Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Serangan Artileri Thailand Tewaskan 13 Orang di Kamboja

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 26 Juli 2025 23:14 WIB
Serangan Artileri Thailand Tewaskan 13 Orang di Kamboja
NEWSREAL.ID - KORBAN TEWAS: Tentara Kamboja membawa jenazah seorang korban tewas dalam serangan artileri Thailand di sebuah pagoda Buddha di provinsi perbatasan Kamboja, Oddar Meanchey, Jumat (25/7). (Foto: AFP)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di perbatasan Thailand-Kamboja telah berubah menjadi konflik bersenjata. Serangan artileri yang diluncurkan militer Thailand ke wilayah Pursat, Kamboja pada Sabtu (26/7) mengakibatkan 13 orang tewas dan 71 lainnya luka-luka. Sebagian besar korban diketahui merupakan warga sipil.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Kamboja, Maly Socheata menyampaikan, hingga saat ini total korban mencakup lima tentara dan delapan warga sipil yang tewas, serta 21 tentara dan 50 warga sipil yang mengalami luka-luka. Selain itu, lebih dari 35 ribu orang dari provinsi Oddar Meanchey, Preah Vihear, Pursat, dan Banteay Meanchey telah dievakuasi.

“Thailand menyerang beberapa titik perbatasan yang kami nilai masih berada di dalam wilayah Kamboja,” ujarnya seperti dikutip dari Khmer Times.

Konflik terbaru ini meletus setelah insiden bentrokan militer yang terjadi pada 28 Mei lalu di zona netral yang statusnya masih disengketakan. Dalam bentrokan itu, seorang tentara Kamboja dilaporkan tewas, yang kemudian memicu saling balas serangan dalam beberapa pekan terakhir.

Sengketa Perbatasan

Sengketa perbatasan antara kedua negara telah berlangsung sejak lama dan berakar pada peta wilayah yang disusun oleh Prancis pada 1907, saat Kamboja masih berada di bawah penjajahan.

Peta tersebut dinilai tidak akurat karena banyak area perbatasan yang sulit diakses kala itu, sehingga menimbulkan interpretasi berbeda setelah Kamboja merdeka pada 1953.

Thailand memilih jalur negosiasi bilateral dalam penyelesaian sengketa, sementara Kamboja mengajukan perkara ke Mahkamah Internasional—lembaga yang yurisdiksinya tidak diakui oleh Thailand.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda konflik akan mereda. Meski sejumlah negara menyerukan deeskalasi, belum ada langkah konkret menuju gencatan senjata atau perundingan damai. (tb)

Berita Terbaru

Liga Arab Tekan Dunia Internasional Cabut Vonis Mati Israel bagi Tahanan Palestina

NEWSREAL.ID, Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah kebijakan kontroversial Israel soal hukuman mati menuai kecaman luas. Liga Arab mendesak dunia internasional segera turun...

Mufti Oman Soroti Diamnya Dunia Islam, Puji Perlawanan Iran terhadap Israel

NEWSREAL.ID, SANA- Mufti Agung Kesultanan Oman, Ahmed bin Hamad Al-Khalili melontarkan kritik keras terhadap sikap dunia Islam dan komunitas internasional yang dinilai pasif atas penderitaan...

Israel Geram Disudutkan Spanyol Soal TNI Tewas di Lebanon, Balik Tuding Hizbullah

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Ketegangan diplomatik mencuat setelah Israel merespons keras pernyataan Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez terkait tewasnya prajurit TNI dalam misi perdamaian PBB di...

Prabowo dan PM Jepang Sepakat Siap Jadi Mediator, Dorong Perdamaian Global

NEWSREAL.ID, TOKYO- Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyepakati penguatan kemitraan strategis kedua negara, sekaligus menegaskan komitmen untuk berperan aktif dalam menjaga...

Iran Gempur Pangkalan AS di Timur Tengah, Pesawat AWACS hingga A32B Dilaporkan Hancur

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Timur Tengah terus meningkat setelah Iran melancarkan serangan ke sejumlah aset militer Amerika Serikat di kawasan, termasuk di Arab Saudi dan...

Spanyol Tutup Total Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran, Tolak Fasilitas Militer AS

NEWSREAL.ID, MADRID- Pemerintah Spanyol mengambil langkah tegas dengan menutup wilayah udaranya bagi penerbangan yang terlibat dalam operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Kebijakan...

Houthi Yaman Ultimatum Israel: Serangan Tak Akan Berhenti Selama Konflik Berlanjut

NEWSREAL.ID, DOHA– Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Kelompok Ansar Allah atau Houthi Yaman menegaskan akan terus melancarkan serangan terhadap Israel selama agresi ke...

Iran Siapkan Satu Juta Kombatan Hadapi Potensi Invasi AS

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat. Pemerintah Iran dikabarkan telah menyiapkan lebih dari satu juta kombatan untuk menghadapi kemungkinan invasi darat...

Gelombang “No Kings” Memanas, Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gelombang penolakan terhadap kebijakan Presiden Donald Trump kembali memuncak. Jutaan warga Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan turun ke jalan dalam aksi demonstrasi besar-besaran...

Houthi Resmi Turun ke Medan Perang, Jalur Laut Global Terancam Tersendat

NEWSREAL.ID, SANAA- Konflik di Timur Tengah kembali memanas setelah kelompok Ansar Allah atau Houthi mengonfirmasi keterlibatan langsung dalam perang. Serangan rudal balistik yang diluncurkan dari...

Lebih dari 200 Keluarga Terancam Terusir, Yerusalem Timur Kian Memanas

NEWSREAL.ID, RAMALLAH- Ancaman pengusiran massal kembali membayangi warga Palestina di wilayah Yerusalem Timur. Pemerintah Palestina menyerukan intervensi internasional untuk mencegah penggusuran paksa yang berpotensi menimpa...

Rencana Lucuti Hamas di Gaza Terungkap, Ada Skema Bertahap 8 Bulan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dokumen rencana pelucutan senjata kelompok Hamas di Jalur Gaza yang disusun Board of Peace (BoP) mulai terungkap ke publik. Skema tersebut mengusulkan proses...

Leave a comment