Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Indonesia Angkat Solusi Dua Negara di KTT D-8, Dorong Akhir Konflik Gaza

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 9 Februari 2026 22:21 WIB
Indonesia Angkat Solusi Dua Negara di KTT D-8, Dorong Akhir Konflik Gaza
NEWSREAL.ID - Wakil Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Nasir. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Isu penyelesaian konflik Israel-Palestina bakal menjadi salah satu perhatian utama Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi Developing Eight (KTT D-8) tahun ini.

Pemerintah memastikan forum tersebut akan dimanfaatkan untuk mendorong implementasi Solusi Dua Negara sebagai jalan keluar konflik berkepanjangan di kawasan tersebut.

Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan, Indonesia akan menginisiasi forum khusus guna membahas perkembangan terkini konflik Israel-Palestina serta langkah-langkah konkret yang dapat diambil bersama negara anggota D-8, sejalan dengan keputusan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

“Tentu ujungnya adalah Two State Solution,” ujar Arrmanatha saat ditemui di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (9/2/2026). Menurut Arrmanatha, yang akrab disapa Tata, Indonesia dan negara anggota D-8 yang juga tergabung dalam OKI sepakat untuk terus menyiapkan langkah kolektif guna mewujudkan Solusi Dua Negara, termasuk memastikan penghentian serangan Israel di Jalur Gaza sesuai kesepakatan gencatan senjata.

“Kita ingin memastikan bantuan kemanusiaan terus dapat masuk ke Gaza,” kata Tata. Ia menambahkan, forum tersebut juga diharapkan mampu membantu merespons krisis kesehatan yang melanda Jalur Gaza serta mendorong agar gencatan senjata yang tengah berlangsung dapat terus dipertahankan.

Agenda Pembahasan

Saat ditanya apakah forum tersebut juga akan membahas Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Tata tidak memberikan penjelasan rinci. Namun, ia memastikan dinamika terbaru di Gaza berpeluang menjadi salah satu agenda dalam sesi pembahasan KTT D-8.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan harapan agar KTT D-8 dapat menghasilkan kerja sama konkret, khususnya dalam penguatan sektor ekonomi, serta langkah nyata yang berdampak langsung bagi negara-negara anggota.

Indonesia saat ini memimpin Organisasi Kerja Sama Ekonomi D-8 untuk periode 2026–2027 dengan mengusung tema “Menavigasi Pergeseran Global: Memperkuat Kesetaraan, Solidaritas, dan Kerja Sama untuk Kemakmuran Bersama.”

D-8 sendiri dibentuk pada 1997 oleh delapan negara berkembang, yakni Indonesia, Bangladesh, Mesir, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Turki. Organisasi ini bertujuan memperkuat kerja sama ekonomi, perdagangan, dan pembangunan guna mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. (tb)

Berita Terbaru

Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serang Iran

NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Pemerintah Austria menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya dalam operasi militer terhadap Iran. Penolakan ini didasarkan pada prinsip netralitas militer yang...

Pemerintah: Pemulangan Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Berjalan Lancar

NEWSREAL.ID, BEIRUT- Pemerintah Indonesia memastikan proses pemulangan tiga penjaga perdamaian asal Indonesia yang gugur dalam misi di Lebanon dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Berdasarkan...

Kepala Staf Angkatan Darat AS Dipecat di Tengah Perang

NEWSREAL.ID, WASHINGTON– Situasi militer Amerika Serikat tengah mengalami guncangan setelah Menteri Pertahanan Pete Hegseth memecat Kepala Staf Angkatan Darat, Randy George di tengah berlangsungnya konflik...

Soal Invasi Darat AS, Iran: Tak Satupun Prajurit Akan Dibiarkan Selamat

NEWSREAL.ID, TEHERAN– Panglima Angkatan Darat Iran, Amir Hatami melontarkan peringatan tegas kepada Amerika Serikat terkait kemungkinan invasi darat ke wilayahnya. Ia menegaskan tidak akan ada...

Liga Arab Tekan Dunia Internasional Cabut Vonis Mati Israel bagi Tahanan Palestina

NEWSREAL.ID, Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah kebijakan kontroversial Israel soal hukuman mati menuai kecaman luas. Liga Arab mendesak dunia internasional segera turun...

Mufti Oman Soroti Diamnya Dunia Islam, Puji Perlawanan Iran terhadap Israel

NEWSREAL.ID, SANA- Mufti Agung Kesultanan Oman, Ahmed bin Hamad Al-Khalili melontarkan kritik keras terhadap sikap dunia Islam dan komunitas internasional yang dinilai pasif atas penderitaan...

Israel Geram Disudutkan Spanyol Soal TNI Tewas di Lebanon, Balik Tuding Hizbullah

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Ketegangan diplomatik mencuat setelah Israel merespons keras pernyataan Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez terkait tewasnya prajurit TNI dalam misi perdamaian PBB di...

Prabowo dan PM Jepang Sepakat Siap Jadi Mediator, Dorong Perdamaian Global

NEWSREAL.ID, TOKYO- Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyepakati penguatan kemitraan strategis kedua negara, sekaligus menegaskan komitmen untuk berperan aktif dalam menjaga...

Iran Gempur Pangkalan AS di Timur Tengah, Pesawat AWACS hingga A32B Dilaporkan Hancur

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Timur Tengah terus meningkat setelah Iran melancarkan serangan ke sejumlah aset militer Amerika Serikat di kawasan, termasuk di Arab Saudi dan...

Spanyol Tutup Total Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran, Tolak Fasilitas Militer AS

NEWSREAL.ID, MADRID- Pemerintah Spanyol mengambil langkah tegas dengan menutup wilayah udaranya bagi penerbangan yang terlibat dalam operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Kebijakan...

Houthi Yaman Ultimatum Israel: Serangan Tak Akan Berhenti Selama Konflik Berlanjut

NEWSREAL.ID, DOHA– Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Kelompok Ansar Allah atau Houthi Yaman menegaskan akan terus melancarkan serangan terhadap Israel selama agresi ke...

Iran Siapkan Satu Juta Kombatan Hadapi Potensi Invasi AS

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat. Pemerintah Iran dikabarkan telah menyiapkan lebih dari satu juta kombatan untuk menghadapi kemungkinan invasi darat...