SOLO,newsreal.id – Pengamat pendidikan Darmaningtyas, mengkritisi minimnya solidaritas guru-guru besar di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Khususnya menghadapi kenyataan atas pemberhentian yang dialami eks Wakil Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UNS, Hasan Fauzi dan Eks Sekretaris MWA UNS Solo, Tri Atmojo sebagai dosen.
Dalam pesan singkatnya kepada newsreal.id, Darmaningtyas memuji kekritisan dan solidaritas yang dimiliki buruh di Indonesia. Ia lalu membandingkan, kekritisan yang dimiliki buruh sekarang ini lebih jempolan, dan menurut dia kekritisan akademisi jauh di bawah buruh. Dukungan solidaritasnya pun, kaum buruh itu malah luar biasa.
“Sayang, sikap kritis dan berani para guru besar kalah dengan buruh,” ucapnya, Senin (17/7/2023).
Baca : Serahkan CSR ke UNS, BTN Dekatkan Pada Milenial
Terkait silang sengkarut yang terjadi di jajaran elit UNS yang kini menjadi sorotan publik. Pakar pendidikan nasional lalu mengungkapkan, tentang rendahnya gerakan solidaritas para guru besar lainnya.
Solidaritas
Menurutnya, dua guru besar yang sedang menghadapi masalah ini, seolah-olah bergerak sendirian tanpa ada dukungan dari kanan kirinya. Padahal dalam kondisi sekarang ini dukungan dari guru-guru besar di internal UNS dan PTN lainya sangat dibutuhkan keduanya.
Padahal yang dilawan adalah lembaga negara dan pimpinannya sekelas Mendikbudristek.
“Tidak ada gerakan solidaritas dari para guru besar di UNS maupun PTN lain untuk melawan kesewenang-wenangan Mendikbudristek tersebut,” terangnya.
Dikatakan, tindakan Mendikbud Nadiem Makarim membatalkan pilrek, membubarkan MWA itu sendiri sudah merupakan tindakan kesewenang-wenangan dan bertolak belakang dengan kebijakannya mempercepat alih status PTN menjadi PTNBH dengan alasan bahwa PTN BH lebih otonom.
“Tapi nyatanya, UNS yang sudah menjadi PTN BH dan bersikap otonom, diacak-acak, dan guru besar yang berani menolak kebijakannya langsung dikenai sanksi dengan dipecat,” tegas kritikus pendidikan ini.
Baca : Presiden Ajak Semua Kekuatan Bangsa Gerak Bersama Turunkan Stunting
Seperti diketahui, dua profesor Universitas Sebelas Maret (UNS) kampus setempat terkena sanksi disiplin dari Kemendikbudristek. Gelar profesornya dicabut.
Mereka adalah mantan Wakil Majelis Wali Amanat (MWA) UNS Hasan Fauzi dan mantan Sekretaris MWA UNS Tri Atmojo Kusmayadi.
Posisi mereka juga dilorot. Yang awalnya berstatus guru besar, kini mengemban jabatan pelaksana.(Bun)
Baca : Pengurus DPP dan Dewan Tinggi FABEM Dikukuhkan, FABEM Kawal Pesta Demokrasi 2024 Adem Ayem
Kemdiktisaintek Genjot Hilirisasi Sepanjang 2025
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah terus mendorong agar hasil riset tidak berhenti di laporan atau jurnal. Sepanjang tahun anggaran 2025, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek)...
Mutu Riset Jadi Kunci Kampus Indonesia Tembus Peringkat Dunia
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa kualitas serta dampak penelitian perguruan tinggi di Indonesia menjadi faktor kunci dalam...
Undip Gandeng King’s College London dan Puskesmas Rowosari Kuatkan Psikoedukasi Pasien Diabetes
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pendekatan pengelolaan diabetes kini tak lagi hanya berfokus pada aspek medis semata. Dukungan psikologis dan kemampuan merawat diri menjadi kunci penting dalam meningkatkan...
Kemenag Buka Beasiswa S2 Gelar Ganda Indonesia-Australia
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesempatan studi lanjut ke luar negeri kembali dibuka bagi insan pendidikan keagamaan. Kementerian Agama resmi meluncurkan pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree yang menggabungkan...
Gandeng Kampus Top Inggris, RI Siap Bangun Universitas STEM dan Kedokteran
NEWSREAL.ID, LONDON- Presiden RI Prabowo Subianto menjajaki penguatan kerja sama pendidikan dengan universitas-universitas terkemuka di Inggris Raya. Salah satu rencana besarnya adalah pembangunan kampus kedokteran...
Istana Ungkap Isi Diskusi Prabowo dengan 1.200 Akademisi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Istana Kepresidenan mengungkap sejumlah topik strategis yang dibahas Presiden Prabowo Subianto bersama sekitar 1.200 akademisi dalam forum diskusi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis...
Undip Lepas 2.102 Mahasiswa KKN
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Universitas Diponegoro (Undip)kembali mengirim ribuan mahasiswanya ke tengah masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Program pengabdian ini menjadi wadah aktualisasi ilmu sekaligus...
Ratusan Rektor Teken Kontrak Kinerja, Dorong Kampus Lebih Berdampak
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ratusan pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menandatangani Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak 2026, sebagai upaya menyelaraskan pengelolaan kampus...
Kemendikti Terbitkan Permen Baru soal Dosen, Status Tetap dan Tidak Tetap Diperjelas
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 52 Tahun 2025 yang mengatur ketentuan baru terkait dosen di perguruan...
FK Unnes Gelar Layanan Kesehatan Gratis Warga Bener Meriah
NEWSREAL.ID, BENER MERIAH– Tim medis Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK Unnes) bekerja sama dengan Puskesmas Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, menggelar...
Riset Ekspedisi Patriot Jadi Rujukan Kebijakan Kementerian Transmigrasi
NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmennya menjadikan hasil riset Tim Ekspedisi Patriot (TEP) sebagai rekomendasi utama dalam penyusunan kebijakan dan program transmigrasi ke depan, khususnya...
FK Unnes Kirim Bantuan Logistik dan Tim Medis ke Lokasi Terparah Banjir Aceh
NEWSREAL.ID, BENER MERIAH- Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK Unnes) menurunkan tim medis dan menyalurkan bantuan logistik ke wilayah paling terdampak banjir dan longsor di...


