 WIB
BNN: Vape Kini Jadi ‘Topeng’ Baru Konsumsi Narkoba, Isinya Bisa Sabu Cair hingga NPS
NEWSREAL.ID - SAMBUTAN FGD: Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto memberikan sambutan pada acara Focus Group Discussion (FGD) di Gedung BNN RI, Jakarta, Rabu (18/2/2026). (Foto: BNN)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rokok elektrik atau vape kini tak sekadar jadi tren gaya hidup. Badan Narkotika Nasional RI (Badan Narkotika Nasional) mengungkap temuan serius: vape telah menjadi media baru untuk konsumsi narkoba dan zat psikoaktif baru (new psychoactive substances/NPS).

Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto menegaskan, temuan tersebut bukan sekadar dugaan. “Kami menemukan fakta tak terbantahkan bahwa vape telah menjadi sarana efektif atau media baru untuk mengonsumsi narkoba dan zat psikoaktif baru,” ujarnya dalam acara Focus Group Discussion (FGD) di Gedung BNN RI, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Suyudi juga membantah anggapan bahwa vape efektif sebagai alat bantu berhenti merokok. Menurutnya, narasi tersebut belum terbukti secara ilmiah dan justru membuka celah baru penyalahgunaan.

“Saya tegaskan di sini bahwa narasi vape sebagai alat bantu berhenti merokok adalah ilusi yang belum terbukti efektif secara ilmiah. Alih-alih sebaliknya, produk ini justru mendapat pintu masuk baru,” katanya.

BNN menemukan, penggunaan vape memudahkan penyamaran karena isi cairannya tidak dapat langsung dikenali. Asapnya beraroma wangi, sehingga sulit dicurigai.

Alat Transformasi

“Mereka bisa gunakan di mana saja, apalagi wangi. Jadi orang tidak tahu ternyata isinya narkotika,” ujar Suyudi. Menurutnya, vape kini menjadi “alat transformasi” dari metode konvensional seperti penggunaan sabu dengan bong.

Dengan bentuk yang ringkas dan modern, pengguna bisa bersembunyi di balik tampilan seolah-olah hanya merokok elektrik biasa. BNN juga mengungkap sejumlah kandungan yang ditemukan dalam cairan vape, mulai dari sabu cair, etomidate, hingga narkotika jenis baru lainnya.

“Kesannya orang lagi pakai vape biasa, tapi ternyata isinya sabu cair, etomidate, atau zat kimia jenis narkotika lainnya,” jelasnya. Dari sisi kimiawi, e-liquid vape sendiri sudah merupakan campuran berbagai zat, seperti nikotin, propilen glikol, gliserin nabati, serta zat pemberi rasa seperti diasetil, asetil piridin, dan benzaldehida.

Campuran ini disebut memiliki risiko kesehatan tinggi, terlebih jika ditambah zat adiktif ilegal. BNN pun mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih waspada terhadap tren vape yang disalahgunakan.  Di balik aroma manis dan desain modern, bisa saja tersembunyi zat berbahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan. (tb)

Berita Terbaru

Scabies hingga Kusta Masuk Layanan Cek Kesehatan Gratis

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) kini makin diperluas. Kementerian Kesehatan menambahkan pemeriksaan scabies, kusta, dan frambusia guna memperkuat deteksi dini penyakit yang masih...

Pemerintah Siapkan Perpres Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan Kelas 3

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar baik bagi peserta BPJS Kesehatan kelas 3. Pemerintah tengah menyiapkan payung hukum untuk menghapus piutang dan denda iuran jaminan kesehatan bagi peserta...

Tak Cuma Bangun Gedung, Menkes Dorong RS Pemerintah Naik Kelas Dunia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Transformasi rumah sakit pemerintah kini tak lagi sekadar soal infrastruktur, tetapi menyasar mutu layanan hingga tata kelola. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membeberkan...

WHO Ungkap 7 Fakta Penting Virus Nipah di India

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membeberkan tujuh temuan utama terkait kejadian infeksi virus nipah di Bengala Barat, India, melalui publikasi Disease Outbreak News (DONs)...

Indonesia-Tiongkok Buka Kerja Sama Baru Kesehatan Digital

NEWSREAL.ID, BEIJING- Urusan kesehatan kini nggak lagi cuma soal rumah sakit dan dokter, tapi juga data, kecerdasan buatan, dan kolaborasi lintas negara. Indonesia dan Tiongkok...

BPOM Bongkar Kopi Ilegal Mengandung Obat Keras

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peredaran pangan olahan ilegal kembali menjadi sorotan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan produk kopi yang mengandung bahan kimia obat keras dan...

BPOM Jelaskan Alasan Penarikan Produk Formula Bayi Nestle

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan penjelasan terkait penarikan produk formula bayi keluaran Nestle yang belakangan menjadi perhatian publik. Penarikan dilakukan sebagai langkah...

BPOM Hentikan Sementara Distribusi Susu Formula Nestle

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memerintahkan PT Nestle Indonesia untuk menghentikan sementara distribusi dan importasi produk susu formula bayi tertentu di Indonesia....

Waspada Superflu Saat Anak Kembali Sekolah, RSHS Catat 10 Kasus

NEWSREAL.ID, BANDUNG- Lonjakan mobilitas masyarakat usai libur panjang kembali diikuti dengan meningkatnya kasus penyakit musiman. Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mencatat ada 10 pasien...

Perkuat Sistem Antikecurangan JKN, BPJS Kesehatan Gandeng Enam Negara

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- BPJS Kesehatan menggandeng enam negara, Mesir, Tiongkok, Malaysia, Filipina, Jepang, dan Yunani dalam forum Internasional 1st Indonesian Healthcare Anti-Fraud Forum (INAHAFF) 2025 guna...

Tak Disangka, Ternyata 5 Buah Ini Mengandung Kadar Air yang Tinggi

AIR sangat penting untuk tubuh kita, karena sebagian besar tubuh terdiri dari carian. Oleh sebab itu, kita dianjurkan minum setidaknya 3 sampai 4 liter per...

6 Makanan Super yang Mengandung Zat Besi Tinggi

TUBUH manusia membutuhkan berbagai jenis asupan nutrisi untuk menjaganya tetap dalam keadaan prima, salah satunya adalah zat besi. Terdapat banyak peran penting dari mineral yang...