
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Isu penyelesaian konflik Israel-Palestina bakal menjadi salah satu perhatian utama Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi Developing Eight (KTT D-8) tahun ini.
Pemerintah memastikan forum tersebut akan dimanfaatkan untuk mendorong implementasi Solusi Dua Negara sebagai jalan keluar konflik berkepanjangan di kawasan tersebut.
Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan, Indonesia akan menginisiasi forum khusus guna membahas perkembangan terkini konflik Israel-Palestina serta langkah-langkah konkret yang dapat diambil bersama negara anggota D-8, sejalan dengan keputusan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
“Tentu ujungnya adalah Two State Solution,” ujar Arrmanatha saat ditemui di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (9/2/2026). Menurut Arrmanatha, yang akrab disapa Tata, Indonesia dan negara anggota D-8 yang juga tergabung dalam OKI sepakat untuk terus menyiapkan langkah kolektif guna mewujudkan Solusi Dua Negara, termasuk memastikan penghentian serangan Israel di Jalur Gaza sesuai kesepakatan gencatan senjata.
“Kita ingin memastikan bantuan kemanusiaan terus dapat masuk ke Gaza,” kata Tata. Ia menambahkan, forum tersebut juga diharapkan mampu membantu merespons krisis kesehatan yang melanda Jalur Gaza serta mendorong agar gencatan senjata yang tengah berlangsung dapat terus dipertahankan.
Agenda Pembahasan
Saat ditanya apakah forum tersebut juga akan membahas Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Tata tidak memberikan penjelasan rinci. Namun, ia memastikan dinamika terbaru di Gaza berpeluang menjadi salah satu agenda dalam sesi pembahasan KTT D-8.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan harapan agar KTT D-8 dapat menghasilkan kerja sama konkret, khususnya dalam penguatan sektor ekonomi, serta langkah nyata yang berdampak langsung bagi negara-negara anggota.
Indonesia saat ini memimpin Organisasi Kerja Sama Ekonomi D-8 untuk periode 2026–2027 dengan mengusung tema “Menavigasi Pergeseran Global: Memperkuat Kesetaraan, Solidaritas, dan Kerja Sama untuk Kemakmuran Bersama.”
D-8 sendiri dibentuk pada 1997 oleh delapan negara berkembang, yakni Indonesia, Bangladesh, Mesir, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Turki. Organisasi ini bertujuan memperkuat kerja sama ekonomi, perdagangan, dan pembangunan guna mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. (tb)
Palestina Desak Dunia Bertindak atas Rencana Israel Perluas Kendali di Tepi Barat
NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Pemerintah Palestina menyerukan respons tegas dari komunitas internasional menyusul rencana Israel yang dinilai akan mengubah status hukum dan politik Tepi Barat yang diduduki,...
Iran: AS Sentuh Teheran, Israel Jadi Sasaran Balasan
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah kembali naik level. Iran memberi peringatan keras bahwa setiap serangan Amerika Serikat ke wilayahnya akan langsung dibalas, bukan hanya...
New START Habis Masa Berlaku, Rusia Buka Opsi Langkah Nuklir Selanjutnya
NEWSREAL.ID, MOSKOW- Babak baru hubungan strategis Rusia dan Amerika Serikat resmi dimulai. Mulai 4 Februari 2026, Moskow menyatakan tak lagi terikat oleh kewajiban apa pun...
AS Matangkan Opsi Serangan ke Iran, Pentagon-Gedung Putih Susun “Rencana Besar”
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Pentagon bersama Gedung Putih dilaporkan telah menyiapkan sejumlah skenario, termasuk opsi serangan militer skala besar, jika...
Tiongkok Santai Tanggapi Trump soal Kedekatan Inggris-Beijing
NEWSREAL.ID, BEIJING– Pemerintah Tiongkok menanggapi dingin kritik Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap hubungan Beijing dan London. Alih-alih terpancing, Tiongkok menegaskan tetap membuka pintu kerja...
Trump Buka Peluang Dialog dengan Iran, Opsi Militer Tetap Disiapkan
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan berencana melanjutkan pembicaraan dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan Trump...
Timur Tengah Memanas, Milisi Irak, Yaman, dan Lebanon Siap Bantu Iran
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat menyusul kehadiran armada perang Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut. Sejumlah kelompok milisi sekutu Iran di Irak,...
MbS Tegaskan Wilayah Udara Arab Saudi Tak Boleh Digunakan untuk Serangan ke Iran
NEWSREAL.ID, RIYADH- Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS) menegaskan negaranya tidak akan mengizinkan wilayah udara maupun teritorial Arab Saudi digunakan...
Parlemen Eropa Tahan Laju Kesepakatan Dagang UE-AS
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Hubungan dagang lintas Atlantik kembali diuji. Di tengah dinamika politik dan ketegangan diplomatik, Parlemen Eropa memilih bersikap hati-hati dengan menahan sementara langkah lanjutan...
Seskab Ungkap Pembicaraan Prabowo-Macron
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian lawatan diplomatiknya ke Eropa. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara...
Militer Iran Tegaskan Soliditas Hadapi Ancaman AS
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah, jajaran militer Iran menyuarakan sikap tegas. Para komandan senior menekankan pentingnya persatuan angkatan bersenjata sebagai benteng...
Jejak Intelektual Indonesia Menggema di Pameran Buku Kairo
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia kembali menancapkan pengaruhnya dalam peta pemikiran Islam dunia. Setelah puluhan tahun absen, kehadiran Indonesia di panggung literasi internasional Cairo International Book Fair...

