Internasional

“Gaza Tak Butuh Pasukan Asing”, Hamas Respons Rencana RI Kirim 8.000 TNI

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 13 Februari 2026 09:18 WIB
“Gaza Tak Butuh Pasukan Asing”, Hamas Respons Rencana RI Kirim 8.000  TNI
NEWSREAL.ID - PIMPINAN HAMAS: Pimpinan Hamas, Khalil Al-Hayya (kanan) dan Osama Hamdan (kiri) memberikan keterangan kepada media di Beirut, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rencana Indonesia mengirim 8.000 tentara ke Gaza buat gabung Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) ternyata nggak disambut hangat semua pihak.

Dari dalam Gaza, Hamas langsung angkat suara: warga Palestina disebut tak membutuhkan pasukan asing di tanah mereka. Pernyataan itu datang dari pemimpin senior Hamas, Osama Hamdan.

Ia menegaskan bahwa pihaknya sudah menyampaikan sikap tersebut ke berbagai negara, termasuk Indonesia. “Kami sudah memberi tahu semua pihak, termasuk pemerintah Indonesia, bahwa rakyat Palestina tidak membutuhkan pasukan asing,” ujar Hamdan dalam wawancara dengan Al Jazeera Mubasher, Rabu (11/2/2026).

ISF sendiri merupakan bagian dari inisiatif Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk meredakan konflik berkepanjangan di Jalur Gaza.

Namun bagi Hamas, mengirim pasukan internasional ke Gaza bukan solusi yang mereka harapkan. Hamdan bahkan menyebut hal terakhir yang seharusnya dipikirkan dunia adalah menghadirkan pasukan yang berpotensi menjadi “pengganti pendudukan”.

Kepentingan Zionis

Menurutnya, pasukan asing tidak boleh sampai bertindak atas nama penjajahan atau justru melemahkan kehendak rakyat Palestina. “Hal seperti itu tidak akan pernah diterima oleh rakyat Palestina,” tegasnya.

Meski begitu, Hamas tidak sepenuhnya menutup pintu. Hamdan menyebut, jika Majelis Umum PBB memutuskan mengirim pasukan internasional dengan mandat jelas, yakni ditempatkan di perbatasan untuk mencegah agresi Israel kembali terjadi, maka itu bisa dipertimbangkan.

Artinya, mandatnya harus jelas: menjaga perbatasan, mencegah penyusupan, menahan serangan, dan memastikan tak ada pendudukan ulang. Bukan masuk ke dalam Gaza lalu terlibat langsung di lapangan.

Hamdan juga menyebut sudah berdialog dengan sejumlah negara, termasuk Indonesia. Dari komunikasi tersebut, ia mengklaim mendapat jaminan bahwa negara-negara itu tak akan menjalankan agenda Israel.

“Kami mendengar secara eksplisit dari pemerintah Indonesia bahwa mereka tidak akan menjadi pihak atau pelaksana agenda Israel apa pun di Jalur Gaza,” kata Hamdan. Rencana pengiriman 8.000 personel TNI sendiri sebelumnya ramai dibahas sebagai bagian dari kontribusi Indonesia dalam misi stabilisasi internasional. (tb)

Berita Terbaru

Memanas Lagi, Angkatan Laut Iran Ungkap Alasan Penutupan Selat Hormuz

TEHERAN, NEWSREAL.id – Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga waktu yang belum ditentukan menyusul insiden...

Senyum Protokoler dan Pengawal Prancis Saat Foto Bersama Presiden Prabowo

PRANCIS,NEWSREAL.id – Ada momen hangat yang mewarnai akhir kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris, Republik Prancis. Bukan di ruang pertemuan ataupun forum resmi,...

Israel-Rusia Dituding Negara Pelaku Kekerasan Seksual, Masuk Daftar Hitam

NEW YORK, NEWSREAL.id – Sebuah informasi mencengangkan dunia internasional ! Berikut ini adalah salah satu kengerian negeri yang saat ini menjadi perbincangan publik yakni, Israel...

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA

PARIS.NEWSREAL.id –Presiden Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif...

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Naik Lagi

JAKARTA,NEWSREAL.id– Amerika Serikat (AS) dan Iran tak juga akur. Di Selat Hormuz keduanya mengklaim saling serang. Hal ini tentu saja membaut perairan hangat kembali terjadi....

Diaspora Indonesia di Paris Rasakan Kehangatan Idul Adha Bersama Presiden Prabowo

PARIS,NEWSREAL.id – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang...

Dipenuhi Perasaan Haru, Diaspora Sambut Kepala Negara di Paris

PARIS,NEWSREAL.id – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah menanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias. Mereka berkerumunan di hotel tempat Kepala Negara...

Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla

JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...

Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia

SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...

Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One

JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...

19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji

MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...